Risiko Penyakit Pernapasan Meningkat di Usia 50 Tahun, Ini Penjelasan Dokter Spesialis
Risiko penyakit pernapasan meningkat signifikan pada usia 50 tahun ke atas. Hal ini terutama berlaku bagi mereka yang memiliki penyakit penyerta seperti diabetes dan penyakit jantung. Kondisi ini disampaikan oleh dokter spesialis penyakit dalam, dr. Dirga Rambe, dalam webinar "For the Reasons That Matter" yang diselenggarakan Pfizer Indonesia dalam rangka Pekan Imunisasi Dunia 2026, yang diikuti secara daring oleh Kompas.com pada Selasa (28/4/2026).
Faktor Risiko Penyakit Pernapasan pada Usia Lanjut
Menurut dr. Dirga Rambe, banyak orang tidak menyadari bahwa mereka masuk dalam kelompok berisiko tinggi terhadap infeksi penyakit pernapasan. “Banyak pasien tidak menyadari bahwa mereka berisiko, padahal faktor seperti usia di atas 50 tahun dan penyakit penyerta sangat berpengaruh,” ujarnya.
Beberapa kondisi medis yang meningkatkan kerentanan terhadap infeksi pernapasan meliputi:
- Diabetes: Penyakit ini dapat melemahkan sistem imun sehingga memudahkan infeksi.
- Penyakit jantung: Gangguan kardiovaskular dapat memperburuk kondisi saat terinfeksi virus pernapasan.
- Gangguan paru kronis: Seperti PPOK dan asma yang membuat paru-paru lebih rentan terhadap infeksi.
Infeksi Pernapasan yang Paling Mengkhawatirkan
Beberapa penyakit pernapasan yang paling berisiko menyerang kelompok usia 50 tahun ke atas antara lain:
- Pneumonia: Infeksi bakteri atau virus yang menyerang paru-paru dan dapat berakibat fatal jika tidak segera ditangani.
- Influenza: Virus flu yang mudah menular dan dapat menyebabkan komplikasi serius pada lansia dan penderita penyakit kronis.
- Covid-19: Virus SARS-CoV-2 yang masih menjadi ancaman global, terutama bagi kelompok rentan.
- Respiratory Syncytial Virus (RSV): Virus yang biasanya menyerang anak-anak, namun juga dapat berbahaya bagi lansia.
Pentingnya Imunisasi dan Pencegahan
Dalam webinar tersebut, Pfizer Indonesia menekankan pentingnya imunisasi sebagai upaya pencegahan utama penyakit pernapasan, khususnya bagi kelompok usia 50 tahun ke atas dan yang memiliki penyakit penyerta. Imunisasi tidak hanya membantu melindungi diri dari infeksi, tetapi juga mengurangi risiko komplikasi serius.
Selain itu, menjaga gaya hidup sehat seperti mengatur pola makan, berolahraga secara teratur, dan menghindari paparan polusi juga berperan penting dalam menjaga kesehatan sistem pernapasan.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, peningkatan risiko penyakit pernapasan pada usia 50 tahun ke atas menandai kebutuhan mendesak untuk memperkuat program imunisasi dan edukasi kesehatan. Banyak masyarakat yang masih mengabaikan tanda-tanda awal dan potensi risiko penyakit pernapasan, yang berujung pada keterlambatan pengobatan.
Selain itu, kelompok usia ini biasanya mulai mengalami penurunan fungsi imun yang bersifat alami, sehingga tanpa intervensi seperti vaksinasi dan perawatan kesehatan yang tepat, angka kematian dan komplikasi akibat penyakit pernapasan dapat meningkat drastis.
Kedepannya, pemerintah dan lembaga kesehatan harus lebih proaktif dalam menyebarkan informasi serta menyediakan akses imunisasi yang mudah dan terjangkau. Masyarakat juga perlu waspada dan aktif melakukan pencegahan, terutama bagi yang memiliki faktor risiko seperti diabetes dan penyakit jantung.
Untuk informasi lebih lengkap dan update seputar risiko penyakit pernapasan ini, Anda bisa membaca langsung dari sumbernya di Kompas Health serta berita kesehatan terpercaya lainnya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0