Trump Cemooh Spanyol dan Inggris Soal Penolakan Bantu AS Serang Iran

Mar 6, 2026 - 13:30
 0  4
Trump Cemooh Spanyol dan Inggris Soal Penolakan Bantu AS Serang Iran

Donald Trump melontarkan kritik keras kepada dua sekutu utama Amerika Serikat, yakni Spanyol dan Inggris, karena menolak memberikan dukungan militer dalam rencana serangan AS terhadap Iran. Penolakan ini memicu kemarahan Trump, yang bahkan menyebut Spanyol sebagai "pecundang" dan menyatakan kekecewaan besar terhadap Inggris.

Ad
Ad

Penolakan Spanyol dan Inggris Soal Pangkalan Militer

Spanyol menolak meminjamkan dua pangkalan militernya yang strategis, yaitu Rota dan Moron de la Fontera, kepada AS untuk digunakan dalam operasi militer terhadap Iran. Sementara Inggris juga tidak memberikan izin penggunaan pangkalan militernya untuk tujuan tersebut.

Kekecewaan Trump terhadap keputusan ini sangat jelas, bahkan dalam sebuah wawancara telepon yang dikutip dari Memo, ia menegaskan,

"Kita memiliki banyak pemenang, tetapi Spanyol adalah pecundang, dan Inggris sangat mengecewakan."

Selain itu, Trump melanjutkan kritiknya dengan menyinggung hubungan Spanyol dengan NATO, menyebut negara itu "satu-satunya yang bermusuhan dengan NATO" karena menolak membayar iuran pertahanan sebesar 5 persen dari PDB.

Kritik Personal Trump kepada Spanyol dan Inggris

Trump tidak hanya mengkritik secara diplomatis, tetapi juga menyerang secara pribadi. Ia menyebut Spanyol sebagai negara yang tidak menjadi pemain tim dan menegaskan bahwa AS tidak akan menjadi bagian dari "tim" dengan Spanyol. Pernyataan ini menunjukkan ketegangan yang cukup dalam antara AS dan Spanyol terkait isu militer dan pertahanan.

Untuk Inggris, Trump menilai Perdana Menteri Keir Starmer tidak menunjukkan sikap kepemimpinan yang kuat, bahkan dibandingkan dengan figur legendaris Inggris, Winston Churchill. Dalam percakapan pribadi yang bocor, Trump menyebut,

"Ya, dia bukan Winston Churchill, biar saya katakan seperti itu."

Kemarahan Trump berakar dari keputusan Inggris yang menolak memberikan akses pangkalan militer untuk operasi terhadap Iran. Starmer menyarankan agar solusi terbaik adalah negosiasi dengan Iran untuk mencegah pengembangan senjata nuklir, pendekatan yang bertentangan dengan strategi militer AS.

Dampak Penolakan dan Reaksi Trump

Trump merasa bahwa Inggris seharusnya mendukung AS tanpa keraguan agar misi militer dapat berjalan lancar. Ia menyatakan,

"Itu sangat mengecewakan, kinerjanya, terkait dengan serangan besar-besaran kita terhadap negara yang bermusuhan. Dia seharusnya memberi kita, tanpa pertanyaan atau keraguan, hal-hal seperti pangkalan di mana kita dapat menggunakan yang lain."

Meskipun mengaku bersahabat dengan Starmer, Trump tak bisa menyembunyikan rasa kecewanya,

"Saya sangat terkejut dengan Keir. Sangat kecewa. Saya akur dengannya. Tapi dia, terkadang dia tidak melakukan hal-hal yang seharusnya dia lakukan."

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kritik terbuka Donald Trump terhadap Spanyol dan Inggris bukan hanya soal akses pangkalan militer, tetapi mencerminkan ketegangan geopolitik yang lebih luas di antara sekutu tradisional Barat. Penolakan Spanyol dan Inggris menunjukkan sikap yang lebih berhati-hati terhadap eskalasi militer di Timur Tengah, terutama mengingat risiko konflik yang dapat meluas.

Selain itu, kritik Trump yang menyinggung hubungan Spanyol dengan NATO mengangkat isu pembagian beban pertahanan yang selama ini sering menjadi sumber ketegangan antar anggota aliansi. Dalam konteks ini, pernyataan Trump yang keras berpotensi memperdalam perpecahan dan menimbulkan keraguan atas solidaritas militer di antara negara-negara Barat.

Ke depan, penting untuk mengamati apakah ketegangan ini akan mempengaruhi kerja sama militer dan diplomatik AS dengan Eropa, khususnya dalam menghadapi tantangan keamanan global. Sikap Inggris di bawah Starmer yang mengutamakan dialog dan negosiasi juga mungkin menjadi refleksi perubahan kebijakan luar negeri yang lebih pragmatis dibandingkan era sebelumnya.

Kesimpulan

Penolakan Spanyol dan Inggris untuk memfasilitasi operasi militer AS terhadap Iran telah memicu respons keras dari Donald Trump yang mengkritik kedua negara secara terbuka dan pribadi. Ketegangan ini menyoroti perbedaan pendekatan dalam hubungan internasional dan keamanan global antar sekutu Barat. Masyarakat internasional perlu mencermati perkembangan ini karena berpotensi mempengaruhi dinamika politik dan keamanan di kawasan Timur Tengah maupun hubungan transatlantik.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad