AMI Labs Yann LeCun Kumpulkan Dana $1,03 Miliar untuk Bangun World Models

Mar 10, 2026 - 15:50
 0  5
AMI Labs Yann LeCun Kumpulkan Dana $1,03 Miliar untuk Bangun World Models

AMI Labs, perusahaan baru yang didirikan oleh pemenang Turing Prize Yann LeCun setelah keluar dari Meta, berhasil mengumpulkan dana sebesar $1,03 miliar dengan valuasi pra-uang sebesar $3,5 miliar. AMI Labs fokus mengembangkan world models, yaitu kecerdasan buatan yang belajar dari dunia nyata, bukan hanya dari data bahasa.

Ad
Ad

Fokus AMI Labs pada World Models dan Potensi Masa Depan

Kategori world models saat ini masih didominasi oleh sedikit pemain dibandingkan dengan AI generatif. Namun, CEO AMI Labs, Alexandre LeBrun, memprediksi bahwa dalam waktu enam bulan ke depan, world models akan menjadi istilah yang sangat populer di dunia teknologi.

"Prakiraan saya, 'world models' akan menjadi kata kunci berikutnya. Dalam enam bulan, setiap perusahaan akan menyebut dirinya sebagai pembuat world model untuk mendapatkan pendanaan," ujar LeBrun kepada TechCrunch sambil tersenyum.

Meski demikian, LeBrun menegaskan bahwa AMI Labs memiliki perbedaan fundamental dengan pemain lain: tujuan utamanya adalah memahami dunia nyata secara mendalam. Ini memiliki aplikasi penting, terutama di bidang kesehatan, di mana AMI Labs sudah menjalin kemitraan pertama dengan Nabla, startup digital kesehatan yang dipimpin oleh LeBrun sebagai chairman.

Batasan Model Bahasa Besar dan Harapan dari JEPA

LeBrun, yang juga CEO Nabla, menyadari keterbatasan model bahasa besar (LLMs) saat ini, terutama risiko hallucination yang bisa berakibat fatal dalam konteks medis. Oleh karena itu, AMI Labs berupaya mengembangkan alternatif yang lebih andal, yakni JEPA (Joint Embedding Predictive Architecture), arsitektur yang diusulkan LeCun pada 2022.

Namun, LeBrun mengingatkan bahwa proyek ini sangat ambisius dan memerlukan waktu lama untuk bertransformasi dari riset fundamental menjadi aplikasi komersial.

"AMI Labs bukan startup AI biasa yang bisa meluncurkan produk dalam tiga bulan, meraih pendapatan dalam enam bulan, dan menghasilkan $10 juta dalam pendapatan tahunan dalam 12 bulan. Ini akan memakan waktu bertahun-tahun," katanya.

Pendanaan Besar dan Tim Riset Berbobot

Kendati membutuhkan waktu lama, startup yang fokus pada world models berhasil menarik pendanaan besar. Contohnya, SpAItial mengumpulkan $13 juta putaran awal, sementara World Labs yang dipimpin Fei-Fei Li mendapatkan pendanaan $1 miliar bulan lalu. Kini, AMI Labs bergabung dengan jajaran startup berpendanaan besar dengan dana yang bahkan melebihi rumor awal.

Perusahaan asal Prancis ini dilaporkan awalnya mengincar €500 juta pada Desember lalu, namun berhasil mengumpulkan sekitar €890 juta atau setara dengan $1,03 miliar, berkat tim yang kuat di baliknya.

Selain Yann LeCun sebagai chairman dan Alexandre LeBrun sebagai CEO, AMI Labs juga didukung oleh beberapa nama besar, seperti Laurent Solly (COO dan VP Meta untuk Eropa), Saining Xie (Chief Science Officer), Pascale Fung (Chief Research & Innovation Officer), dan Michael Rabbat (VP World Models).

Dukungan Investor dan Strategi Pengembangan

Menurut LeBrun, tingginya minat investor memberi AMI Labs keleluasaan memilih mitra yang sejalan dengan visi dan latar belakang yang sesuai. Putaran pendanaan ini dipimpin oleh Cathay Innovation, Greycroft, Hiro Capital, HV Capital, dan Bezos Expeditions, dengan partisipasi dari berbagai dana dan tokoh ternama seperti Tim dan Rosemary Berners-Lee, Jim Breyer, Mark Cuban, Mark Leslie, Xavier Niel, dan Eric Schmidt.

Dengan pendanaan ini, AMI Labs akan fokus membangun sumber daya utama berupa komputasi dan talenta terbaik. Mereka berencana mengembangkan tim di empat lokasi kunci: Paris (kantor pusat), New York (tempat LeCun mengajar di NYU), Montreal (tempat Rabbat berbasis), dan Singapura (untuk merekrut talenta AI dan mendekatkan dengan klien Asia).

Kolaborasi Awal dan Komitmen Terhadap Open Research

Meski belum ada rencana menghasilkan pendapatan dalam waktu dekat, AMI Labs bertekad berinteraksi dengan calon pelanggan sejak dini. LeBrun menekankan pentingnya menguji model di lingkungan dunia nyata dengan data dan evaluasi yang sesungguhnya.

Kemitraan pertama yang diumumkan adalah dengan Nabla, dan diperkirakan akan ada mitra industri lain yang ikut tertarik, yang juga menjadi alasan kuat partisipasi mereka dalam putaran pendanaan.

Selain investor utama dan angel investors, AMI Labs juga didukung oleh perusahaan besar seperti NVIDIA, Samsung, Sea, Temasek, Toyota Ventures, serta entitas Prancis seperti Association Familiale Mulliez, Groupe Industriel Marcel Dassault, dan Publicis Groupe. Dana lain yang terlibat termasuk Aglaé Lab, Alpha Intelligence Capital, Artémis, Bpifrance Digital Venture, New Legacy Ventures, SBVA, dan ZEBOX Ventures.

Sejalan dengan kepercayaan LeCun, AMI Labs berkomitmen untuk menerbitkan makalah riset dan membuka banyak kode sumber secara open source selama proses pengembangan berlangsung.

"Kami percaya kemajuan akan lebih cepat jika dilakukan secara terbuka, dan penting bagi kami membangun komunitas dan ekosistem riset di sekitar kami," kata LeBrun.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, keberhasilan AMI Labs mengumpulkan dana besar ini menandai babak baru dalam pengembangan AI yang tidak hanya mengandalkan data bahasa, tetapi juga pengamatan dan pemahaman terhadap dunia nyata. Ini merupakan langkah maju yang sangat penting, terutama untuk aplikasi kritikal seperti kesehatan, di mana kesalahan model bahasa besar dapat berakibat fatal.

Meskipun tantangan riset dan waktu pengembangan yang panjang, investasi besar dari berbagai pihak menunjukkan kepercayaan tinggi pada visi AMI Labs. Ini juga membuka peluang bagi ekosistem AI di Eropa, khususnya Prancis, untuk lebih bersaing di panggung global.

Ke depan, para pengamat dan pelaku industri harus mengamati bagaimana AMI Labs mengintegrasikan riset mendalam dengan kebutuhan pasar nyata, serta bagaimana komitmen mereka terhadap open source dapat mempercepat inovasi AI. Jika berhasil, world models bisa menjadi fondasi revolusioner untuk aplikasi AI generasi berikutnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad