Dampak Gluten Berlebih Mirip Gula, Batasi Konsumsi untuk Cegah Penyakit Kronis

Jul 27, 2026 - 21:43
 0  3
Dampak Gluten Berlebih Mirip Gula, Batasi Konsumsi untuk Cegah Penyakit Kronis

Konsumsi makanan yang mengandung gluten seperti roti, mi, pasta, dan berbagai olahan tepung gandum telah menjadi bagian dari pola makan masyarakat Indonesia. Namun, konsumsi gluten berlebihan dalam jangka panjang ternyata dapat memberikan dampak negatif yang mirip dengan efek gula berlebih pada kesehatan tubuh.

Ad
Ad

Dampak Konsumsi Gluten Berlebihan bagi Kesehatan

Menurut dr Tirta Mandira Hudhi, dokter sekaligus influencer kesehatan, paparan gluten yang berlebihan memiliki hubungan erat dengan peningkatan risiko inflamasi kronis. Inflamasi kronis ini menjadi salah satu pemicu utama munculnya berbagai penyakit kronis di masa depan.

"Gini, kebanyakan gluten di dalam tubuh itu ternyata sangat erat dengan kaitannya seperti kebanyakan gula di dalam tubuh. Jadi impact-nya bisa mengganggu sistem inflamasi kronis di masa yang akan datang," ujar dr Tirta melalui video di channel YouTube-nya, dikutip Minggu (26/7/2026).

Penjelasan ini menggarisbawahi pentingnya mengontrol asupan gluten agar tidak berlebihan, sama seperti anjuran untuk membatasi konsumsi gula demi kesehatan yang lebih baik.

Penelitian Ilmiah Mendukung Hubungan Gluten dan Penyakit Kronis

Lebih lanjut, dr Tirta menjelaskan bahwa hubungan antara konsumsi gluten berlebih dan risiko penyakit kronis telah dibuktikan melalui berbagai penelitian ilmiah. Mulai dari studi kohort hingga meta-analisis yang menguatkan temuan tersebut.

"Dan itu penelitiannya kohort dulu kalau enggak salah. Terus akhirnya diteliti lagi lewat meta-analisis, ternyata tegak. Bahwa semakin banyak paparan gluten dan gula yang dimakan oleh tubuh manusia dalam jumlah berlebih bertahun-tahun belasan tahun, itu ternyata meningkatkan risiko penyakit-penyakit kronikal. Makanya buat orang-orang dibatasilah si gluten-gluten ini," jelasnya.

Dengan kata lain, konsumsi gluten secara terus-menerus dalam jumlah tinggi selama bertahun-tahun dapat memicu inflamasi dan meningkatkan risiko penyakit kronis seperti diabetes, penyakit jantung, dan gangguan autoimun.

Tips Mengatur Konsumsi Gluten dalam Pola Makan

Berikut beberapa langkah praktis untuk mengatur konsumsi gluten agar tetap sehat:

  • Batasi konsumsi roti, mi, dan pasta yang mengandung gluten secara berlebihan, terutama produk olahan yang tinggi kalori dan gula tambahan.
  • Pilih alternatif bebas gluten seperti nasi, quinoa, atau produk berbasis tepung almond atau kelapa.
  • Perbanyak konsumsi sayur dan buah segar yang membantu mengurangi inflamasi dalam tubuh.
  • Perhatikan label makanan untuk menghindari konsumsi gluten tersembunyi dalam produk olahan.
  • Konsultasikan dengan ahli gizi untuk menyusun pola makan yang seimbang dan sesuai kebutuhan tubuh Anda.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pernyataan dr Tirta ini memberikan warning penting bagi masyarakat yang selama ini menganggap gluten sebagai bahan makanan yang aman tanpa batasan. Mirip dengan isu gula, konsumsi gluten berlebih yang tidak disadari bisa menjadi faktor risiko tersembunyi yang menyebabkan inflamasi kronis dan penyakit degeneratif.

Saat ini, tren diet rendah gluten mulai banyak diadopsi di berbagai negara sebagai upaya preventif. Namun, di Indonesia, kesadaran ini masih belum merata. Penting bagi masyarakat untuk memahami bahwa bukan hanya gula dan garam yang perlu dibatasi, tapi juga gluten sebagai bagian dari upaya menjaga kesehatan jangka panjang.

Ke depan, perhatian pada pola makan yang sehat dan seimbang harus menjadi prioritas utama agar angka penyakit kronis dapat ditekan. Selain itu, pemerintah dan pelaku industri makanan juga perlu memberikan edukasi dan opsi produk yang lebih sehat bagi masyarakat luas.

Untuk informasi lebih lengkap dan data riset terkait gluten, Anda dapat membaca sumber aslinya di iNews.id.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad