Adkasi Apresiasi ANTARA Buka Mata Publik Soal Banjir Besar Sumatera

Mar 10, 2026 - 09:10
 0  5
Adkasi Apresiasi ANTARA Buka Mata Publik Soal Banjir Besar Sumatera

Asosiasi DPRD Kabupaten Seluruh Indonesia (Adkasi) menyampaikan apresiasi mendalam kepada Perum LKBN ANTARA atas perannya dalam mengungkap dan membuka mata masyarakat luas mengenai skala dan dampak yang sangat besar dari bencana banjir yang melanda wilayah Sumatera.

Ad
Ad

Wakil Ketua Umum Adkasi, Anton Yondra, menyatakan bahwa pemberitaan ANTARA sangat membantu dalam memberikan informasi yang akurat dan membuka pemahaman publik bahwa banjir tersebut bukan hanya banjir biasa, namun membawa dampak yang luar biasa besar, termasuk korban jiwa.

"Saya melihat dan saya terima kasih salah satunya kepada ANTARA ini. Karena ANTARA, setelah media sosial, yang membuka mata masyarakat bahwa ternyata banjir Sumatera itu banjir yang luar biasa," ujar Anton dalam sebuah podcast bersama ANTARA TV di Jakarta, Senin.

Anton menambahkan bahwa pada awalnya masyarakat meremehkan bencana ini, menganggapnya sebagai banjir kecil tanpa korban jiwa. Namun, pemberitaan ANTARA yang terus memantau serta melaporkan fakta di lapangan mampu mengubah persepsi publik.

Dalam penanganan bencana, pemerintah pusat telah mengambil tindakan. Presiden Prabowo Subianto disebutkan telah mengembalikan dana transfer keuangan daerah (TKD), sementara Kementerian Dalam Negeri (Kemendagri) mengalokasikan anggaran pemulihan sebesar Rp4 miliar per kabupaten dan kota terdampak.

Meski demikian, Anton menegaskan bahwa dukungan pemerintah pusat masih sangat dibutuhkan, khususnya untuk pemulihan fasilitas publik yang rusak akibat banjir, yang membutuhkan anggaran jauh lebih besar dari dana yang telah disalurkan.

"Masih membutuhkan anggaran yang sangat besar untuk perbaikan fasilitas yang rusak, dan masyarakat kami yang mungkin hari ini banyak kehilangan keluarganya," kata Anton.

Peran Media dalam Membuka Akses Informasi Bencana

Selain Anton, Wakil Ketua DPRD Kabupaten Pekalongan, Ruben R. Prabu Faza, juga menyoroti pentingnya peran media dalam memberikan informasi yang transparan mengenai kondisi daerah saat bencana alam terjadi. Ia mencontohkan wilayah Jawa Tengah yang menghadapi banjir dan tanah longsor.

Menurut Ruben, media membantu membuka akses informasi yang memungkinkan masyarakat memahami kondisi sebenarnya, sekaligus memperkuat harapan agar infrastruktur penting segera diperbaiki.

"Dengan media ini akhirnya kan bisa membuka, akhirnya masyarakat terbuka ya. Harapan kami memang dari masyarakat tentu infrastruktur pertama itu. Karena kerusakan yang berdampak dari banjir, longsor itu, jembatan, terutama yang akses-akses vital itu, itu sampai sekarang juga belum diperbaiki," jelasnya.

Ruben berharap kehadiran Adkasi dapat menjadi suara kolektif yang didengar pemerintah pusat dalam mengatasi berbagai permasalahan di daerah yang hingga kini belum mendapatkan solusi memadai.

"Makanya dengan Adkasi ini mudah-mudahan bisa didengar lah suara kita yang di bawah dengan kekompakan Adkasi ini untuk membangun negeri bersama-sama," tuturnya.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, apresiasi Adkasi terhadap peran ANTARA dalam mengungkap kondisi banjir besar Sumatera menegaskan betapa pentingnya peran media yang kredibel dan objektif dalam menghadapi bencana alam. Pemberitaan yang akurat tidak hanya membuka mata masyarakat tentang skala bencana, tetapi juga memicu perhatian pemerintah dan pemangku kepentingan untuk segera melakukan penanganan dan pemulihan.

Selain itu, realita bahwa dana yang dialokasikan pemerintah pusat masih belum cukup untuk memperbaiki infrastruktur yang terdampak menunjukkan bahwa penanganan pasca bencana membutuhkan strategi pendanaan yang lebih besar dan terkoordinasi. Ini adalah tantangan besar yang harus menjadi fokus kebijakan ke depan agar masyarakat terdampak dapat segera pulih dan akses publik kembali normal.

Redaksi juga melihat bahwa kekompakan organisasi seperti Adkasi menjadi modal penting agar suara daerah dapat didengar di tingkat pusat. Ini bisa menjadi game-changer dalam mempercepat proses pemulihan dan pembangunan infrastruktur setelah bencana di berbagai daerah di Indonesia.

Ke depan, pembaca perlu terus mengikuti perkembangan dukungan pemerintah serta peran media dalam mengawal transparansi dan akurasi informasi bencana. Perhatian yang berkelanjutan sangat krusial agar penanganan bencana tidak hanya bersifat reaktif, tetapi juga preventif dan berkelanjutan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad