10 Update Perang Israel-AS Vs Iran, Trump Ancam Hancurkan Iran Secara Total

Mar 8, 2026 - 01:30
 0  6
10 Update Perang Israel-AS Vs Iran, Trump Ancam Hancurkan Iran Secara Total

Konflik antara Israel dan Amerika Serikat (AS) melawan Iran kembali meningkat tajam di awal Maret 2026. Presiden AS Donald Trump mengeluarkan ancaman keras untuk melancarkan serangan militer masif yang dapat menghancurkan Iran secara total. Situasi ini membuat ketegangan di Timur Tengah semakin memanas dan berpotensi meluas ke negara-negara lain di kawasan serta berdampak global.

Ad
Ad

1. Ancaman Militer Terbaru dari Trump

Dalam unggahan di platform media sosial Truth Social pada Sabtu (7/3/2026), Trump memperingatkan bahwa serangan militer AS terhadap Iran akan jauh lebih besar dari sebelumnya. Ia menyebut operasi ini akan menargetkan wilayah dan kelompok yang selama ini belum tersentuh, sebagai respons atas "perilaku buruk" Iran.

"Hari ini Iran akan dipukul sangat keras!" tulis Trump. "Di bawah pertimbangan serius untuk kehancuran total dan kematian pasti."

Pernyataan ini menandai perubahan strategi AS dari sekadar serangan balasan menjadi opsi total destruction terhadap aset vital Iran.

2. Sirene Serangan Udara Meraung di Yerusalem

Situasi di Israel juga semakin genting. Sirene serangan udara meraung-raung di Yerusalem, menandai gelombang serangan yang telah berlangsung selama 24 jam terakhir. Setidaknya enam peringatan serangan udara telah dikeluarkan, sementara ledakan terdengar keras di beberapa area. Hal ini menunjukkan eskalasi langsung konflik di wilayah inti Israel.

3. Gelombang Serangan 80 Jet Tempur ke Iran

Israel melancarkan serangan udara besar-besaran menggunakan 80 jet tempur ke kota Teheran dan Isfahan. Sasaran utama adalah akademi Garda Revolusi Iran yang diklaim sebagai pusat aset darurat militer. Akibat serangan gabungan Israel dan AS ini, pejabat setempat melaporkan sedikitnya delapan orang tewas.

4. Bandara Dubai Lumpuh Sementara

Bandara Dubai, bandara tersibuk untuk lalu lintas internasional, terpaksa menangguhkan operasinya pada hari Sabtu akibat adanya intersepsi pertahanan udara yang terkait dengan serangan dari Iran. Penutupan ini berdampak besar pada konektivitas penerbangan internasional dan ekonomi regional sebelum akhirnya operasional sebagian dibuka kembali.

5. Liga Arab Gelar Rapat Darurat

Menyikapi eskalasi konflik, Menteri Luar Negeri Liga Arab dijadwalkan mengadakan pertemuan darurat melalui konferensi video pada Minggu (8/3/2026). Rapat ini diminta oleh Kuwait, Arab Saudi, Qatar, Oman, Yordania, dan Mesir untuk membahas dampak dan strategi mengatasi serangan Iran di wilayah negara-negara Arab.

6. Peringatan Keras dari Arab Saudi

Pangeran Khalid bin Salman, Menteri Pertahanan Arab Saudi, mendesak Iran agar menghindari "salah perhitungan" yang bisa memperburuk situasi. Saudi mengklaim telah menggagalkan peluncuran rudal dan serangan drone yang menargetkan pangkalan militer AS serta ladang minyak utama di wilayahnya.

7. Serangan Garda Revolusi ke Tanker Minyak

Garda Revolusi Iran mengonfirmasi serangan menggunakan drone peledak terhadap kapal tanker minyak bernama "Prima" yang melintas di Selat Hormuz. Iran menuduh kapal tersebut mengabaikan peringatan larangan lalu lintas di wilayah strategis tersebut. Insiden ini memperkeruh situasi keamanan pelayaran internasional di Teluk Persia.

8. AS Kirim Bantuan Bom Darurat ke Israel

Departemen Luar Negeri AS menyetujui penjualan darurat sebanyak 12.000 selongsong bom kepada Israel pada Jumat (6/3/2026). Langkah ini bertujuan memperkuat kemampuan militer Israel menghadapi ancaman yang terus meningkat dari Iran dan sekutunya di kawasan.

9. Dampak Global: Kekacauan Meluas ke Bangladesh

Konflik Timur Tengah mulai berimbas ke negara lain. Di Bangladesh, terjadi kekacauan akibat lonjakan harga energi dan gangguan rantai pasok yang dipicu oleh ketidakstabilan di Selat Hormuz. Protes massa meletus di berbagai kota menuntut pemerintah mengatasi krisis ekonomi akibat perang ini.

10. Sikap Tegas Presiden Iran

Presiden Iran, Masoud Pezeshkian, menegaskan negaranya tidak akan menyerah kepada tekanan Israel maupun AS. Ia menyampaikan permintaan maaf kepada negara tetangga atas dampak dari serangan Iran, namun menegaskan Iran hanya akan menyerang jika wilayahnya diserang terlebih dahulu.

"Tidak ada serangan ke negara tetangga kecuali serangan berasal dari wilayah tersebut," tegas Pezeshkian.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, eskalasi konflik yang melibatkan serangan udara masif Israel-AS dan ancaman penghancuran total Iran dari Donald Trump merupakan titik kritis yang bisa memperbesar perang di Timur Tengah menjadi konflik regional atau bahkan global. Langkah agresif AS ini berisiko memicu reaksi berantai dari berbagai aktor militer dan politik di kawasan, termasuk kelompok militan yang selama ini berafiliasi dengan Iran.

Kemungkinan besar, meningkatnya kekerasan ini akan menimbulkan tekanan internasional yang kuat untuk negosiasi damai, namun jalan menuju itu masih sangat terjal karena kedua belah pihak menunjukkan sikap keras kepala. Selain itu, dampak ekonomi global, khususnya di sektor energi, sudah mulai terlihat dan berpotensi memicu krisis yang lebih luas.

Kita perlu mengawasi bagaimana respons Liga Arab dan negara-negara besar lainnya dalam beberapa hari ke depan, serta apakah ada upaya diplomatik yang bisa meredakan ketegangan. Perkembangan selanjutnya akan sangat menentukan stabilitas kawasan dan keamanan global di tahun 2026.

Tetap ikuti update terbaru konflik Israel-AS vs Iran hanya di sini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad