Harga Minyak Bisa Turun Cepat Jika Ancaman Nuklir Iran Berakhir, Kata Trump

Mar 9, 2026 - 19:10
 0  12
Harga Minyak Bisa Turun Cepat Jika Ancaman Nuklir Iran Berakhir, Kata Trump

Presiden Amerika Serikat Donald Trump menyampaikan keyakinannya bahwa harga minyak dunia dapat turun dengan cepat jika ancaman nuklir yang berasal dari Iran berakhir. Pernyataan ini muncul di tengah kenaikan harga minyak yang cukup signifikan akibat ketegangan geopolitik di kawasan Timur Tengah.

Ad
Ad

Kenaikan Harga Minyak Akibat Konflik Timur Tengah

Harga minyak dunia melonjak tajam pada Senin, 9 Maret 2026, mencapai level tertinggi sejak Juli 2022. Lonjakan tersebut dipicu oleh konflik yang semakin meluas antara Amerika Serikat dan Israel melawan Iran, yang mengancam pasokan energi dari kawasan yang strategis, khususnya jalur Selat Hormuz.

Harga minyak Brent naik hingga US$15,24 atau 16,4% menjadi US$107,93 per barel, bahkan sempat menyentuh US$111,04 per barel. Sementara itu, minyak mentah West Texas Intermediate (WTI) AS naik US$16,50 atau 18,2% menjadi US$107,40 per barel dengan puncak harga di US$111,24 per barel.

Kenaikan harga ini juga bertepatan dengan terpilihnya Mojtaba Khamenei sebagai pemimpin tertinggi baru Iran, yang menambah ketidakpastian di pasar minyak global.

Trump: Ancaman Nuklir Iran Kunci Penurunan Harga Minyak

Donald Trump berpendapat bahwa harga minyak saat ini sebenarnya tidak terlalu tinggi dibandingkan risiko yang harus dihadapi oleh Amerika Serikat dan dunia demi menjaga keamanan dan perdamaian. Menurut Trump, jika Iran menyerah dan ancaman nuklirnya berakhir, harga minyak akan segera turun drastis.

"Harga minyak akan turun dengan cepat ketika ancaman nuklir Iran berakhir. Kenaikan harga tersebut adalah harga yang sangat kecil untuk dibayar bagi AS, dan dunia, demi Keamanan dan Perdamaian," ujar Trump, dikutip dari Reuters.

Keputusan Perang dan Kerja Sama AS-Israel

Trump menegaskan bahwa hingga saat ini dirinya belum berniat mengendurkan serangan terhadap Iran. Penentuan kapan perang berakhir akan menjadi keputusan bersama antara Amerika Serikat dan Perdana Menteri Israel, Benjamin Netanyahu.

"Saya pikir itu keputusan bersama [AS dan Israel] sampai batas tertentu. Kami terus berdiskusi. Saya akan membuat keputusan pada waktu yang tepat, tetapi semua pertimbangan akan diperhitungkan," kata Trump kepada Times of Israel.

Trump juga menegaskan bahwa Iran merupakan ancaman serius bagi Israel dan kawasan sekitarnya. Ia mengklaim bahwa AS dan Israel telah berhasil menghancurkan kekuatan Iran yang mengancam Israel.

"Iran akan menghancurkan Israel dan wilayah di sekitarnya. Kami bekerja sama. Kami telah menghancurkan sebuah negara yang ingin menghancurkan Israel," tambah Trump.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pernyataan Trump ini bukan hanya soal harga minyak, tetapi juga menggambarkan bagaimana geopolitik Timur Tengah tetap menjadi faktor utama dalam menentukan stabilitas pasar energi global. Konflik yang melibatkan Iran, AS, dan Israel tidak hanya berdampak langsung pada harga minyak, tetapi juga memengaruhi kebijakan energi dan keamanan dunia.

Lebih jauh, keyakinan Trump bahwa harga minyak akan turun drastis setelah ancaman nuklir Iran berakhir menunjukkan pendekatan keras yang diambil oleh AS dalam menghadapi Iran. Namun, risiko eskalasi konflik juga berpotensi memicu ketidakpastian pasar yang lebih besar lagi.

Ke depan, publik dan pelaku pasar harus mencermati setiap perkembangan diplomasi dan militer di kawasan ini, karena setiap perubahan politik di Iran maupun keputusan AS dan Israel akan langsung berdampak pada harga minyak dunia dan ekonomi global.

Simak terus perkembangan terbaru agar tidak ketinggalan informasi penting mengenai dinamika harga minyak dan situasi Timur Tengah yang terus berubah.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad