BPBD Tulungagung Tanggap Cepat Tangani Longsor di Pagerwojo, Rumah Rusak Parah

Apr 6, 2026 - 23:50
 0  5
BPBD Tulungagung Tanggap Cepat Tangani Longsor di Pagerwojo, Rumah Rusak Parah

Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Tulungagung, Jawa Timur, bersama petugas gabungan dari TNI, Polri, dan warga setempat melakukan penanganan longsor yang terjadi di Desa Sidomulyo, Kecamatan Pagerwojo. Kejadian ini menimpa sebuah rumah warga dan menyebabkan kerusakan cukup parah, namun beruntung tidak menimbulkan korban jiwa.

Ad
Ad

Longsor Terjadi Setelah Hujan Deras di Pagerwojo

Peristiwa longsor terjadi pada Minggu malam, 5 April 2026, sekitar pukul 23.00 WIB. Menurut Kabid Kedaruratan dan Logistik BPBD Tulungagung, Teguh Abianto, longsor ini dipicu oleh hujan dengan intensitas tinggi yang mengguyur wilayah selama kurang lebih dua jam.

"Hujan dengan intensitas tinggi selama sekitar dua jam menyebabkan talut penahan jalan mengalami longsor," jelas Teguh.

Talut penahan setinggi sekitar 12 meter itu runtuh dan material longsor langsung menimpa rumah warga di bawahnya, menyebabkan dinding rumah milik Mukanah mengalami kerusakan berat hingga tembok roboh.

Kerugian Material dan Evakuasi Cepat

Kerugian material akibat longsor ini diperkirakan mencapai Rp30 juta. Meski demikian, BPBD memastikan tidak ada korban jiwa karena penghuni rumah sudah berhasil menyelamatkan diri saat kejadian berlangsung.

Sejak Senin pagi, BPBD bersama TNI, Polri, dan warga setempat langsung bergerak cepat melakukan evakuasi serta pembersihan material longsor yang menutupi akses jalan dan rumah warga terdampak.

Selain itu, tim BPBD juga melakukan asesmen untuk menentukan kebutuhan bantuan yang diperlukan oleh korban terdampak longsor tersebut.

"Kami melakukan pembersihan material sekaligus asesmen untuk penanganan lanjutan dan bantuan kepada warga terdampak," tambah Teguh.

Langkah Antisipasi dan Penanganan Bencana

Longsor yang terjadi di Pagerwojo ini mengingatkan pentingnya kesiapsiagaan dan penanganan bencana alam, terutama di musim penghujan. Talut penahan jalan yang mengalami longsor ini menjadi contoh kerentanan infrastruktur terhadap bencana alam yang harus segera diperkuat agar kejadian serupa tidak berulang.

BPBD Tulungagung juga mengimbau masyarakat agar selalu waspada terhadap potensi bencana, terutama saat hujan deras mengguyur wilayah rawan longsor.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penanganan cepat BPBD Tulungagung bersama aparat gabungan merupakan langkah krusial yang mengurangi risiko korban jiwa dalam peristiwa longsor ini. Namun, kerusakan infrastruktur yang cukup signifikan menandakan perlunya peningkatan mitigasi bencana, termasuk perbaikan dan penguatan talut di daerah rawan longsor.

Selain itu, kejadian ini menyoroti pentingnya edukasi dan kesiapsiagaan warga dalam menghadapi bencana alam. Masyarakat yang tanggap dan sigap menyelamatkan diri menjadi faktor utama dalam mencegah korban jiwa. Ke depan, pemerintah daerah perlu mengintensifkan program mitigasi dan sosialisasi bencana agar dampak bencana dapat diminimalisir.

Perhatian khusus juga harus diberikan pada pemantauan curah hujan dan kondisi talut melalui teknologi terkini untuk antisipasi dini. Langkah-langkah tersebut akan menjadi kunci dalam mengurangi kerugian materi dan korban jiwa saat bencana serupa terjadi di masa depan.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai penanganan bencana dan update terkini, Anda bisa mengunjungi laporan langsung di Antara Jatim serta situs resmi BPBD Tulungagung.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad