Bisnis Jaringan Nvidia Raih Pendapatan $11 Miliar, Tumbuh Pesat dan Saingi Unit Chip

Mar 19, 2026 - 13:20
 0  4
Bisnis Jaringan Nvidia Raih Pendapatan $11 Miliar, Tumbuh Pesat dan Saingi Unit Chip

Nvidia diam-diam membangun kekuatan bisnis jaringan bernilai miliaran dolar yang kini menjadi pesaing serius bagi bisnis chip mereka. Walaupun tak sepopuler unit chip dan gaming yang lebih dikenal, bisnis jaringan Nvidia justru menunjukkan pertumbuhan yang luar biasa cepat dan mendatangkan pendapatan sangat besar.

Ad
Ad

Bisnis Jaringan Nvidia: Pendapatan Mencapai $11 Miliar dalam Satu Kuartal

Pada kuartal terakhir, bisnis jaringan Nvidia berhasil mengantongi pendapatan sebesar $11 miliar, melonjak hingga 267% dibandingkan tahun sebelumnya. Sepanjang tahun, divisi ini menyumbangkan lebih dari $31 miliar untuk total pendapatan perusahaan, menjadikannya divisi kedua terbesar setelah bisnis chip Nvidia.

Bisnis jaringan ini fokus pada teknologi konektivitas data center yang sangat penting dalam pengembangan dan pemrosesan kecerdasan buatan (AI). Produk yang dihadirkan antara lain NVLink untuk komunikasi antar-GPU dalam satu rak data center, Nvidia InfiniBand Switches sebagai platform komputasi dalam jaringan, Spectrum-X sebagai platform ethernet khusus untuk jaringan AI, serta switch optik co-packaged yang canggih.

Keseluruhan teknologi tersebut memungkinkan pembangunan apa yang disebut sebagai "pabrik AI" — sebuah data center yang didesain khusus untuk melatih dan menjalankan model-model AI mutakhir.

Asal Usul dan Strategi Nvidia dalam Bisnis Jaringan

Bisnis jaringan Nvidia berakar dari akuisisi Mellanox, perusahaan jaringan asal Israel yang didirikan pada 1999 dan dibeli Nvidia pada tahun 2020 dengan nilai transaksi mencapai $7 miliar. Akuisisi ini dianggap sebagai langkah strategis yang melengkapi penawaran Nvidia di sisi GPU dengan teknologi jaringan yang saling terintegrasi.

Kevin Deierling, Wakil Presiden Senior Jaringan di Nvidia yang bergabung lewat akuisisi Mellanox, mengakui bahwa bisnis jaringan memang kurang mendapatkan sorotan publik. Ia menolak menyalahkan dirinya sendiri atas kurangnya pemasaran dan menjelaskan bahwa banyak orang masih beranggapan jaringan hanya untuk hal-hal sederhana seperti menghubungkan printer.

"Jensen (CEO Nvidia) berkata sejak hari pertama kami diakuisisi, data center adalah unit komputasi baru. Jaringan bukan hanya memindahkan data kecil antar node komputasi, tapi merupakan fondasi utama," ujar Deierling.

Menurutnya, bisnis jaringan Nvidia kini menjadi sangat penting karena terintegrasi penuh dengan bisnis GPU, memungkinkan Nvidia menawarkan paket lengkap teknologi yang saling mendukung.

Kevin Cook, analis senior di Zacks Investment Research, juga menyoroti bahwa bisnis jaringan Nvidia yang meraih $11 miliar dalam satu kuartal saja bahkan sudah lebih besar dari pendapatan jaringan Cisco dalam setahun penuh. Hal ini menunjukkan betapa cepat dan besarnya pertumbuhan divisi ini.

Keunggulan dan Inovasi Nvidia di Bidang Jaringan

Nvidia hanya menjual teknologi jaringan mereka sebagai solusi "full-stack" yang terintegrasi, bukan sebagai komponen individual. Model bisnis ini membuat mereka berbeda dibandingkan perusahaan lain yang hanya menjual perangkat keras atau perangkat lunak secara terpisah.

Deierling menambahkan, "Saya tidak tahu perusahaan lain yang memiliki kapabilitas full-stack seperti kami. Kami membangun tumpukan komputasi lengkap, terintegrasi penuh, dan menjualnya melalui mitra kami."

Baru-baru ini, Nvidia mengumumkan sejumlah produk dan update baru dalam konferensi Nvidia GTC 2026, termasuk peluncuran platform Nvidia Rubin yang terdiri dari enam chip baru untuk mendukung "superkomputer AI", platform penyimpanan baru Nvidia Inference Context Memory, serta switch ethernet photonics Spectrum-X yang lebih efisien.

"Jaringan kini bukan sekadar penghubung perangkat lambat seperti printer. Ini adalah tulang punggung komputasi modern, terutama dalam pabrik AI," kata Deierling.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pertumbuhan pesat bisnis jaringan Nvidia merupakan bukti bahwa visi jangka panjang CEO Jensen Huang sangat matang dan berani. Mengakuisisi Mellanox pada 2020 bukan hanya soal menambah lini produk, tapi membangun ekosistem yang saling menopang untuk solusi AI end-to-end. Ini menjadikan Nvidia bukan hanya perusahaan chip GPU, melainkan pemain kunci dalam infrastruktur AI global.

Yang menarik, bisnis jaringan ini justru kurang mendapat perhatian media dan publik, padahal perannya sangat vital dalam era AI yang semakin berkembang. Ke depan, Nvidia berpotensi mengukuhkan dominasinya tidak hanya di pasar chip, tetapi juga sebagai penyedia solusi jaringan terintegrasi, menciptakan hambatan masuk yang sangat tinggi bagi kompetitor.

Pengamat industri dan investor sebaiknya mulai mengalihkan perhatian ke divisi ini karena selain memberikan diversifikasi pendapatan, teknologi jaringan Nvidia mampu mendorong inovasi AI yang semakin cepat dan efisien. Kita juga perlu mengawasi bagaimana perusahaan lain menanggapi strategi Nvidia yang menggabungkan chip dan jaringan dalam satu ekosistem.

Kesimpulan

Nvidia telah berhasil membangun bisnis jaringan yang bukan hanya tumbuh pesat, tapi juga memainkan peran kunci dalam ekosistem AI modern. Dengan pendapatan kuartalan mencapai $11 miliar dan teknologi yang terus berkembang, bisnis ini siap menjadi pilar utama perusahaan di masa depan, sejajar dengan bisnis chip dan gaming yang sudah mapan.

Industri teknologi dan investor wajib terus memantau perkembangan divisi ini karena potensinya untuk mengubah lanskap komputasi dan jaringan di era kecerdasan buatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad