Bank Asing Jual Dolar AS di Rp 17.300, Rupiah Dekati Rp 17.000

Mar 9, 2026 - 17:00
 0  2
Bank Asing Jual Dolar AS di Rp 17.300, Rupiah Dekati Rp 17.000

Jakarta, CNBC Indonesia – nilai tukar rupiah kembali melemah mendekati level Rp17.000 per dolar Amerika Serikat (AS) pada perdagangan Senin (9/3/2026). Mata uang Indonesia ini dibuka dengan pelemahan sebesar 0,47% ke posisi Rp16.980/US$. Tren pelemahan rupiah ini berlanjut dari penutupan pekan lalu yang juga melemah 0,15% ke level Rp16.900/US$.

Ad
Ad

Pelemahan rupiah ini menjadi perhatian pelaku pasar, terutama karena bank-bank asing di Indonesia sudah mulai menjual dolar AS dengan harga di atas Rp17.000. Bahkan, beberapa bank mencatatkan angka jual dolar hingga Rp17.305 per dolar AS, menandai tekanan kuat pada nilai tukar rupiah.

Kurs Dolar di Bank Nasional dan Bank Asing

Berikut ini adalah rincian kurs dolar AS di beberapa bank nasional dan asing terkemuka di Indonesia per Senin (9/3/2026):

  • Bank Central Asia (BCA) – Pukul 11.15 WIB:
    • E-Rate Beli: Rp16.965, Jual: Rp16.985
    • TT Counter Beli: Rp16.850, Jual: Rp17.150
    • Bank Notes Beli: Rp16.850, Jual: Rp17.150
  • Bank Mandiri – Pukul 11.33 WIB:
    • Special Rate Beli: Rp16.960, Jual: Rp16.990
    • TT Counter Beli: Rp16.760, Jual: Rp17.020
    • Bank Notes Beli: Rp16.720, Jual: Rp17.020
  • Bank Negara Indonesia (BNI) – Pukul 11.35 WIB:
    • Special Rates Beli: Rp16.964, Jual: Rp16.984
    • TT Counter Beli: Rp16.830, Jual: Rp17.130
    • Bank Notes Beli: Rp16.830, Jual: Rp17.130
  • Bank Rakyat Indonesia (BRI) – Pukul 11.22 WIB:
    • E-Rate Beli: Rp16.963, Jual: Rp16.988
    • TT Counter Beli: Rp16.899, Jual: Rp17.099
  • HSBC Indonesia – Pukul 09.03 WIB:
    • Transfer rates Beli: Rp16.780, Jual: Rp17.230
    • Banknote rates Beli: Rp16.705, Jual: Rp17.305
  • MUFG Bank Jakarta Branch – Pukul 09.32 WIB:
    • TTB: Rp16.650
    • TTS: Rp17.250
  • UOB Indonesia – Pukul 08.23 WIB:
    • Beli: Rp16.666
    • Jual: Rp17.192
  • CIMB Niaga – Pukul 11.30 WIB:
    • Kurs valas Beli: Rp16.960, Jual: Rp16.975
    • Kurs converter Beli: Rp16.960, Jual: Rp16.975

Faktor Penyebab Pelemahan Rupiah

Pelemahan rupiah kali ini dipengaruhi oleh kombinasi faktor global dan domestik. Kenaikan imbal hasil obligasi AS dan ketidakpastian ekonomi global membuat investor asing lebih berhati-hati, sehingga ada tekanan jual terhadap aset berdenominasi rupiah.

Selain itu, kekhawatiran mengenai kondisi ekonomi global dan potensi kenaikan suku bunga di Amerika Serikat membuat permintaan dolar AS meningkat. Hal ini memengaruhi rupiah yang terdepresiasi terhadap dolar AS.

Reaksi Bank dan Pelaku Pasar

Bank-bank di Indonesia, terutama bank asing yang beroperasi di sini, merespons pelemahan rupiah dengan menaikkan harga jual dolar mereka. Harga jual dolar yang mencapai lebih dari Rp17.200 hingga Rp17.300 menunjukkan ekspektasi bahwa rupiah akan terus melemah dalam waktu dekat.

Hal ini juga berdampak pada transaksi harian dan strategi hedging perusahaan yang membutuhkan dolar AS, serta menjadi perhatian bagi pemerintah dan Bank Indonesia dalam menjaga stabilitas nilai tukar.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, tren pelemahan rupiah yang berlanjut dan harga jual dolar yang menembus Rp17.300 di bank asing mengindikasikan adanya tekanan eksternal yang signifikan yang belum terserap penuh oleh pasar domestik. Ini bukan hanya soal fluktuasi nilai tukar jangka pendek, tapi juga sinyal bahwa sentimen global sedang kurang mendukung mata uang emerging markets seperti rupiah.

Bank asing yang lebih cepat menaikkan kurs jual dolar mereka dibanding bank nasional menunjukkan perbedaan strategi manajemen risiko dan ekspektasi mereka terhadap pergerakan rupiah ke depan. Langkah ini bisa mempercepat tekanan jual rupiah di pasar spot dan valas, sehingga pemerintah dan Bank Indonesia perlu waspada dan mungkin mempertimbangkan intervensi yang lebih agresif.

Ke depan, pelaku pasar harus mengamati keputusan kebijakan moneter global, terutama dari Federal Reserve AS, serta perkembangan ekonomi domestik yang bisa memengaruhi stabilitas rupiah. Perkembangan ini juga menjadi pengingat pentingnya diversifikasi dan manajemen risiko bagi perusahaan dan investor yang beroperasi di Indonesia.

Terus pantau update kurs dolar dan berita ekonomi terkini agar bisa mengambil langkah finansial yang tepat di tengah volatilitas pasar saat ini.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad