PLN Mulai Alirkan Listrik ke Huntara Korban Banjir Nagan Raya Secara Bertahap

Mar 16, 2026 - 09:10
 0  4
PLN Mulai Alirkan Listrik ke Huntara Korban Banjir Nagan Raya Secara Bertahap

PT PLN (Persero) Unit Layanan Pelanggan (ULP) Jeuram telah memulai proses penyaluran listrik ke sejumlah titik hunian sementara (huntara) bagi korban banjir di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang, Kabupaten Nagan Raya, Provinsi Aceh. Langkah ini menjadi bagian penting dalam pemulihan pascabencana, membantu warga untuk kembali menjalani aktivitas dengan lebih layak.

Ad
Ad

Penyaluran Listrik Huntara Dilakukan Secara Bertahap

Manajer PLN ULP Jeuram, Syamsul Rizal, menyatakan bahwa proses penyambungan listrik dilakukan secara bertahap, menyesuaikan dengan progres pembangunan fisik huntara yang belum sepenuhnya rampung.

“Proses penyambungan ini dilakukan secara bertahap, seiring selesainya pembangunan fisik bangunan tersebut,”

Syamsul menegaskan, meskipun pembangunan huntara belum mencapai 100%, PLN berkomitmen menyalakan listrik di unit-unit yang sudah siap huni. Hal ini menunjukkan prioritas utama PLN untuk segera membantu warga agar mendapatkan akses listrik sesegera mungkin.

"Posisi yang sudah selesai langsung kami nyalakan terus secara bertahap," ujar Syamsul.

Kategori Huntara dan Fokus Penyambungan Listrik

Penyaluran listrik di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang meliputi dua kategori bangunan huntara:

  • Huntara Mandiri: Bangunan yang didirikan secara swadaya oleh masyarakat terdampak banjir.
  • Huntara BNPB: Bangunan bantuan yang difasilitasi oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), termasuk bangunan komunal dengan beberapa unit.

PLN terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah terkait data desa dan jumlah unit huntara yang siap dialiri listrik. Selain itu, fokus utama juga diarahkan pada penyediaan jaringan listrik untuk lokasi pengungsian yang masih menggunakan tenda darurat.

"Untuk yang di pengungsian (tenda), saat ini juga sedang dalam proses pembangunan jaringan,"

jelas Syamsul.

Data Pengungsi dan Kondisi Lapangan

Berdasarkan data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Kabupaten Nagan Raya, terdapat sekitar 379 Kepala Keluarga di Kecamatan Beutong Ateuh Banggalang yang masih tinggal di tenda pengungsian. Mereka menunggu pembangunan huntara yang tengah dikerjakan oleh BNPB melalui vendor-vendor terkait.

Saat ini, sebagian besar pengungsi masih mengandalkan penerangan seadanya pada malam hari. Kondisi ini memicu upaya pemerintah untuk memperbaiki jaringan listrik secara menyeluruh dan memasok listrik ke lokasi huntara yang sedang dalam pembangunan.

Peran Pemerintah Pusat dan Daerah dalam Penanganan Banjir

Meski pengungsi masih tinggal di tenda, pemerintah melalui BNPB dan Pemerintah Kabupaten Nagan Raya terus memenuhi kebutuhan dasar warga terdampak bencana di lokasi pengungsian. Upaya ini menjadi bukti kehadiran pemerintah dalam membantu masyarakat yang terdampak.

Pemerintah berkomitmen untuk memastikan akses listrik dan kebutuhan dasar lainnya terpenuhi, sehingga proses pemulihan dapat berjalan lancar dan warga dapat segera kembali ke kehidupan normal.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, inisiatif PLN menyalurkan listrik ke huntara korban banjir di Nagan Raya merupakan langkah strategis yang sangat krusial. Akses listrik tidak hanya mempermudah aktivitas sehari-hari warga, tapi juga mendukung keberlangsungan pendidikan, komunikasi, dan keamanan di lokasi pengungsian.

Namun, tantangan terbesar masih terletak pada proses pembangunan huntara dan jaringan listrik yang harus berjalan paralel. Ketergantungan pengungsi pada tenda darurat tanpa listrik menimbulkan kerawanan, terutama saat malam hari. Oleh karena itu, upaya percepatan pembangunan huntara dan instalasi listrik harus menjadi prioritas utama pemerintah dan PLN.

Ke depan, masyarakat perlu terus memantau perkembangan pemulihan di Nagan Raya, terutama dalam konteks kesiapan infrastruktur dasar. Langkah PLN yang proaktif ini dapat menjadi contoh bagi daerah lain yang mengalami bencana serupa, menegaskan pentingnya kolaborasi antara pemerintah pusat, daerah, dan BUMN dalam penanganan bencana secara komprehensif.

Dengan adanya listrik yang mulai mengalir ke huntara, harapan besar tertuju pada peningkatan kualitas hidup para korban banjir dan percepatan proses pemulihan pascabencana di Nagan Raya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad