Khofifah Salurkan Bantuan Sosial Rp7,2 Miliar Perkuat Perlindungan Sosial di Lamongan

Mar 5, 2026 - 11:32
 0  5
Khofifah Salurkan Bantuan Sosial Rp7,2 Miliar Perkuat Perlindungan Sosial di Lamongan

Gubernur Jawa Timur Khofifah Indar Parawansa memperkuat perlindungan sosial di Kabupaten Lamongan melalui penyaluran bantuan sosial (bansos) sebesar Rp7,2 miliar dalam rangka program Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan 1447 Hijriah. Penyaluran ini menjadi bagian dari upaya strategis Pemerintah Provinsi Jawa Timur menjaga ketahanan keluarga dan memperluas jaring pengaman sosial bagi masyarakat rentan.

Ad
Ad

Dalam keterangan resmi yang diterima di Lamongan pada Kamis, Khofifah berharap bantuan tersebut dapat memberikan manfaat nyata dan memperkuat daya tahan keluarga, terutama di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang terus berkembang.

“Semoga seluruh bantuan ini memberi manfaat dan memperkuat daya tahan keluarga, terutama di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi,” ujar Khofifah.

Lamongan Titik Kesembilan Pelaksanaan Sapa Bansos Ramadhan

Lamongan menjadi lokasi kesembilan dalam pelaksanaan program Sapa Bansos Ramadhan 2024. Program ini dirancang sebagai bagian dari upaya Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk menjaga ketahanan sosial dan memperluas perlindungan bagi kelompok masyarakat yang rentan terhadap dampak ekonomi dan sosial.

Kepala Dinas Sosial Provinsi Jawa Timur, Restu Novi Widiyani, menjelaskan bahwa penyaluran bansos tidak hanya fokus kepada penerima manfaat langsung. Namun, juga berorientasi pada penguatan peran pendamping sosial dan pilar kesejahteraan sosial di tingkat daerah agar bantuan tepat sasaran dan berdampak berkelanjutan.

“Pendamping dan pilar sosial kami dorong untuk memastikan bantuan tepat sasaran dan memberi dampak berkelanjutan,” jelas Restu Novi Widiyani.

Ragam Paket Bantuan Sosial di Lamongan

Bantuan sosial yang disalurkan di Lamongan terdiri dari 10 paket program utama yang menyasar berbagai aspek kebutuhan sosial. Berikut rincian program bansos tersebut:

  • Asistensi Sosial Penyandang Disabilitas (ASPD) – memberikan dukungan khusus kepada penyandang disabilitas agar dapat lebih mandiri.
  • Program Keluarga Harapan (PKH) Plus – fokus pada kelompok lanjut usia untuk meningkatkan kesejahteraan mereka.
  • Kewirausahaan Inklusif dan Produktif (KIP) Putri Jawara – mendukung pemberdayaan ekonomi perempuan melalui kewirausahaan.
  • Bantuan kemiskinan ekstrem dan zakat produktif – mengentaskan kemiskinan dengan pendekatan produktif dan berkelanjutan.
  • Bantuan operasional pendamping PKH Plus – memperkuat peran pendamping dalam pelaksanaan program sosial.
  • Tali asih bagi Tenaga Kesejahteraan Sosial Kecamatan (TKSK) dan Taruna Siaga Bencana (Tagana) – apresiasi bagi tenaga sosial yang berperan aktif di lapangan.
  • Santunan jaminan kematian dari BPJS Ketenagakerjaan – diberikan kepada ahli waris Tagana sebagai bentuk perlindungan sosial.
  • Bantuan pemberdayaan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) – mendukung penguatan ekonomi desa melalui BUMDes.
  • Bantuan keuangan desa – memperkuat kapasitas keuangan pemerintah desa untuk pembangunan lokal.

Selain itu, dalam kesempatan tersebut, Khofifah juga menyerahkan bantuan berupa 300 drum aspal untuk mendukung percepatan perbaikan infrastruktur jalan kabupaten, yang sangat penting menunjang mobilitas dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Respons Pemerintah dan Manfaat bagi Masyarakat

Bupati Lamongan, Yuhronur Efendi, menyampaikan apresiasi atas dukungan dari Pemerintah Provinsi Jawa Timur melalui program bansos ini. Menurutnya, bantuan tersebut sangat berarti bagi penerima manfaat, karena dapat menjadi penguat daya tahan keluarga sekaligus penyambung harapan di tengah tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi.

“Bagi penerima manfaat, bantuan ini menjadi penguat daya tahan keluarga sekaligus penyambung harapan di tengah berbagai tantangan sosial dan ekonomi yang dihadapi bersama,” ungkap Yuhronur Efendi.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penyaluran bantuan sosial senilai Rp7,2 miliar di Lamongan ini bukan sekadar aksi simbolis, melainkan bagian dari strategi berkelanjutan Pemerintah Provinsi Jawa Timur untuk memperkuat jaringan pengaman sosial di tengah ketidakpastian ekonomi. Program Sapa Bansos Amaliyah Ramadhan menunjukkan pendekatan yang komprehensif, tidak hanya memberikan bantuan langsung, tetapi juga memperkuat kapasitas pendamping sosial dan lembaga desa.

Hal ini penting mengingat kondisi sosial ekonomi yang masih menghadapi berbagai tekanan, seperti inflasi dan tantangan pekerjaan. Dengan memperkuat ketahanan keluarga dan pemberdayaan ekonomi lokal, program ini dapat mengurangi risiko kemiskinan berkelanjutan dan meminimalkan dampak sosial negatif. Pemantauan dan evaluasi yang ketat terhadap penyaluran bantuan akan menjadi kunci keberhasilan program ini.

Ke depan, masyarakat dan pemerintah daerah perlu terus berkolaborasi untuk memastikan bantuan sosial tidak hanya sebagai bantuan sementara, tetapi menjadi fondasi untuk pembangunan sosial dan ekonomi yang inklusif. Pengembangan program kewirausahaan inklusif, seperti KIP Putri Jawara, juga harus diperluas agar semakin banyak keluarga yang mandiri secara ekonomi.

Dengan demikian, program bansos ini bukan hanya mengatasi kebutuhan mendesak, tetapi juga menjadi investasi sosial jangka panjang yang strategis bagi Jawa Timur, khususnya Lamongan.

Terus ikuti perkembangan program perlindungan sosial di Jawa Timur untuk mengetahui langkah-langkah berikutnya dan dampaknya terhadap masyarakat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad