Buka Puasa Bersama dan Risiko GERD: Hindari Kebiasaan Makan Berlebihan Saat Bukber

Mar 9, 2026 - 20:23
 0  3
Buka Puasa Bersama dan Risiko GERD: Hindari Kebiasaan Makan Berlebihan Saat Bukber

Buka puasa bersama atau yang biasa dikenal dengan bukber menjadi tradisi yang sangat dinanti selama bulan Ramadan. Momen ini tidak hanya untuk menikmati hidangan lezat, tapi juga mempererat silaturahmi antara keluarga, teman, dan rekan kerja. Namun, jangan sampai kebiasaan makan berlebihan saat bukber justru berakibat buruk bagi kesehatan.

Ad
Ad

Risiko Makan Berlebihan Saat Bukber dan Penyakit GERD

Menteri Kesehatan Republik Indonesia, Budi Gunadi Sadikin, mengingatkan bahwa kebiasaan langsung mengonsumsi banyak makanan dalam waktu singkat begitu adzan Magrib berkumandang dapat memberikan beban berat pada lambung. Setelah seharian berpuasa, lambung kosong dan tiba-tiba harus mencerna makanan dalam jumlah besar, kondisi ini dapat memicu Gastroesophageal Reflux Disease (GERD), yang kini dikenal sebagai salah satu penyakit Gen Z.

"Bukber bagus buat silaturahmi, tapi bisa jadi tidak sehat kalau kita langsung makan banyak sekaligus dalam waktu singkat," ujar Budi Gunadi Sadikin.

GERD terjadi ketika asam lambung naik ke kerongkongan, menimbulkan sensasi panas di dada, nyeri ulu hati, dan ketidaknyamanan di tenggorokan. Kebiasaan makan berlebihan saat berbuka juga biasanya disertai konsumsi menu tinggi gula, karbohidrat, gorengan, dan makanan berlemak yang sulit ditolak.

Dampak Negatif Kebiasaan Bukber yang Kurang Sehat

Kombinasi makanan tersebut tidak hanya membuat perut terasa penuh dan begah, tetapi juga membuat tubuh menjadi berat dan mengantuk. Kondisi ini sering mengganggu aktivitas ibadah selanjutnya, seperti salat Tarawih.

"Perut jadi begah dan badan jadi berat. Ini nanti akan membuat kita ngantuk, sehingga saat salat Tarawih sudah pasti tidak fokus mendengarkan ustaz," jelas Menkes.

Oleh karena itu, menjaga asupan saat berbuka sangat penting agar energi tetap terjaga dan ibadah Ramadan dapat berjalan lancar.

Cara Berbuka Puasa yang Sehat dan Aman

Menkes Budi mengajak masyarakat untuk meluruskan niat berpuasa, yaitu menahan hawa nafsu termasuk dalam hal makan. Ia menekankan pentingnya menjaga pola makan yang sehat agar tubuh tetap bugar dan ibadah optimal selama Ramadan.

Beberapa tips berbuka puasa secara sehat yang disarankan adalah:

  • Berbuka secara bertahap, dimulai dengan minum air putih dan mengonsumsi makanan ringan seperti kurma.
  • Setelah salat Magrib, baru dilanjutkan dengan makanan utama yang seimbang.
  • Menghindari konsumsi makanan berlemak dan minuman manis berlebihan.
  • Makan dengan porsi yang cukup dan tidak berlebihan agar lambung tidak kaget.

Dengan pola makan teratur dan perhatian terhadap kualitas makanan saat bukber, masyarakat tetap dapat menikmati momen kebersamaan tanpa mengorbankan kesehatan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, peringatan Menkes Budi Gunadi Sadikin soal risiko GERD akibat kebiasaan makan berlebihan saat buka puasa bersama sangat relevan dengan gaya hidup masyarakat kini, khususnya generasi muda yang sering mengabaikan pola makan sehat. Penyakit GERD yang disebut sebagai "penyakit Gen Z" sebenarnya merupakan tanda bahwa pola makan dan gaya hidup sudah perlu diperhatikan lebih serius.

Selain itu, kebiasaan konsumsi makanan tinggi gula dan lemak saat bukber juga berpotensi memicu masalah kesehatan jangka panjang seperti obesitas dan diabetes yang saat ini meningkat prevalensinya di Indonesia. Oleh karena itu, edukasi pola makan sehat selama Ramadan harus terus digalakkan, bukan hanya dari sisi keagamaan tapi juga kesehatan.

Ke depan, masyarakat perlu lebih sadar bahwa nikmatnya buka puasa bersama tidak harus diiringi dengan konsumsi berlebihan. Menjaga kesehatan lambung dan pencernaan adalah kunci agar ibadah Ramadan dapat berjalan lancar tanpa gangguan kesehatan. Redaksi mengajak pembaca untuk menerapkan pola berbuka puasa sehat dan mengedukasi lingkungan sekitar agar tradisi bukber tetap bermakna dan bermanfaat.

Dengan demikian, mari kita sambut Ramadan dengan semangat memperbaiki diri, termasuk dari segi pola makan, agar tubuh tetap fit menjalani ibadah dan aktivitas sehari-hari.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad