Syukuran 1 Tahun Kepemimpinan Pramono-Rano Karno: Bukber Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta
Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta menggelar acara buka puasa bersama sebagai bentuk syukuran atas satu tahun kepemimpinan Gubernur DKI Jakarta Pramono Anung dan Wakil Gubernur Rano Karno. Acara ini berlangsung di Waroeng Aceh Kemang, Jalan Antasari, Jakarta Selatan, pada Selasa, 4 Maret 2026, dengan tema “Syukuran Satu Tahun Membangun Jakarta dari Bawah”.
Forum Komunikasi Sosial Jakarta: Pilar Dukungan dan Aspirasi Masyarakat
Acara bukber ini diinisiasi oleh berbagai elemen yang tergabung dalam forum informal Jaringan Komunikasi Sosial Jakarta. Forum ini terdiri dari perwakilan kampus, organisasi mahasiswa, organisasi kemasyarakatan, serta kelompok advokasi di bidang kesehatan dan lingkungan.
Menurut Chico Hakim, Staf Khusus Gubernur dan Wakil Gubernur Jakarta Bidang Komunikasi Publik, kegiatan ini merupakan prakarsa bersama anggota forum yang sudah aktif menjalin komunikasi dengan Pemerintah Provinsi DKI Jakarta selama satu tahun terakhir.
"Forum ini telah aktif memberikan masukan sekaligus dukungan terhadap berbagai program pemerintah daerah. Inti acara hari ini adalah berbuka puasa bersama sebagai bentuk rasa syukur atas capaian kepemimpinan Bapak Pramono Anung dan Bapak Rano Karno," ujar Chico.
Refleksi Tema: Membangun Jakarta dari Bawah
Tema acara, “Membangun Jakarta dari Bawah”, diangkat sebagai refleksi sejak awal pemerintahan Pramono-Rano Karno yang fokus pada penguatan sumber daya manusia (SDM), khususnya masyarakat yang masih berada di bawah garis kesejahteraan. Tema ini merujuk pada kegiatan ngabuburit tanggal 20 Februari 2026 yang melibatkan penerima manfaat berbagai program pemerintah seperti Kartu Jakarta Pintar (KJP), Kartu Lansia, petugas PPSU, dan petugas Pemadam Kebakaran.
Chico Hakim menegaskan,
"Pembangunan Jakarta diarahkan pada pemberdayaan SDM agar mereka memiliki kesempatan yang sama dan setara untuk bersaing dan menjalani kehidupan di kota ini."
Peran Komunitas dan Organisasi Kemasyarakatan
Dalam kesempatan tersebut, Chico juga menyoroti pentingnya peran komunitas dan organisasi kemasyarakatan yang menjadi mitra strategis pemerintah dalam pembangunan Jakarta.
- Pemerintah sebagai pengelola aset kota yang pada hakikatnya adalah milik masyarakat.
- Partisipasi aktif masyarakat melalui pemberian masukan dan kritik konstruktif sangat dibutuhkan.
- Sinergi antara pemerintah dan masyarakat menjadi kunci untuk kemajuan Jakarta bersama.
"Harapannya komunikasi yang telah terjalin ini dapat terus dipertahankan agar tidak ada permasalahan yang tak terselesaikan dan program dapat berjalan efektif," tambah Chico.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, acara buka puasa bersama ini lebih dari sekadar momen syukuran. Ia mencerminkan upaya memperkuat kolaborasi antar-pemangku kepentingan di Jakarta yang sangat krusial dalam mengakselerasi pembangunan kota. Dengan melibatkan berbagai elemen masyarakat, terutama yang selama ini kurang terwakili, kepemimpinan Pramono-Rano berusaha mengusung konsep pembangunan partisipatif yang inklusif.
Di sisi lain, fokus pada pembangunan dari bawah menandai perubahan paradigma yang signifikan dibandingkan pendekatan sebelumnya yang lebih top-down. Ini adalah sinyal positif bahwa pemerintah tidak hanya menargetkan infrastruktur fisik, tetapi juga pemberdayaan masyarakat sebagai modal utama pembangunan berkelanjutan.
Ke depan, yang perlu diperhatikan adalah konsistensi komunikasi dan keterlibatan aktif komunitas dalam mengawal implementasi program. Tantangan utama adalah memastikan aspirasi masyarakat tidak hanya didengar, tetapi juga direspons dengan kebijakan nyata. Jika berhasil, Jakarta bisa menjadi contoh kota metropolitan yang berkembang dengan basis partisipasi sosial yang kuat.
Dengan momentum satu tahun kepemimpinan ini, publik diharapkan terus memantau perkembangan dan memberikan dukungan sekaligus kritik membangun demi kemajuan Jakarta yang lebih baik.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0