Kerja Pesan Antar Online Paling Rawan Kecelakaan, Ojol Harus Waspada

Mar 25, 2026 - 21:40
 0  3
Kerja Pesan Antar Online Paling Rawan Kecelakaan, Ojol Harus Waspada

Pekerjaan pesan antar online atau ojek online (ojol) ternyata menempati posisi paling rawan kecelakaan dibandingkan profesi lain. Laporan keselamatan tenaga kerja terbaru dari Singapura memperlihatkan bahwa pekerja berbasis aplikasi pengiriman makanan dan barang menghadapi risiko kecelakaan hingga 4,5 kali lipat lebih tinggi dari rata-rata seluruh pekerja di berbagai industri.

Ad
Ad

Data Resmi Singapura Ungkap Risiko Tinggi Pekerja Pesan Antar Online

Untuk pertama kalinya, laporan Kesehatan dan Keselamatan Kerja di Singapura memasukkan data khusus untuk pekerja platform digital. Sejak diberlakukannya Undang-Undang Pekerja Platform Singapura pada 1 Januari 2025, perusahaan aplikasi wajib melaporkan setiap kecelakaan kerja yang dialami para pekerja berbasis online.

Sepanjang tahun 2025, tercatat dua pekerja pengantar online meninggal dunia akibat kecelakaan lalu lintas dari total 36 kematian kerja di seluruh Singapura. Selain itu, sebanyak 74 pekerja aplikasi mengalami luka berat akibat kecelakaan kerja.

Angka kecelakaan berat pada pekerja pengantar online mencapai 84,6 kasus per 100.000 pekerja, jauh di atas rata-rata industri lain yang hanya sekitar 18,6 kasus. Hal ini menunjukkan betapa tingginya risiko yang mereka hadapi setiap hari.

Penyebab Tingginya Risiko Kecelakaan Ojol

Menteri Tenaga Kerja Singapura, Dinesh Vasu Dash, menegaskan bahwa sifat pekerjaan yang menuntut pekerja untuk terus bergerak di jalan raya sepanjang hari menyebabkan mereka sangat rentan terhadap kecelakaan.

"Pekerjaan membuat mereka berhadapan dengan potensi kecelakaan di jalan raya sepanjang hari, membuat mereka terus menerus dalam kondisi berisiko," ujar Dinesh.

Pengantar pesan antar online biasanya menghadapi tekanan untuk mengantarkan pesanan dengan cepat, jam kerja yang panjang, serta kondisi lalu lintas yang tidak selalu aman. Kombinasi ini berkontribusi besar terhadap tingginya angka kecelakaan yang dialami.

Respons Serikat Pekerja dan Implikasi bagi Industri Platform

Asisten Sekjen NTUC, Yeo Wan Ling, menyatakan bahwa data ini sangat mengkhawatirkan dan mendesak perusahaan aplikasi pengiriman untuk meninjau kembali skema insentif yang diterapkan kepada pekerjanya.

"Kesejahteraan pekerja tidak bisa dihargai demi pengantaran cepat, jam kerja yang lebih panjang, atau kondisi keselamatan yang buruk," tegas Yeo.

Serikat pekerja menyoroti perlunya perhatian serius terhadap kesejahteraan dan keselamatan para pekerja aplikasi, agar tidak menjadi korban dari tekanan kerja yang berlebihan demi memenuhi target pengiriman.

Perbandingan dengan Sektor Lain dan Tren Keselamatan Kerja

Data pemerintah Singapura juga menunjukkan bahwa risiko kecelakaan di sektor pekerja platform digital cenderung meningkat, berbeda dengan sektor lain seperti konstruksi yang justru mengalami penurunan jumlah kematian kerja.

Fenomena ini menandakan adanya pergeseran pola risiko kecelakaan kerja di era digital yang menuntut pengawasan dan regulasi lebih ketat untuk melindungi pekerja platform.

Langkah Selanjutnya dan Pentingnya Kesadaran Ojol

Bagi para pekerja pesan antar online di Indonesia, informasi ini patut menjadi perhatian serius. Mengingat pekerjaan mereka juga menuntut aktivitas di jalan raya yang rawan kecelakaan, penting bagi mereka untuk selalu menjaga keselamatan, mematuhi aturan lalu lintas, dan mengelola waktu kerja agar tidak berlebihan.

Selain itu, perusahaan aplikasi dan pemerintah diharapkan dapat meniru langkah Singapura dengan mengimplementasikan regulasi yang mengutamakan keselamatan dan kesejahteraan pekerja platform digital.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, laporan ini membuka mata kita terhadap realitas risiko tinggi yang dihadapi oleh pekerja pesan antar online—sebuah kelompok pekerja yang selama ini kurang mendapat perhatian khusus dalam hal keselamatan kerja. Fenomena ini bukan hanya masalah di Singapura, tapi juga relevan di Indonesia yang jumlah ojol-nya meningkat pesat selama beberapa tahun terakhir.

Tekanan untuk memenuhi target pengiriman cepat dan jam kerja panjang menimbulkan dilema serius antara produktivitas dan keselamatan. Jika tidak diatasi, risiko kecelakaan dapat meningkat dan berdampak pada kesejahteraan pekerja serta biaya sosial yang besar.

Ke depan, penting untuk mengembangkan sistem insentif yang sehat dan regulasi ketat yang melindungi pekerja tanpa mengorbankan efisiensi layanan. Pemerintah dan perusahaan aplikasi harus berkolaborasi untuk menciptakan lingkungan kerja yang aman sekaligus produktif.

Terus ikuti perkembangan regulasi dan studi keselamatan kerja platform digital karena ini akan menjadi game-changer dalam industri transportasi dan logistik modern.

Untuk informasi lebih lengkap, Anda dapat membaca laporan asli di CNBC Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad