OpenAI Diduga Gagal Capai Target Pendapatan, Saham Oracle dan Produsen Chip Turun

Apr 28, 2026 - 23:02
 0  4
OpenAI Diduga Gagal Capai Target Pendapatan, Saham Oracle dan Produsen Chip Turun

OpenAI baru-baru ini dilaporkan gagal mencapai target internalnya untuk pertumbuhan pengguna dan pendapatan, menurut laporan The Wall Street Journal. Kegagalan ini memicu kekhawatiran internal mengenai kemampuan perusahaan dalam memenuhi komitmen finansial besar-besaran yang dibutuhkan untuk pengembangan pusat data dan kapasitas komputasi jangka panjang dalam industri kecerdasan buatan (AI).

Ad
Ad

Penurunan Saham Oracle dan Produsen Chip Terkait AI

Saham Oracle, yang memiliki kemitraan lima tahun senilai 300 miliar dolar AS untuk menyediakan daya komputasi bagi operasi AI OpenAI, turun lebih dari 4%. Penurunan juga terjadi pada saham perusahaan chip utama seperti Nvidia, Broadcom, dan Advanced Micro Devices yang turun antara 3% hingga 4%. Qualcomm yang sebelumnya mendapat dorongan terkait kerja sama dengan OpenAI untuk chip smartphone, juga melemah 3,5%. Bahkan saham CoreWeave, perusahaan cloud khusus AI, turun lebih dari 5%.

Selain itu, di Asia, SoftBank Group yang merupakan salah satu investor terbesar OpenAI, mengalami penurunan sekitar 10%.

Kekhawatiran Internal dan Bantahan OpenAI

Menurut laporan The Wall Street Journal, Direktur Keuangan OpenAI, Sarah Friar, memperingatkan kolega bahwa apabila pertumbuhan pendapatan tidak meningkat, perusahaan akan menghadapi kesulitan dalam membiayai perjanjian komputasi di masa depan. Hal ini menimbulkan ketakutan soal keberlangsungan komitmen finansial besar yang dibutuhkan untuk membangun infrastruktur AI yang masif.

"Ini tidak masuk akal. Kami sepenuhnya selaras dalam membeli sebanyak mungkin daya komputasi dan bekerja keras setiap hari bersama-sama," kata OpenAI kepada CNBC sebagai bantahan langsung terhadap laporan tersebut.

Persaingan Semakin Ketat di Pasar AI Perusahaan

OpenAI, yang memicu ledakan AI dengan peluncuran chatbot ChatGPT pada 2022, baru-baru ini menutup putaran pendanaan rekor sebesar 122 miliar dolar AS dengan valuasi pasca-pendanaan mencapai 852 miliar dolar AS. Namun, persaingan di pasar AI perusahaan semakin sengit dengan Anthropic yang mulai mendapatkan pelanggan korporat dan Google dengan model Gemini-nya yang juga mulai banyak diadopsi oleh berbagai perusahaan.

Respon Analis dan Tantangan Pengukuran Pertumbuhan AI

Beberapa analis menganggap laporan ini sebagai pengulangan informasi yang sudah diketahui, bahwa pertumbuhan OpenAI melambat pada akhir 2025 hingga awal 2026 karena kehilangan sebagian pangsa pasar kepada Anthropic dan Google Gemini.

"Tidak ada indikasi bahwa ini akan menggoyahkan laju pengeluaran di sektor AI secara keseluruhan; ini lebih sebagai konfirmasi tren pangsa pasar OpenAI saat ini," kata John Belton, manajer portofolio di Gabelli Funds.

Sementara itu, Luke Rahbari, CEO Equity Armor Investments, menekankan bahwa proyeksi pendapatan di industri AI yang sangat cepat berubah ini sulit diprediksi secara akurat dan bahwa kegagalan memenuhi target mestinya dipandang sebagai hal yang normal.

"Ketidakmampuan OpenAI mencapai target pendapatan hanyalah gangguan kecil. Proyeksi dalam lanskap AI saat ini masih sangat arbitrer," ujar Rahbari.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kegagalan OpenAI mencapai target pertumbuhan bukan hanya masalah internal perusahaan, tetapi juga cerminan dari dinamika persaingan dan ketidakpastian di industri AI yang sedang berkembang pesat. Penurunan saham Oracle dan produsen chip terkait menandakan kekhawatiran pasar terhadap keberlanjutan investasi besar dalam infrastruktur AI yang sangat mahal.

Namun, ini juga menegaskan bahwa ekosistem AI saat ini sudah mulai matang dengan masuknya pemain baru seperti Anthropic dan Google Gemini, yang menggeser dominasi pasar dan memaksa OpenAI untuk berinovasi lebih agresif. Investor dan pelaku industri harus mempersiapkan diri menghadapi fluktuasi yang lebih tajam dan ketidakpastian dalam periode pendek.

Ke depan, perkembangan pendanaan dan strategi pengembangan daya komputasi OpenAI serta respons terhadap persaingan akan menjadi faktor kunci yang menentukan posisi mereka di pasar global AI. Pembaca disarankan untuk terus mengikuti berita perkembangan teknologi ini karena dampaknya tidak hanya pada sektor teknologi, tetapi juga pada ekonomi dan bisnis secara luas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad