Banjir Kota Bengkulu Surut, BNPB Laporkan 2.855 Rumah Terdampak

Apr 8, 2026 - 11:38
 0  5
Banjir Kota Bengkulu Surut, BNPB Laporkan 2.855 Rumah Terdampak

Banjir di Kota Bengkulu yang terjadi pada awal April 2026 mulai berangsur surut, namun dampaknya masih dirasakan oleh ribuan warga. Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) mencatat sebanyak 2.855 rumah terdampak banjir yang melanda beberapa wilayah di kota tersebut.

Ad
Ad

Banjir Melanda 26 Kelurahan di 8 Kecamatan

Menurut keterangan resmi dari Kepala Pusat Data, Informasi, dan Komunikasi Kebencanaan BNPB, Abdul Muhari, banjir terjadi akibat hujan deras yang mengguyur Kota Bengkulu sejak dini hari tanggal 6 April 2026 pukul 02.00 WIB. Ketinggian air banjir yang merendam permukiman warga berkisar antara 30 hingga 100 sentimeter.

Wilayah terdampak tersebar di 26 kelurahan pada delapan kecamatan, yaitu Singaran Pati, Muara Bangkahulu, Ratu Agung, Selebar, Ratu Samban, Sungai Serut, Kampung Melayu, dan Gading Cempaka. Selain rumah warga, satu fasilitas ibadah dan satu fasilitas pendidikan juga mengalami kerusakan akibat banjir.

Respons Cepat Petugas dan Upaya Evakuasi

BNPB bersama BPBD Kota Bengkulu telah segera menurunkan petugas untuk melakukan berbagai tindakan penanggulangan, termasuk:

  • Asesmen dan pendataan kerusakan
  • Penyaluran bantuan logistik
  • Evakuasi warga yang terjebak banjir

BPBD juga mendirikan tenda pengungsian sebagai antisipasi bagi warga yang akan mengungsi. Walaupun banjir mulai surut pada 7 April 2026, petugas tetap siaga memantau potensi banjir susulan, terutama dari kiriman air di hulu.

Imbauan Waspada Cuaca Ekstrem dan Potensi Bencana Susulan

BNPB mengimbau masyarakat Kota Bengkulu untuk tetap waspada terhadap potensi cuaca ekstrem selama masa peralihan musim hujan ke kemarau. Risiko yang dapat muncul antara lain:

  • Angin kencang
  • Hujan ekstrem
  • Puting beliung
  • Banjir susulan
  • Gelombang tinggi di pesisir

Selain itu, bencana geologi seperti gempa bumi juga tetap berpotensi terjadi sewaktu-waktu. Masyarakat diimbau untuk menyiapkan tas siaga bencana dan rencana darurat sebagai langkah kesiapsiagaan.

Terutama bagi warga yang tinggal di bantaran sungai, dianjurkan untuk secara rutin memantau ketinggian muka air dan melakukan evakuasi mandiri jika hujan dengan intensitas tinggi berlangsung lama. Selalu ikuti informasi resmi dari BNPB, BPBD, dan BMKG agar dapat merespons kondisi dengan cepat dan tepat.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kejadian banjir di Kota Bengkulu ini menunjukkan pentingnya kesiapsiagaan masyarakat dan pemerintah daerah dalam menghadapi cuaca ekstrem yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim. Penanganan cepat oleh BNPB dan BPBD sudah tepat, namun perhatian khusus harus diberikan pada sistem peringatan dini dan edukasi warga agar potensi kerugian dapat diminimalisasi.

Faktor wilayah yang rawan banjir dan infrastruktur yang belum sepenuhnya memadai menjadi tantangan utama. Oleh karena itu, perlu ada upaya jangka panjang seperti perbaikan drainase, penghijauan, dan pengelolaan tata ruang yang lebih baik. Kesiapsiagaan komunitas lokal juga menjadi kunci agar warga mampu bertindak cepat tanpa harus selalu menunggu bantuan.

Kejadian ini menjadi peringatan bagi daerah lain yang memiliki karakteristik cuaca dan geografi serupa untuk meningkatkan kewaspadaan dan memperkuat sistem mitigasi bencana. Pemantauan cuaca secara berkala dan penyebaran informasi yang cepat melalui platform resmi sangat penting untuk menghindari korban jiwa dan kerusakan lebih besar.

Untuk informasi lebih lengkap dan update terkini mengenai bencana di Bengkulu, dapat mengakses laporan resmi BNPB di MetroTVNews serta berita cuaca dari BMKG.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad