Milad ke-83 UII: Bedah Rumah dan Bantuan Sosial untuk Warga Ngemplak
Universitas Islam Indonesia (UII) menyelenggarakan kegiatan sosial dalam rangka memperingati Milad ke-83 pada 2026 dengan menggelar program bedah rumah dan penyaluran bantuan sosial berupa 200 paket sembako kepada masyarakat kurang mampu di Kapanewon Ngemplak, Kabupaten Sleman. Program ini merupakan wujud nyata komitmen UII dalam pengabdian kepada masyarakat sekaligus mempererat hubungan dengan warga sekitar.
Kolaborasi Berbagai Pihak untuk Pengabdian Masyarakat
Rektor UII, Fathul Wahid, menjelaskan bahwa kegiatan sosial ini merupakan hasil kolaborasi antara Lazis UNISIA yang berada di bawah naungan Yayasan Badan Wakaf UII, Direktorat Penelitian dan Pengabdian Masyarakat (DPPM) UII, panitia Milad ke-83 UII, serta pemerintah Kapanewon Ngemplak.
"Alhamdulillah, UII bersama warga Ngemplak melaksanakan dua kegiatan sekaligus, yakni bedah rumah dan bakti sosial. Program ini terlaksana berkat dukungan banyak pihak, khususnya Lazis UNISIA yang nantinya juga akan mendampingi program pemberdayaan lanjutan," ujarnya pada Kamis (5/3/2026).
Program ini mengusung semangat empowerment atau pemberdayaan agar penerima manfaat bisa menjadi lebih mandiri dan berdaya di masa depan. Menurut Fathul Wahid, peran perguruan tinggi dalam kegiatan sosial dapat memperkuat upaya pemerintah dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat, khususnya dalam upaya pengentasan kemiskinan dan perbaikan kualitas hunian warga.
Pelaksanaan Bedah Rumah dan Bantuan Sembako
Program bedah rumah diawali dengan peletakan batu pertama di rumah milik Andi Prastowo, warga Padukuhan Ngaliyan, Kalurahan Widodomartani, pada Kamis (5/3/2026). Renovasi rumah tersebut mendapat bantuan senilai Rp60 juta yang bersumber dari donasi melalui Lazis UNISIA.
Andi Prastowo mengaku sangat bersyukur atas bantuan tersebut. "Tidak menyangka rumah kami disurvei dan terpilih untuk program bedah rumah. Saya tinggal di sini sudah empat tahun dan sangat berterima kasih atas bantuan ini," ujarnya.
Selain bedah rumah, Lazis UNISIA menyalurkan 200 paket sembako kepada masyarakat dari lima kalurahan di wilayah Ngemplak. Bantuan ini diharapkan dapat meringankan kebutuhan sehari-hari warga sekaligus menjadi bentuk kepedulian sivitas akademika UII terhadap lingkungan sekitar.
Respons Pemerintah dan Harapan Keberlanjutan Program
Bupati Sleman, Harda Kiswaya, memberikan apresiasi tinggi atas inisiatif UII yang menggelar kegiatan sosial tersebut. Ia menilai bahwa program ini bukan sekadar seremonial peringatan milad, melainkan bentuk nyata tanggung jawab sosial perguruan tinggi kepada masyarakat.
"Kami membuka ruang seluas-luasnya untuk kolaborasi dan sinergi, agar setiap program yang dijalankan dapat saling menguatkan dan memberikan dampak yang lebih luas serta berkelanjutan bagi warga Sleman," kata Harda.
Harda juga mengajak UII untuk terus menyelaraskan program dengan strategi pemerintah kabupaten, khususnya dalam pengentasan kemiskinan dan peningkatan kualitas hunian.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, inisiatif UII dalam melaksanakan program bedah rumah dan penyaluran bantuan sosial pada peringatan Milad ke-83 bukan hanya memperlihatkan kepedulian sosial, tetapi juga menegaskan peran perguruan tinggi sebagai agen perubahan sosial yang aktif. Kolaborasi dengan pemerintah dan lembaga sosial seperti Lazis UNISIA menunjukkan sinergi yang efektif antara institusi pendidikan dan pemangku kepentingan lain dalam mengatasi permasalahan sosial secara langsung.
Kegiatan ini juga menjadi contoh nyata bagaimana pemberdayaan masyarakat bisa menjadi fokus utama, bukan hanya sekadar pemberian bantuan material. Dengan pendampingan berkelanjutan yang dijanjikan Lazis UNISIA, diharapkan penerima manfaat mampu meningkatkan kualitas hidupnya secara mandiri.
Ke depan, pembaca perlu mengamati bagaimana program ini akan dikembangkan dan diintegrasikan dalam program sosial lain di Sleman, terutama dalam konteks pengentasan kemiskinan yang berkelanjutan. Program semacam ini bisa menjadi model bagi perguruan tinggi lain dalam mengoptimalkan pengabdian masyarakat secara terukur dan berdampak luas.
Dengan semangat pemberdayaan dan kolaborasi yang kuat, UII telah menegaskan perannya tidak hanya sebagai institusi pendidikan, tetapi juga sebagai penggerak kesejahteraan sosial di wilayah sekitarnya.
Simak terus perkembangan program sosial UII dan inisiatif pengabdian masyarakat lainnya untuk mendapatkan gambaran lengkap tentang kontribusi perguruan tinggi dalam pembangunan sosial di Indonesia.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0