Sudin Sosial Jaksel Amankan 16 PPKS di Awal Ramadan 2026 untuk Jaga Ketertiban

Mar 5, 2026 - 11:32
 0  3
Sudin Sosial Jaksel Amankan 16 PPKS di Awal Ramadan 2026 untuk Jaga Ketertiban

Di awal bulan suci Ramadan 1447 Hijriah, Suku Dinas Sosial (Sudin Sosial) Kota Administrasi Jakarta Selatan mengambil langkah tegas dengan mengamankan 16 Pemerlu Pelayanan Kesejahteraan Sosial (PPKS). Langkah ini merupakan bagian dari upaya menjaga ketertiban umum sekaligus memberikan perlindungan sosial bagi warga yang membutuhkan selama masa ibadah Ramadan.

Ad
Ad

Penjangkauan Intensif Sudin Sosial Jakarta Selatan

Kepala Sudinsos Jakarta Selatan, Bernard Tambunan, menjelaskan bahwa pengamanan ini dilakukan sejak 19 hingga 28 Februari 2026. "Pada bulan Ramadan ini, kami mengintensifkan pengawasan dan penjangkauan terhadap PPKS," ujar Bernard saat dihubungi pada Senin, 2 Maret 2026.

Data hasil penjangkauan menunjukkan bahwa dari 16 orang PPKS yang diamankan, mayoritas adalah kelompok gelandangan dan pengemis, masing-masing berjumlah lima orang. Selain itu, terdapat tiga orang kategori terlantar, satu orang disabilitas mental, satu lansia terlantar, dan satu orang non-PPKS.

“Puncak penjangkauan terjadi pada 20 Februari 2026, ketika petugas berhasil mengamankan 11 orang sekaligus dalam satu hari operasi,” ungkap Bernard.

Perbandingan dengan Tahun Sebelumnya dan Tindak Lanjut

Jika dibandingkan dengan Ramadan 2025, dimana tercatat 114 orang PPKS diamankan, angka tahun ini jauh menurun. Bernard menjelaskan bahwa setiap PPKS yang terjaring kemudian didata dan diarahkan ke panti sosial atau mendapatkan pembinaan sesuai kondisi dan kebutuhan masing-masing.

Langkah ini bertujuan agar mereka tidak kembali ke jalanan dan memberikan rasa aman serta nyaman bagi masyarakat yang menjalankan ibadah puasa. “Ini juga menjadi bagian dari upaya pemerintah daerah untuk mengentaskan masalah kesejahteraan sosial di Jakarta Selatan,” katanya.

Larangan Kegiatan Mengganggu Ketertiban di Bulan Ramadan

Sementara itu, di luar Jakarta Selatan, Pemerintah Kabupaten Kediri, Jawa Timur, juga mengeluarkan aturan tegas selama Ramadan 2026. Bupati Kediri, Hanindhito Himawan Pramana, mengimbau masyarakat agar tidak menggunakan sound horeg atau pengeras suara bervolume tinggi saat sahur keliling karena mengganggu ketenangan masyarakat.

Larangan tersebut tertuang dalam Surat Edaran Nomor 300.1.1/1/418.40/2026 yang mengatur kegiatan masyarakat selama Ramadan dan Idulfitri. Selain pengeras suara, larangan juga mencakup aksi balap liar, konvoi di jalan raya, dan penggunaan petasan atau bahan peledak lainnya.

Bupati Hanindhito juga meminta pelaku usaha seperti restoran, kafe, dan warung untuk tidak berjualan secara terbuka di siang hari serta mengingatkan pelaku usaha pariwisata agar mematuhi jam operasional selama Ramadan, yaitu pukul 21.00-24.00 WIB.

“Pelanggaran terhadap aturan ini akan dikenakan sanksi sesuai peraturan yang berlaku,” tegasnya.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pengamanan 16 PPKS oleh Sudin Sosial Jakarta Selatan di awal Ramadan 2026 menunjukkan komitmen pemerintah daerah dalam menjaga ketertiban sekaligus memberikan perhatian sosial yang serius pada kelompok rentan. Meski jumlah PPKS yang diamankan jauh menurun dibanding tahun lalu, hal ini bisa mencerminkan efektivitas program pembinaan yang sudah berjalan atau mungkin perubahan pola kehidupan masyarakat.

Namun, perlu diwaspadai bahwa pengamanan ini harus diimbangi dengan upaya berkelanjutan dalam rehabilitasi dan pemberdayaan agar PPKS tidak kembali ke jalanan. Penanganan sosial yang holistik sangat penting untuk mencegah masalah kesejahteraan sosial menjadi masalah yang berulang.

Selain itu, kebijakan serupa yang diterapkan di Kabupaten Kediri menambah gambaran bahwa pemerintah di berbagai daerah semakin serius dalam menciptakan suasana Ramadan yang kondusif dan nyaman bagi umat Muslim yang beribadah. Ini menjadi langkah positif dalam menjaga ketentraman masyarakat sekaligus menegakkan aturan sosial yang harmonis.

Ke depan, masyarakat dan pemangku kebijakan harus terus berkolaborasi dalam memastikan program sosial dan aturan selama Ramadan berjalan efektif demi terciptanya lingkungan yang aman, nyaman, dan sejahtera bagi semua.

Simak terus update terbaru terkait program sosial dan kebijakan Ramadan 2026 di berbagai wilayah agar Anda selalu mendapatkan informasi akurat dan terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad