IHSG Ambruk 4,57%: Ini 10 Saham yang Ramai Dijual Asing Hari Ini

Mar 5, 2026 - 11:36
 0  4
IHSG Ambruk 4,57%: Ini 10 Saham yang Ramai Dijual Asing Hari Ini

Indeks Harga Saham Gabungan (IHSG) mengalami penurunan tajam sebesar 4,57% pada perdagangan Rabu, 4 Maret 2026, menutup sesi di level 7.557,06. Koreksi ini bahkan sempat menyentuh level psikologis 7.500, mencerminkan sentimen pasar yang sangat negatif dan tekanan jual besar-besaran dari investor asing.

Ad
Ad

Dalam sehari, nilai transaksi di Bursa Efek Indonesia mencapai Rp 29,72 triliun dengan volume perdagangan sebanyak 53,61 miliar saham dalam 3,30 juta kali transaksi. Dari total saham yang diperdagangkan, hanya 54 saham yang mengalami kenaikan, sementara 734 saham turun dan 33 saham tidak bergerak.

Investor Asing Ramai Jual Saham, Net Foreign Sell Mencapai Rp 213,98 Miliar

Meski tercatat ada pembelian bersih sebesar Rp 96,06 miliar di pasar negosiasi dan tunai, investor asing justru melakukan penjualan bersih (net foreign sell) senilai Rp 213,98 miliar di pasar reguler dan total Rp 117,91 miliar jika dihitung keseluruhan pasar. Aktivitas jual besar-besaran ini menjadi salah satu faktor utama tekanan di IHSG.

Berdasarkan data dari Stockbit, berikut adalah 10 saham yang paling banyak dijual asing pada hari tersebut:

  1. PT Bank Central Asia Tbk (BBCA) - Rp 573,43 miliar
  2. PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk (BBNI) - Rp 178,57 miliar
  3. PT Aneka Tambang Tbk (ANTM) - Rp 94,74 miliar
  4. PT Amman Mineral Internasional Tbk (AMMN) - Rp 80,44 miliar
  5. PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI) - Rp 65,30 miliar
  6. PT Indofood Sukses Makmur Tbk (INDF) - Rp 40,88 miliar
  7. PT Bank Mandiri (Persero) Tbk (BMRI) - Rp 37,90 miliar
  8. PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk (TLKM) - Rp 33,86 miliar
  9. PT Vale Indonesia Tbk (INCO) - Rp 33,46 miliar
  10. PT Indika Energy Tbk (INDY) - Rp 21,28 miliar

Faktor Pemicu Koreksi dan Sentimen Pasar

Koreksi tajam IHSG ini terjadi di tengah kekhawatiran global yang meliputi ketegangan geopolitik, antara lain perang di kawasan Timur Tengah, serta sentimen negatif dari lembaga pemeringkat kredit internasional Fitch. Kombinasi faktor tersebut menimbulkan ketidakpastian tinggi di pasar keuangan global dan domestik.

Tekanan jual asing terhadap saham-saham bluechip seperti BBCA, BBNI, BBRI, dan BMRI menunjukkan kekhawatiran investor terhadap sektor perbankan yang selama ini menjadi tulang punggung IHSG. Selain itu, saham-saham tambang dan energi seperti ANTM, AMMN, dan INDY juga terdampak akibat fluktuasi harga komoditas serta prospek ekonomi global yang melambat.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, koreksi besar IHSG ini bukan hanya sebatas reaksi jangka pendek terhadap sentimen geopolitik dan ekonomi global, tetapi juga menunjukkan adanya evaluasi ulang dari investor asing terhadap valuasi saham-saham unggulan Indonesia. Kepercayaan investor asing tampaknya sedang diuji oleh ketidakpastian ekonomi makro dan risiko eksternal yang semakin meningkat.

Hal ini berpotensi memicu volatilitas pasar saham dalam beberapa waktu ke depan, terutama jika kondisi geopolitik dan ekonomi dunia tidak segera membaik. Investor domestik dan pemangku kepentingan perlu waspada terhadap dinamika pasar dan memperkuat strategi diversifikasi portofolio untuk menghadapi gelombang jual asing yang mungkin masih berlanjut.

Ke depan, perhatian akan tertuju pada kebijakan pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas pasar serta upaya menggairahkan kembali sentimen positif melalui stimulus fiskal dan moneter. Perkembangan lebih lanjut dari konflik global serta laporan kinerja emiten kuartal I 2026 juga akan menjadi faktor penggerak utama pergerakan IHSG.

Untuk itu, investor disarankan terus mengikuti berita pasar secara real-time dan melakukan analisis fundamental yang mendalam agar mampu memanfaatkan momentum koreksi untuk mencari peluang investasi yang potensial.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad