Deteksi Dini Jantung Koroner: Kunci Cegah Serangan Jantung Mendadak

Apr 5, 2026 - 13:00
 0  10
Deteksi Dini Jantung Koroner: Kunci Cegah Serangan Jantung Mendadak

Penyakit Jantung Koroner (PJK) merupakan salah satu penyebab utama kematian mendadak di Indonesia dan dunia. Keberadaannya yang sering tanpa gejala jelas membuat PJK dikenal sebagai silent killer atau pembunuh diam-diam. Oleh karena itu, deteksi dini jantung koroner sangat penting agar risiko serangan jantung mendadak bisa dicegah dan penanganan dapat dilakukan secara optimal.

Ad
Ad

Apa Itu Penyakit Jantung Koroner dan Mengapa Sulit Dideteksi?

Menurut dr. Samuel Sudanawidjaja, Sp.JP, FIHA, FSCAI dari Mayapada Hospital Surabaya, PJK terjadi akibat penyempitan pembuluh darah jantung yang disebabkan oleh penumpukan plak atau aterosklerosis. Penyempitan ini biasanya berkembang secara perlahan dan tidak menimbulkan gejala yang spesifik.

"PJK kerap disebut sebagai 'silent killer' karena gejalanya yang sering tidak jelas dan mudah disalahartikan," jelas dr. Samuel dalam keterangan tertulis yang dikutip pada 5 April 2026.

Gejala awal PJK seringkali ringan dan dianggap biasa, seperti cepat lelah, sesak saat aktivitas ringan, atau nyeri dada yang disalahartikan sebagai gangguan lambung atau kelelahan otot. Kondisi ini menyebabkan banyak pasien menunda pemeriksaan sehingga penyakit berkembang menjadi kondisi akut tanpa peringatan.

Gejala dan Risiko Serangan Jantung Mendadak

Gejala awal seperti rasa tidak nyaman di dada dan sesak nafas biasanya diremehkan. Namun, jika penyempitan pembuluh darah sudah parah, aliran darah ke otot jantung bisa terhenti tiba-tiba, memicu serangan jantung mendadak yang mengancam nyawa.

Serangan jantung bisa terjadi tanpa gejala peringatan, terutama jika PJK sudah memasuki tahap lanjut. Oleh karena itu, skrining jantung secara rutin sangat dianjurkan untuk mencegah kondisi darurat tersebut.

Skrining dan Penanganan Komprehensif di Mayapada Hospital

Mayapada Hospital Surabaya menghadirkan layanan Heart & Vascular Center yang didukung oleh tiga pilar utama:

  • Emergency Excellence dengan Chest Pain Unit yang memberikan penanganan awal nyeri dada dan pemeriksaan gratis jika tidak ditemukan indikasi jantung.
  • Advanced Treatment yang meliputi layanan pembuluh darah, gangguan irama jantung, dan kelainan struktur jantung dengan teknologi terkini.
  • Team-Based Management berupa kolaborasi multidisiplin antara spesialis jantung, bedah toraks kardiovaskular, anestesi kardiovaskular, dan jantung anak untuk rencana perawatan yang tepat.

Penanganan yang tersedia mencakup Coronary Angiography (CAG), Percutaneous Coronary Intervention (PCI), termasuk Complex PCI, serta terapi gagal jantung lanjut dengan alat bantu pompa jantung seperti Left Ventricular Assist Device (LVAD).

Selain itu, layanan Cardiac Advisor membantu pasien dan keluarga memahami setiap langkah perawatan sehingga proses pengobatan berjalan lancar dan efektif.

Pentingnya Memahami Faktor Risiko dan Melakukan Pemeriksaan Rutin

Menurut dr. Samuel, mengenali faktor risiko PJK sangat penting. Faktor-faktor seperti riwayat keluarga, tekanan darah tinggi, kolesterol tinggi, obesitas, dan gaya hidup tidak sehat dapat meningkatkan kemungkinan terkena penyakit ini.

"Lakukan pencegahan sejak dini dengan mengenali faktor risiko, berkonsultasi dengan dokter jika ada gejala ringan, dan melakukan pemeriksaan jantung secara rutin," tegas dr. Samuel.

Untuk membantu masyarakat memantau kondisi jantung, Mayapada Hospital menyediakan fitur Health Articles & Tips di aplikasi MyCare serta integrasi dengan Google Fit dan Health Access guna memantau detak jantung, kalori, langkah, dan Body Mass Index (BMI).

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, deteksi dini penyakit jantung koroner adalah langkah krusial yang belum mendapatkan perhatian optimal dari masyarakat luas. Banyak kasus serangan jantung mendadak yang sebenarnya bisa dicegah jika skrining dan pemeriksaan rutin dijalankan terutama bagi kelompok risiko tinggi. Kesadaran masyarakat yang masih rendah terhadap gejala ringan membuat PJK menjadi pembunuh diam-diam yang berbahaya.

Ketersediaan layanan komprehensif seperti yang ditawarkan Mayapada Hospital memberikan contoh bagaimana pendekatan multidisiplin dan teknologi modern dapat meningkatkan peluang kesembuhan dan mengurangi angka kematian akibat jantung. Namun, hal ini harus diimbangi dengan edukasi kesehatan yang masif agar masyarakat mau melakukan pemeriksaan rutin.

Ke depan, penting bagi pemerintah dan penyedia layanan kesehatan untuk memperluas akses skrining jantung dan meningkatkan edukasi tentang gejala awal PJK. Masyarakat juga perlu proaktif menjaga kesehatan jantung dengan gaya hidup sehat dan pemeriksaan berkala. Informasi lebih lengkap tentang skrining dan penanganan jantung dapat ditemukan pada laporan CNBC Indonesia dan sumber kesehatan resmi lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad