Waduk 2,8 Hektare di Jalan Rengas Siap Atasi Banjir Pesanggrahan

Apr 5, 2026 - 18:50
 0  8
Waduk 2,8 Hektare di Jalan Rengas Siap Atasi Banjir Pesanggrahan

Pemerintah Kota Jakarta Selatan tengah mempersiapkan pembangunan waduk seluas 2,8 hektare di Jalan Rengas, Bintaro, Pesanggrahan sebagai solusi jangka panjang untuk mengatasi masalah banjir yang kerap melanda wilayah tersebut. Langkah ini menjadi bagian dari upaya strategis mengurangi genangan air di kawasan sekitar, terutama di daerah Swadarma dan Kali Keuangan.

Ad
Ad

Waduk Jalan Rengas: Solusi Efektif Atasi Banjir Pesanggrahan

Kepala Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Selatan, Santo, menjelaskan bahwa lahan milik Pemerintah Provinsi DKI Jakarta yang berada di Jalan Rengas akan difungsikan menjadi waduk. Selain waduk, ada juga pembangunan sumur resapan sebagai pendukung pengendalian banjir.

"Selain sumur resapan, lahan milik Pemprov DKI di Jalan Rengas akan kami fungsikan sebagai waduk," ujar Santo di Danau Cavalio Pesanggrahan, Jakarta, Minggu, 5 April 2026.

Menurut Santo, keberadaan waduk ini diharapkan dapat meminimalisasi genangan air secara signifikan di wilayah sekitar, khususnya di Swadarma dan Kali Keuangan. "Jika proyek waduk ini selesai, wilayah-wilayah tersebut akan sangat terbantu dalam mengatasi banjir," tambahnya.

Proses Pengerukan dan Kendala Administrasi Lahan

Meski masih menghadapi kendala administratif terkait kepemilikan sebagian lahan, proses pengerukan waduk telah dimulai. Dari total luas 2,8 hektare, terdapat sekitar 4.000 meter persegi lahan yang masih dalam tahap penyelesaian administrasi.

"Sambil menunggu lahan tersebut clear, saat ini kami sudah mulai melakukan pengerukan di bagian pinggir lahan," kata Santo.

Pemkot Jakarta Selatan berharap kendala administrasi ini dapat segera diselesaikan agar pembangunan waduk dapat berjalan dengan lebih optimal dan sesuai jadwal.

Fasilitas Pendukung dan Manfaat Waduk

Selain berfungsi sebagai waduk penampungan air, lahan yang memiliki kedalaman sekitar lima meter ini juga akan dilengkapi dengan penyodetan dari dua sumber air di sekitarnya, yaitu Kali Rengas dan Kali Uangan. Penyodetan ini dimaksudkan untuk mengalirkan air secara efisien ke waduk sehingga dapat mencegah banjir lebih luas.

Tak hanya itu, Pemerintah Kota juga merencanakan penambahan lintasan jogging dan berbagai fasilitas pendukung lainnya di area waduk, sehingga kawasan tersebut dapat menjadi ruang terbuka hijau yang multifungsi untuk masyarakat.

Kontribusi Waduk dalam Pengendalian Banjir Jakarta Selatan

Waduk ini menjadi bagian dari program pengendalian banjir yang lebih luas di wilayah Jakarta Selatan, yang juga melibatkan pembangunan sumur resapan dan revitalisasi sungai. Dengan kapasitas yang cukup besar, waduk ini berpotensi menahan volume air hujan yang tinggi, sehingga mengurangi risiko genangan dan banjir di permukiman padat.

  • Mengurangi genangan air di wilayah Swadarma dan Kali Keuangan
  • Memanfaatkan lahan milik Pemprov DKI seluas 2,8 hektare
  • Pengerukan waduk telah dimulai meski ada kendala administratif
  • Fasilitas tambahan seperti lintasan jogging akan dibangun
  • Penyodetan dari Kali Rengas dan Kali Uangan untuk aliran air optimal

Menurut laporan MetroTVNews, proyek ini menjadi salah satu upaya konkret yang diambil Pemkot Jakarta Selatan untuk menghadapi tantangan banjir yang semakin kompleks dengan perubahan iklim dan urbanisasi.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pembangunan waduk di Jalan Rengas ini merupakan langkah strategis dan sangat penting dalam mengurangi risiko banjir yang selama ini menjadi masalah kronis di Jakarta Selatan. Dengan memanfaatkan lahan eksisting dan menambah fasilitas publik, proyek ini tidak hanya menyelesaikan masalah lingkungan tetapi juga meningkatkan kualitas ruang terbuka hijau bagi warga.

Namun, kendala administratif yang masih berlangsung menunjukkan bahwa pengelolaan lahan dan perizinan perlu diperbaiki agar proyek infrastruktur seperti ini tidak terhambat. Proses yang lambat bisa menunda manfaat yang sangat dibutuhkan warga sekitar.

Kedepan, masyarakat dan pemerintah harus terus memantau progres pengerjaan waduk ini serta memastikan ada transparansi dan komunikasi yang baik antara semua pihak terkait. Jika berhasil, proyek ini bisa menjadi model pengendalian banjir terpadu yang menggabungkan aspek teknis dan sosial.

Untuk perkembangan terbaru terkait proyek waduk dan upaya pengendalian banjir lainnya di Jakarta Selatan, jangan lupa mengikuti update berita dari media terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad