Pemeriksaan Ketat Hewan Kurban Malang 2026: Pastikan Daging Aman dan Sehat

May 16, 2026 - 10:15
 0  3
Pemeriksaan Ketat Hewan Kurban Malang 2026: Pastikan Daging Aman dan Sehat

Menjelang Hari Raya Idul Adha 2026, Dispangtan Kota Malang melakukan pemeriksaan ketat terhadap hewan kurban untuk menjamin bahwa daging yang dikonsumsi masyarakat benar-benar aman, sehat, utuh, dan halal. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemerintah kota dalam menghindari risiko kesehatan yang dapat timbul akibat konsumsi daging hewan kurban yang tidak layak.

Ad
Ad

Pemeriksaan Dua Tahap untuk Jaminan Kesehatan Hewan Kurban

Menurut Kepala Dispangtan Kota Malang, Slamet Husnan, pihaknya telah menerapkan metode pemeriksaan dua lapis, yakni ante mortem (sebelum penyembelihan) dan post mortem (setelah penyembelihan). Pemeriksaan ini bertujuan memastikan bahwa hewan kurban memenuhi standar ASUH (Aman, Sehat, Utuh, dan Halal) sebelum dagingnya sampai ke tangan masyarakat.

Pemeriksaan ante mortem dilakukan jauh sebelum penyembelihan melalui pengecekan fisik yang menyeluruh. Petugas tidak hanya menilai kondisi fisik secara visual, tapi juga melakukan pengamatan terhadap perilaku, suhu tubuh, sistem pencernaan, dan nafsu makan hewan. Hal ini bertujuan mendeteksi tanda-tanda penyakit, terutama penyakit zoonosis yang berpotensi menular ke manusia.

"Kami mengecek suhu tubuh, sistem pencernaan, hingga nafsu makannya," jelas Slamet Husnan, Jumat (15/5/2026). "Jika ditemukan gejala penyakit, hewan tersebut langsung dicoret dari daftar layak kurban. Ini demi keamanan bersama."

Post Mortem: Deteksi Penyakit yang Tidak Terlihat

Setelah hewan disembelih, pemeriksaan post mortem menjadi tahap paling krusial. Petugas melakukan bedah organ dalam seperti paru-paru, jantung, limpa, dan ginjal dengan teliti di bawah sorot lampu. Tujuannya untuk mendeteksi adanya kerusakan jaringan, parasit, atau penyakit yang tidak terlihat dari luar.

Jika ditemukan kerusakan ringan pada sebagian organ, petugas akan memisahkan bagian tersebut agar tidak dikonsumsi. Namun, apabila kerusakan bersifat masif dan mengkhawatirkan, tindakan tegas berupa pemusnahan total organ dan daging terkait dilakukan untuk mencegah risiko kesehatan.

"Organ yang rusak masif akan langsung dimusnahkan total. Jangan sampai daging yang tidak sehat masuk ke sistem konsumsi masyarakat," tegas Slamet Husnan.

Kolaborasi dengan Pengurus Masjid dan Sosialisasi Masyarakat

Selain pemeriksaan teknis, Dispangtan Kota Malang juga aktif melakukan sosialisasi kepada pengurus masjid dan takmir di seluruh kota. Pendekatan ini bertujuan agar proses kurban berjalan sesuai standar kesehatan dan keagamaan yang berlaku, serta masyarakat semakin sadar akan pentingnya memilih hewan kurban yang sehat.

Langkah ini juga menjadi bentuk kolaborasi antara pemerintah dan masyarakat dalam menjaga kualitas dan keamanan daging kurban selama perayaan Idul Adha.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, upaya ketat pemeriksaan ante mortem dan post mortem yang dilakukan Dispangtan Kota Malang menunjukkan keseriusan pemerintah dalam mengantisipasi potensi penyakit yang dapat berbahaya bagi masyarakat. Langkah ini tidak hanya sekadar formalitas, melainkan sebuah mekanisme penting yang menjaga kesehatan publik dari ancaman zoonosis dan kerusakan organ dalam hewan kurban.

Ke depan, model pemeriksaan dua lapis ini bisa menjadi standar baru yang diadopsi oleh daerah lain demi mengoptimalkan keamanan pangan saat Idul Adha. Pengawasan ketat juga mendorong para penjual hewan kurban untuk lebih transparan dan bertanggung jawab terhadap kualitas hewan yang dijual.

Yang perlu menjadi perhatian, sosialisasi kepada pengurus masjid dan masyarakat harus terus ditingkatkan agar kesadaran tentang pentingnya hewan kurban sehat tersebar luas. Kolaborasi aktif antara pemerintah, pengurus masjid, dan masyarakat menjadi kunci agar tradisi berkurban di Indonesia tetap suci, sehat, dan berkah.

Untuk informasi lebih lengkap dan update terkini, Anda dapat mengakses langsung laporan resmi melalui SuaraMalang.id serta situs berita terpercaya lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad