Diet OMAD ala Jungkook BTS: Manfaat, Risiko, dan Cara Kerjanya

Apr 8, 2026 - 16:30
 0  3
Diet OMAD ala Jungkook BTS: Manfaat, Risiko, dan Cara Kerjanya

Jungkook BTS, anggota termuda dari grup K-Pop fenomenal BTS, baru-baru ini mengungkapkan bahwa dia menjalani diet OMAD atau One Meal A Day. Diet ini berarti hanya makan satu kali sehari, sebuah pola makan yang semakin populer untuk tujuan menurunkan berat badan dan meningkatkan kesehatan secara keseluruhan. Namun, diet ini juga memiliki risiko yang perlu diperhatikan.

Ad
Ad

Apa Itu Diet OMAD?

Diet OMAD adalah bentuk puasa intermiten yang cukup ekstrem, di mana seseorang hanya mengonsumsi satu kali makan dalam sehari dan berpuasa selama sisa waktu. Biasanya, waktu makan ini berlangsung sekitar satu jam, dan selama masa puasa, tidak diperbolehkan mengonsumsi makanan atau minuman berkalori. Beberapa orang memilih makan malam sebagai satu-satunya waktu makan, sedangkan yang lain memilih sarapan atau makan siang.

Secara umum, diet OMAD membatasi asupan kalori sehingga tercipta defisit kalori, kondisi yang diperlukan untuk menurunkan berat badan. Dalam sebuah wawancara dengan Rolling Stone UK, Jungkook menyatakan,

"Saya sedang diet dan hanya makan satu kali sehari. Jadi, saya sangat menantikan makan satu kali itu."

Manfaat Diet OMAD untuk Penurunan Berat Badan

Berbagai penelitian menunjukkan bahwa puasa intermiten, termasuk diet OMAD, dapat membantu menurunkan berat badan secara signifikan. Sebagai contoh, sebuah studi yang dikutip dari Healthline menyebutkan bahwa membatasi asupan kalori dalam jangka waktu singkat dapat meningkatkan pembakaran lemak tubuh lebih efektif dibandingkan makan tiga kali sehari biasa.

Secara umum, pelaku diet OMAD berpotensi menurunkan berat badan hingga 4,5 kg dalam dua minggu, meskipun hasil ini bervariasi tergantung pada tipe tubuh dan gaya hidup masing-masing individu. Selain penurunan berat badan, beberapa manfaat lain yang sering dikaitkan dengan puasa intermiten adalah:

  • Peningkatan sensitivitas insulin
  • Perbaikan metabolisme
  • Pengurangan peradangan
  • Peningkatan fungsi otak
  • Detoksifikasi tubuh secara alami

Risiko dan Efek Samping Diet OMAD

Meskipun memiliki potensi manfaat, diet OMAD juga membawa risiko yang tidak boleh dianggap remeh. Karena waktu makan yang sangat terbatas—biasanya hanya satu jam—banyak orang mengalami kesulitan memenuhi kebutuhan nutrisi harian seperti vitamin, mineral, dan serat.

Diet ini juga memaksa tubuh berpuasa selama 22 hingga 23 jam, yang dapat menimbulkan:

  • Gangguan pola makan dan kecenderungan makan berlebihan saat waktu makan
  • Respons stres yang meningkat, mudah tersinggung, dan penurunan gula darah
  • Dehidrasi karena kurangnya asupan cairan yang optimal
  • Gejala gula darah rendah seperti pusing, sakit kepala, gemetar, dan intoleransi terhadap dingin

Menurut para ahli, puasa yang berlangsung lebih dari 14 jam dapat memicu efek negatif tersebut pada sebagian orang, terutama jika tidak diimbangi dengan asupan nutrisi yang tepat saat makan.

Cara Aman Menjalani Diet OMAD

Bagi yang tertarik mencoba diet OMAD, ada beberapa tips penting untuk mengurangi risiko dan memaksimalkan manfaat:

  1. Konsultasi dengan dokter atau ahli gizi sebelum memulai diet untuk memastikan kondisi tubuh mendukung.
  2. Pastikan asupan nutrisi lengkap dalam satu kali makan, termasuk protein, karbohidrat kompleks, lemak sehat, vitamin, dan mineral.
  3. Perbanyak minum air putih selama puasa untuk mencegah dehidrasi.
  4. Perhatikan reaksi tubuh seperti pusing atau kelelahan, dan segera hentikan diet jika muncul gejala serius.
  5. Jangan lupa olahraga seperti yang dilakukan Jungkook, yaitu rutin berolahraga pagi dan sore untuk menjaga kebugaran.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, diet OMAD yang dijalani Jungkook BTS memang menarik perhatian karena keunikannya dan hasil yang efektif dalam menurunkan berat badan. Namun, pola makan ini bukan solusi instan dan tidak cocok untuk semua orang. Risiko gangguan pola makan, kekurangan nutrisi, dan efek samping lain harus menjadi pertimbangan serius.

Selain itu, tren diet ekstrem seperti OMAD berpotensi memicu perilaku yo-yo dieting atau penurunan dan kenaikan berat badan secara drastis yang justru merugikan kesehatan jangka panjang. Jadi, penting bagi masyarakat untuk tidak terburu-buru mengikuti pola diet selebriti tanpa pemahaman dan persiapan yang matang.

Kedepannya, edukasi tentang pola makan sehat dan seimbang harus terus diperkuat untuk menghindari dampak negatif dari diet yang tidak tepat. Sementara itu, bagi penggemar BTS dan Jungkook, mengikuti gaya hidup sehat dengan pendekatan yang sesuai kondisi tubuh masing-masing adalah langkah terbaik.

Untuk informasi lebih lengkap tentang diet OMAD dan puasa intermiten, Anda dapat membaca langsung artikel asli dari Wolipop Detik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad