Kemenhub Optimalkan Program Motis Lebaran 2026 untuk Tekan Risiko Kecelakaan Motor

Mar 5, 2026 - 22:50
 0  6
Kemenhub Optimalkan Program Motis Lebaran 2026 untuk Tekan Risiko Kecelakaan Motor

Kementerian Perhubungan (Kemenhub) kembali mengoptimalkan program angkutan sepeda motor gratis atau yang dikenal dengan Motis pada masa mudik Lebaran 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya strategis untuk menekan risiko kecelakaan lalu lintas yang selama ini didominasi oleh kendaraan roda dua, khususnya sepeda motor.

Ad
Ad

Motis: Solusi Aman untuk Pemudik Pengguna Sepeda Motor

Direktur Lalu Lintas dan Angkutan Kereta Api Direktorat Jenderal Perkeretaapian Kemenhub, Arif Anwar, menjelaskan bahwa program Motis memungkinkan para pemudik menitipkan sepeda motornya untuk diangkut menggunakan kereta api. Dengan demikian, masyarakat dapat melakukan perjalanan jarak jauh dengan moda transportasi yang lebih aman tanpa harus mengendarai motor langsung di jalan raya yang rawan kecelakaan.

"Jadi tujuan program Motis ini untuk mengurangi kecelakaan, karena yang menggunakan sepeda motor ini masih banyak," kata Arif dalam acara "NGOBRAS: Mudik, Nebeng Motis Aja" di Jakarta, Kamis.

Berdasarkan survei, sekitar 24,08 juta masyarakat diperkirakan akan menggunakan sepeda motor saat mudik Lebaran 2026. Jumlah ini menunjukkan betapa pentingnya intervensi pemerintah untuk mendorong penggunaan moda transportasi yang lebih aman, seperti kereta api, dalam perjalanan mudik.

Fasilitas Program Motis dan Mekanisme Pendaftaran

Setiap sepeda motor yang didaftarkan dalam program Motis akan mendapatkan dua tiket gratis bagi penumpang, dengan tambahan satu tiket untuk bayi (infant) di bawah usia tiga tahun. Hal ini memungkinkan keluarga tetap dapat bepergian bersama-sama meskipun sepeda motor mereka diangkut oleh kereta.

Proses pendaftaran Motis dibuka mulai 1 hingga 29 Maret 2026, dengan masa pengangkutan untuk arus mudik pada 13-19 Maret 2026, dan arus balik pada 24-30 Maret 2026. Pendaftaran dapat dilakukan secara daring melalui situs nusantara.kemenhub.go.id maupun secara luring di sejumlah stasiun yang ditunjuk, seperti Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Bekasi, Stasiun Kiaracondong, hingga Stasiun Madiun.

Peserta diwajibkan menyerahkan dokumen identitas yang masih berlaku berupa KTP, SIM, dan STNK sebagai bagian dari proses verifikasi administrasi. Sepeda motor yang dapat mengikuti program ini dibatasi hanya kendaraan dengan kapasitas mesin maksimal 200 cc untuk menyesuaikan kapasitas gerbong kereta.

Jalur Lintas Utama dan Perluasan Layanan Motis 2026

Program Motis Lebaran 2026 akan melayani tiga lintas utama, yaitu:

  • Lintas Utara: meliputi Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Pasar Senen (penumpang), Stasiun Bekasi (penumpang), Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Tegal, Stasiun Pekalongan, Stasiun Semarang Tawang, dan Stasiun Cepu.
  • Lintas Tengah: melayani Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Pasar Senen (penumpang), Stasiun Bekasi (penumpang), Stasiun Cirebon Prujakan, Stasiun Purwokerto, Stasiun Kroya, Stasiun Kutoarjo, dan Stasiun Lempuyangan.
  • Lintas Selatan: layanan baru tahun ini yang melayani Stasiun Jakarta Gudang, Stasiun Pasar Senen (penumpang), Stasiun Bekasi (penumpang), Stasiun Kiaracondong, Stasiun Kroya, Stasiun Kebumen, Stasiun Lempuyangan, Stasiun Purwosari, dan Stasiun Madiun.

Penambahan Lintas Selatan menjadi perluasan jangkauan layanan Motis dibandingkan tahun sebelumnya yang hanya mencakup Lintas Utara dan Tengah.

Upaya Mitigasi Risiko Keselamatan Selama Mudik

Kementerian Perhubungan melihat bahwa program Motis adalah salah satu strategi mitigasi risiko keselamatan yang efektif selama periode mudik Lebaran, di mana mobilitas masyarakat meningkat tajam. Dengan kapasitas pengangkutan puluhan ribu sepeda motor, diharapkan angka kecelakaan lalu lintas, terutama yang melibatkan kendaraan roda dua, dapat berkurang secara signifikan.

Pemerintah juga menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kapasitas dan jangkauan program Motis ke depannya, selama minat masyarakat terus bertambah dan ketersediaan sarana kereta api memadai.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, optimalisasi program Motis pada Lebaran 2026 bukan sekadar bentuk pelayanan transportasi, tetapi juga langkah penting dalam meningkatkan keselamatan jalan raya nasional. Dengan jumlah pemudik sepeda motor yang sangat besar, risiko kecelakaan memang menjadi perhatian utama pemerintah. Pengalihan sebagian besar perjalanan motor ke kereta api dapat menekan angka kecelakaan yang selama ini cukup tinggi.

Selain itu, penambahan jalur Lintas Selatan menunjukkan adanya respons pemerintah terhadap kebutuhan mobilitas masyarakat yang semakin beragam dan tersebar ke berbagai wilayah. Ini merupakan sinyal positif bahwa program Motis akan terus dikembangkan dan disesuaikan dengan kondisi riil di lapangan.

Ke depan, yang perlu diperhatikan adalah peningkatan fasilitas pendukung untuk pengangkutan motor dan kualitas pelayanan agar tidak menimbulkan kendala baru bagi pemudik. Juga, edukasi kepada masyarakat mengenai pentingnya menggunakan moda transportasi yang lebih aman harus terus digencarkan agar program ini dapat mencapai target pengurangan kecelakaan secara maksimal.

Secara keseluruhan, Motis 2026 menjadi game-changer bagi upaya keselamatan mudik, dan layak untuk terus dipantau perkembangannya dari waktu ke waktu.

Untuk informasi terbaru dan pendaftaran, masyarakat disarankan selalu mengakses situs resmi Kemenhub dan mempersiapkan dokumen persyaratan dengan lengkap.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad