Inovasi Manajemen Risiko ITS Tekan Kecelakaan Maritim Secara Terintegrasi

Jun 25, 2026 - 17:01
 0  2
Inovasi Manajemen Risiko ITS Tekan Kecelakaan Maritim Secara Terintegrasi

Surabaya – Guru Besar Institut Teknologi Sepuluh Nopember (ITS), Prof Ir Silvianita ST MSc PhD, berhasil mengembangkan inovasi manajemen risiko terintegrasi yang bertujuan menekan angka kecelakaan maritim di Indonesia. Sistem ini meningkatkan keselamatan dan keandalan infrastruktur di sektor maritim nasional melalui pendekatan ilmiah dan teknologi mutakhir.

Ad
Ad

Prof Silvianita, guru besar perempuan pertama dari Fakultas Teknologi Kelautan (FTK) ITS, menjelaskan bahwa manajemen risiko bukan sekadar upaya menghindari kecelakaan, melainkan memastikan setiap keputusan di sektor maritim menghasilkan operasi yang lebih aman dan berkelanjutan.

Metodologi Terintegrasi MIVTA dan MIRBA untuk Pengelolaan Risiko Maritim

Dosen di Departemen Teknik Kelautan ini memperkenalkan dua metodologi inovatif yang dikembangkan sebagai alat pengelolaan risiko, yaitu Methodology for Investigation of Critical Hazards (MIVTA) dan Methodology for Investigation of Risk-Based Maintenance (MIRBA).

  • MIVTA berfungsi untuk mendeteksi potensi bahaya sejak dini dengan mengidentifikasi berbagai risiko dalam operasi maritim, mencari penyebab utama, serta menilai kemungkinan dan dampak risiko tersebut.
  • MIRBA digunakan untuk menentukan langkah mitigasi dan strategi pemeliharaan berbasis risiko agar kecelakaan dapat diminimalkan secara efektif.

Prof Silvianita menambahkan bahwa untuk meningkatkan akurasi identifikasi risiko, sistem ini mengadopsi metode Fuzzy Logic yang mampu memproses kondisi tak pasti di lapangan menjadi nilai objektif. Hal ini memungkinkan penanganan ketidakpastian yang selama ini sulit diukur secara kuantitatif.

Dengan hasil pemeringkatan risiko dari MIVTA, MIRBA kemudian melakukan analisis lanjutan untuk menentukan tindakan pencegahan yang tepat. Gabungan kedua metodologi ini tak hanya sebagai alat analisis, tapi juga menjadi kerangka pengambilan keputusan yang terukur dan sistematis.

Implementasi dan Dampak Positif Inovasi ITS

Metode ini telah diterapkan pada proses pemindahan anjungan lepas pantai ke kapal pengangkut (loadout), salah satu tahap berisiko tinggi di industri maritim. Hasilnya, sistem mampu mengidentifikasi risiko prioritas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan kerja secara lebih akurat.

Dengan penerapan MIVTA dan MIRBA, proses identifikasi, evaluasi, dan mitigasi risiko dapat dilakukan sejak tahap perencanaan. Ini membuat potensi kecelakaan kerja dan kegagalan operasional dapat ditekan secara signifikan, meningkatkan keselamatan kerja dan keandalan operasi maritim secara keseluruhan.

  • Pengelolaan risiko menjadi lebih terarah dan efektif
  • Mendukung keberlanjutan infrastruktur maritim nasional
  • Mendukung pencapaian Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (SDGs), termasuk:
    • Tujuan 8: Pekerjaan layak dan pertumbuhan ekonomi
    • Tujuan 9: Industri, inovasi, dan infrastruktur
    • Tujuan 14: Ekosistem laut

Prof Silvianita berharap metode ini dapat diadopsi secara luas oleh industri minyak dan gas bumi serta sektor maritim nasional untuk mewujudkan evaluasi risiko proyek yang lebih terstruktur dan berkelanjutan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, inovasi yang dikembangkan oleh Prof Silvianita merupakan terobosan penting di tengah tingginya angka kecelakaan maritim yang sering terjadi akibat kurangnya pengelolaan risiko yang sistematis dan berbasis data. Dengan penggunaan Fuzzy Logic dan pendekatan terintegrasi MIVTA dan MIRBA, sistem ini mampu mengatasi persoalan ketidakpastian dalam proses identifikasi risiko yang selama ini menjadi kendala utama di lapangan.

Langkah ini tidak hanya meningkatkan keselamatan, tetapi juga mendorong efisiensi operasional sekaligus mendukung keberlanjutan industri maritim nasional yang vital bagi perekonomian Indonesia. Namun, tantangan berikutnya adalah bagaimana mendorong adopsi metode ini di tingkat industri dan pemerintah agar dapat menjadi standar nasional dalam pengelolaan risiko maritim.

Ke depan, pengembangan lebih lanjut dan integrasi sistem ini dengan teknologi digital dan big data analytics dapat menjadi kunci untuk memperluas jangkauan serta akurasi pengelolaan risiko. Pembaca disarankan untuk terus mengikuti perkembangan inovasi ini, karena potensinya sangat besar untuk mengubah paradigma keselamatan maritim di Indonesia.

Untuk informasi lebih lanjut dan sumber berita asli, kunjungi ANTARA Jatim.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad