Kemitraan Strategis RI-Korsel Perkuat Posisi Indonesia di Pertahanan dan Teknologi AI

Apr 24, 2026 - 17:20
 0  6
Kemitraan Strategis RI-Korsel Perkuat Posisi Indonesia di Pertahanan dan Teknologi AI

Kemitraan strategis antara Indonesia dan Korea Selatan di bidang pertahanan, kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI), keamanan siber, dan pengembangan sumber daya manusia (SDM) menjadi salah satu langkah penting dalam memperkuat posisi Indonesia di kancah keamanan dan teknologi global, khususnya di kawasan Indo-Pasifik.

Ad
Ad

Menurut pakar pertahanan dan hubungan internasional dari Binus University, Curie Maharani, Ph.D, kerja sama ini memiliki arti strategis yang signifikan. Pernyataan ini disampaikan dalam acara pembukaan Lomba Menulis yang digelar oleh Indonesia Strategic and Defence Studies (ISDS) dengan tema "Kemitraan Strategis RI-Korsel 2026: Pertahanan, AI, dan Pengembangan SDM" di Jakarta, Kamis (23/4/2026).

"Meski Indonesia dan Korsel sama-sama bukan negara inovator teknologi pertahanan, Korsel bernilai strategis bagi Indonesia sebagai penyuplai, pemadu utama, dan kolaborator norma," ujar Curie Maharani, yang juga merupakan doktor lulusan Cranfield University, Inggris.

Potensi Kerja Sama Strategis RI-Korsel

Curie menjelaskan bahwa dari perspektif kepentingan nasional Indonesia, kemitraan strategis dengan Korea Selatan menawarkan beberapa potensi utama:

  • Sumber akses teknologi standar Barat melalui peran Korea Selatan sebagai negara penyalur teknologi kelas dunia, yang memungkinkan Indonesia mendapatkan teknologi mutakhir dari tangan kedua.
  • Peluang pengembangan rantai suplai dalam industri pertahanan global, di mana Korea Selatan sebagai raksasa baru industri pertahanan membutuhkan mitra berdaya saing, dan Indonesia bisa mengisi posisi tersebut.
  • Konvergensi nilai kedua negara yang menekankan penggunaan AI bertanggung jawab di sektor pertahanan, sebuah aspek penting dalam menghadapi tantangan keamanan modern.

"Indonesia perlu menyusun strategi yang tepat untuk memaksimalkan potensi kemitraan dengan Korsel tersebut," tambah Curie, yang juga menjadi salah satu juri dalam lomba menulis ISDS tersebut. Juri lainnya berasal dari ISDS dan Direktur Jenderal Asia Pasifik dan Afrika (Aspasaf) Kementerian Luar Negeri RI, Santo Darmosumarto.

Kerja Sama Pertahanan dan Teknologi: Tantangan dan Peluang

Gambar ilustrasi yang menunjukkan Kolonel Pnb Ferrel Rigonald, pilot dari TNI Angkatan Udara, menerbangkan prototipe jet tempur generasi 4,5 KF-21 Boramae dalam sesi uji terbang di Lanud Sacheon, Korea Selatan (Juni 2025), menegaskan komitmen kedua negara dalam kerja sama pertahanan yang konkret dan berkelanjutan.

Penting untuk dicatat bahwa Korea Selatan kini menjadi salah satu kekuatan industri pertahanan dunia yang berkembang cepat, dengan produk-produk yang diekspor ke berbagai negara. Indonesia sebagai negara berkembang memiliki peluang besar untuk meningkatkan kapasitas pertahanan dan teknologi melalui transfer ilmu dan kerja sama produksi bersama.

Selain itu, pengembangan human capital di bidang teknologi canggih seperti AI dan keamanan siber menjadi kunci agar Indonesia tidak hanya menjadi konsumen teknologi, tapi juga pengembang aktif di masa depan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kemitraan strategis ini bukan sekadar soal pertukaran teknologi atau alat pertahanan, melainkan sebuah game-changer bagi posisi geopolitik dan keamanan nasional Indonesia. Dengan meningkatnya ketegangan di kawasan Indo-Pasifik, memiliki mitra strategis seperti Korea Selatan yang memiliki kapabilitas teknologi tinggi dan nilai-nilai yang sejalan dalam penggunaan AI sangat krusial.

Satu hal yang patut diwaspadai adalah bagaimana Indonesia dapat mengelola kemitraan ini dengan cerdas agar tidak hanya menjadi pasar teknologi, tetapi juga menjadi bagian dari ekosistem inovasi global. Hal ini membutuhkan strategi jangka panjang yang melibatkan pemerintah, industri, dan akademisi untuk memaksimalkan manfaat transfer teknologi dan pengembangan SDM.

Ke depan, publik dan pemangku kepentingan harus mengawasi implementasi kerja sama ini agar tidak hanya berhenti pada perjanjian formal, tetapi juga menghasilkan kemajuan nyata dalam kemampuan pertahanan dan teknologi nasional.

Untuk informasi lebih lengkap dan detail terkait kemitraan strategis ini, bisa mengakses sumber resmi melalui SINDOnews dan berita terkini dari Kompas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad