Van Gastel Kesal Gol Cepat Persita, Penyakit Lama PSIM Kambuh Lagi

May 1, 2026 - 17:26
 0  4
Van Gastel Kesal Gol Cepat Persita, Penyakit Lama PSIM Kambuh Lagi

PSIM Yogyakarta kembali harus menelan pil pahit setelah kalah tipis 0-1 dari Persita Tangerang dalam laga pekan ke-30 Super League 2025-2026 yang digelar di Stadion Sultan Agung, Bantul, Kamis (30/4) sore. Kekalahan ini membuat PSIM belum juga mampu mengakhiri rangkaian pertandingan dengan kemenangan, yang tentu menjadi perhatian serius bagi tim dan pelatih.

Ad
Ad

Gol Cepat Persita Jadi Biang Kekalahan PSIM

Kekalahan PSIM kali ini bermula dari gol cepat Persita yang dicetak oleh Aleksa Andrejic pada menit ke-6. Gol tersebut menjadi pukulan telak bagi PSIM yang memaksa mereka bekerja ekstra keras sepanjang sisa pertandingan untuk mengejar ketertinggalan.

Jean-Paul van Gastel, pelatih PSIM yang sebelumnya pernah menukangi FC Besiktas, mengungkapkan rasa frustrasinya terhadap gol cepat yang tercipta dan menyebutnya sebagai penyakit lama yang terus mengganggu PSIM.

“Anda semua melihatnya, baru dua menit laga berjalan, peluang pertama mereka langsung menjadi gol,” ujar Van Gastel kepada laman resmi klub.

Kondisi ini membuat strategi dan motivasi PSIM harus diuji sejak awal pertandingan, tapi sayangnya usaha mereka belum membuahkan hasil yang diharapkan.

Kesempatan PSIM Gagal Manfaatkan Penalti

Setelah tertinggal, PSIM sebenarnya mendapatkan peluang emas melalui tendangan penalti. Namun, kiper Persita berhasil menggagalkan tembakan dari Pablo Ganet, sehingga skor tidak berubah dan membuka peluang Persita untuk mempertahankan keunggulan.

Gagalnya memaksimalkan kesempatan melalui titik putih menjadi sorotan lain yang perlu diperbaiki PSIM agar tidak terus mengulang kesalahan yang sama di pertandingan-pertandingan berikutnya.

Imbas Kekalahan PSIM di Klasemen Super League

Kekalahan ini membuat PSIM semakin sulit untuk menggeser posisi mereka di klasemen Super League 2025-2026. Di sisi lain, kemenangan ini menjadi angin segar bagi Persita yang berhasil memutus tren negatif dan menaikkan semangat pemainnya.

  • PSIM Yogyakarta belum mampu memecahkan masalah awal laga yang selalu menjadi kendala.
  • Persita Tangerang memanfaatkan momen gol cepat untuk mengendalikan jalannya pertandingan.
  • Kiper Persita tampil gemilang dengan menggagalkan penalti yang bisa saja mengubah hasil pertandingan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kekalahan PSIM Yogyakarta ini bukan sekadar soal hasil pertandingan, melainkan cerminan masalah sistemik yang berulang dalam tim. Gol cepat yang mudah diterima menunjukkan lemahnya fokus dan persiapan mental sejak awal laga, yang harus menjadi perhatian serius manajemen dan pelatih.

Selain itu, kegagalan memanfaatkan peluang penalti menjadi indikasi kurangnya ketenangan dan tekanan psikologis yang masih membayangi para pemain PSIM. Jika tidak segera diperbaiki, penyakit lama ini akan terus menghambat kemajuan tim di kompetisi nasional.

Ke depan, PSIM perlu melakukan evaluasi mendalam baik dari sisi taktik, psikologi pemain, maupun persiapan fisik. Menjaga fokus sejak menit awal pertandingan dan meningkatkan mental bertanding akan menjadi kunci agar hasil buruk tidak terus berulang. Para penggemar dan pengamat sepak bola juga patut memantau perkembangan PSIM dalam menghadapi sisa kompetisi yang semakin ketat.

Untuk informasi lebih lengkap dan update terkini, Anda dapat membaca berita aslinya di JPNN.com dan mengikuti perkembangan terbaru dari Kompas Sports.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad