Sinopsis Film Songko: Teror Legenda Minahasa Melanda Desa Tomohon

Apr 4, 2026 - 22:50
 0  5
Sinopsis Film Songko: Teror Legenda Minahasa Melanda Desa Tomohon

Songko menjadi film horor yang menandai debut penyutradaraan layar lebar Gerald Mamahit. Diproduksi oleh Dunia Mencekam Studio dan Santara, film ini menghadirkan kisah horor yang kental dengan budaya dan legenda masyarakat Minahasa, khususnya dari Tomohon, Sulawesi Utara. Pemeran utama dalam film ini adalah Annette Edoarda, Imelda Therinne, Fergie Brittany, Tegar Satria, dan Khiva Iskak.

Ad
Ad

Sinopsis Film Songko dan Latar Budaya Minahasa

Film Songko berlatar tahun 1986 di sebuah desa di Tomohon yang dilanda teror mencekam. Sejumlah wanita muda ditemukan tewas secara mengenaskan tanpa penjelasan yang jelas. Warga desa pun mulai percaya bahwa kematian ini bukan kejadian biasa, melainkan akibat kehadiran Songko, makhluk gaib dalam legenda Minahasa yang menghisap darah perempuan muda untuk mendapatkan kekekalan.

Ketakutan warga berubah menjadi kecurigaan dan saling tuduh yang memecah belah masyarakat desa. Tuduhan paling kuat diarahkan kepada keluarga Mikha (Annette Edoarda), terutama ibu tirinya Helsye (Imelda Therinne), yang dianggap sebagai dalang pemanggil Songko. Meski Helsye dan Mikha diasingkan, teror Songko tetap meneror warga desa.

“Songko adalah cerita yang dekat dengan budaya dan legenda masyarakat Minahasa. Kami ingin menghadirkan horor yang autentik, bukan hanya menakutkan, tapi memiliki akar cerita yang kuat dari tradisi lokal,” ujar Gerald Mamahit dalam jumpa pers di Jakarta, 2 April 2026.

Lokasi Syuting dan Pendekatan Autentik

Untuk menjaga keaslian cerita, tim produksi membangun set syuting di kaki Gunung Lokon, Tomohon. Set ini bukan hanya instalasi sementara, melainkan menjadi infrastruktur kreatif berkelanjutan yang diharapkan dapat mendukung ekosistem perfilman daerah dalam jangka panjang.

Annette Edoarda mengungkapkan ketertarikannya bergabung dalam film ini karena cerita Songko berbeda dari film horor biasa. Ia melihat film ini tidak hanya menampilkan horor, tetapi juga menyoroti ketakutan, tuduhan, dan bagaimana sebuah masyarakat bisa terpecah akibat teror yang tidak dipahami.

Khiva Iskak juga menegaskan bahwa legenda yang diangkat dalam film ini benar-benar dipercaya oleh masyarakat setempat, menambah kedalaman cerita. Ia menambahkan bahwa kematian para gadis muda bukanlah babak akhir, melainkan awal dari teror yang sesungguhnya belum dimulai.

Pesan dan Atmosfer Film Songko

Songko menghadirkan sosok gaib berjubah hitam yang tidak hanya memburu korban, tetapi juga membawa malapetaka bagi siapa saja di sekitarnya. Syuting di lokasi asli Tomohon memberikan kekuatan visual dan atmosfer yang mendukung nuansa cerita, sehingga para pemain merasakan intensitas pengalaman yang tinggi.

“Suasana di Tomohon sangat kuat dan mendukung atmosfer cerita, membuat pengalaman bermain dalam film ini terasa sangat intens,” kata Khiva Iskak.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, Songko bukan sekadar film horor biasa yang mengandalkan jump scare. Film ini berhasil memadukan horor dengan kearifan lokal, memperkenalkan dan melestarikan legenda Minahasa yang jarang diangkat ke layar lebar. Pendekatan hyperlocal storytelling yang dipilih oleh Gerald Mamahit menjadi game-changer bagi perfilman Indonesia, khususnya dalam genre horor yang selama ini didominasi cerita urban dan supranatural generik.

Selain itu, pembangunan infrastruktur kreatif di Tomohon menjadi langkah strategis untuk mengembangkan ekosistem perfilman di daerah. Ini membuka peluang bagi talenta lokal dan memperkuat industri film Indonesia dari akar budaya. Namun, keberhasilan film ini juga bergantung pada bagaimana penonton meresapi lapisan cerita yang mengandung kritik sosial tentang ketakutan, prasangka, dan konflik komunitas yang masih relevan hingga kini.

Ke depan, Songko bisa menjadi inspirasi bagi sineas lain untuk menggali lebih dalam warisan budaya Indonesia dan mengemasnya dalam karya yang tidak hanya menghibur, tapi juga edukatif dan menggugah pemikiran. Jangan lewatkan perkembangan terbaru dan ulasan lengkap film ini di sumber berita terpercaya seperti Liputan6 dan media perfilman lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad