Kesal Kalah dari Groningen, Maarten Paes Sindir Rekan Setim Ajax Amsterdam
Maarten Paes menunjukkan rasa kecewa mendalam setelah Ajax Amsterdam kalah telak dari FC Groningen dengan skor 1-3 dalam lanjutan Liga Belanda 2025-2026. Kekalahan ini terjadi pada pertandingan pekan ke-26 yang digelar di Stadion Euroborg, Groningen, Sabtu 7 Maret 2026 malam WIB.
Kekalahan Membuat Paes Sindir Rekan Setimnya
Bermain sebagai tim tamu, Ajax langsung mendapat tekanan sejak menit awal. Tuan rumah FC Groningen berhasil mencetak gol cepat pada menit ke-6 melalui Thom Van Bergen. Meski Ajax mampu menyamakan kedudukan lewat gol Davy Klaassen pada menit ke-30, dominasi tim tuan rumah kembali terlihat di babak kedua.
FC Groningen mencetak dua gol tambahan pada menit ke-65 dan 72 lewat Oskar Zawada yang membuat skor akhir menjadi 3-1. Kekalahan ini menambah catatan buruk Ajax yang belum pernah menang dalam tiga pertandingan terakhir mereka.
Paes Kritik Mental dan Semangat Ajax
Usai pertandingan, kiper Timnas Indonesia ini mengungkapkan kekecewaannya terhadap sikap dan semangat tim yang dinilai menyerah setelah kebobolan gol kedua. Ia menilai seharusnya Ajax bisa lebih berjuang dan membalas serangan, bukan malah kehilangan motivasi.
"Anda harus bertanggung jawab di saat senang maupun susah. Setelah kami tertinggal 2-1, kami sama sekali tidak menunjukkan bahwa kami adalah sebuah tim," ujar Paes kepada Voetbalzone, Selasa (10/3/2026).
Pernyataan Paes tersebut menyiratkan sindiran kepada rekan-rekan setimnya yang dianggap kurang berkorban dan kehilangan semangat juang saat situasi sulit.
Faktor Kekalahan dan Dampak untuk Ajax
- Kesulitan Bertahan: Ajax gagal mengantisipasi serangan cepat Groningen sejak awal.
- Kurangnya Motivasi: Terlihat jelas saat gol kedua Groningen, Ajax kehilangan daya juang.
- Penurunan Performa: Tiga pertandingan tanpa kemenangan mengindikasikan masalah konsistensi tim.
Situasi ini menjadi alarm bagi manajemen dan pelatih Ajax untuk segera mengevaluasi kondisi pemain dan strategi yang diterapkan agar tidak terpuruk lebih dalam di klasemen Liga Belanda.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, sindiran Maarten Paes bukan sekadar ekspresi frustrasi pribadi, melainkan cerminan masalah mendalam yang tengah dialami Ajax Amsterdam. Kegagalan mempertahankan semangat juang saat tertinggal mencerminkan lemahnya kepemimpinan dan kedisiplinan dalam skuad. Ini dapat berdampak buruk pada moral tim secara keseluruhan jika tidak segera ditangani.
Selain itu, situasi ini juga menunjukkan pentingnya karakter pemain yang tidak hanya mengandalkan kemampuan teknis, tetapi juga mental bertanding yang kuat. Ajax yang terkenal dengan tradisi pemain muda berbakat perlu mengimbanginya dengan mentalitas juara dan pengorbanan demi tim.
Ke depannya, fans dan pengamat sepakbola harus mengawasi bagaimana respons Ajax terhadap kekalahan ini. Apakah pelatih dapat mengembalikan semangat dan fokus para pemain ataukah masalah internal akan berlanjut dan menghambat perjalanan mereka di musim ini.
Kesimpulannya, kekalahan dari Groningen menjadi momentum penting bagi Ajax Amsterdam untuk introspeksi dan memperbaiki mental bertanding agar bisa kembali bersaing di papan atas Liga Belanda.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0