Pemakaman Khamenei Dimulai, Diprediksi Diikuti Jutaan Pelayat di Iran

Jul 4, 2026 - 19:50
 0  2
Pemakaman Khamenei Dimulai, Diprediksi Diikuti Jutaan Pelayat di Iran

Iran memulai prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei, mantan Pemimpin Tertinggi Iran, yang telah meninggal dunia lebih dari empat bulan lalu dalam serangan yang diduga melibatkan Amerika Serikat dan Israel. Pemakaman ini disebut sebagai "pemakaman abad ini" oleh otoritas Iran karena skala dan persiapannya yang sangat besar.

Ad
Ad

Persiapan dan Skala Pemakaman Khamenei

Jenazah Khamenei mulai disemayamkan di Mosalla Agung Teheran sejak Jumat (03/07), dengan upacara kenegaraan resmi yang berlangsung pada hari Sabtu (04/07). Setelah itu, jenazah akan dibawa ke kota kelahirannya, Mashhad, dan dimakamkan di Kompleks Makam Imam Reza pada Kamis (09/07).

Otoritas Iran memperkirakan bahwa 12 hingga 20 juta pelayat akan menghadiri prosesi pemakaman, menjadikannya salah satu acara kenegaraan terbesar dalam sejarah Iran. Persiapan yang dilakukan meliputi:

  • Ribuan posko pelayanan peziarah (mawkib)
  • Akomodasi yang mampu menampung lebih dari satu juta pengunjung
  • Pengalihan rute lalu lintas di pusat kota Teheran untuk mengendalikan kepadatan massa
  • Pengamanan ketat oleh Korps Mohammad Rasulollah, unit utama Korps Garda Revolusi Islam di Teheran

Komandan Korps Mohammad Rasulollah, Hassan Hassanzadeh, menyatakan bahwa peti jenazah Khamenei akan diletakkan di atas panggung yang ditinggikan, dengan alur pergerakan pelayat yang dirancang agar setiap orang dapat memberikan penghormatan dalam waktu 15-20 detik.

Agenda dan Lokasi Prosesi Pemakaman

Prosesi pemakaman berlangsung selama tujuh hari, dimulai di Teheran, kemudian berpindah ke beberapa kota penting:

  1. Teheran – Penyemayaman jenazah dan upacara kenegaraan
  2. Qom – Salat jenazah di Masjid Jamkaran yang dipimpin ulama senior Syiah
  3. Najaf dan Karbala, Irak – Prosesi di makam Imam Ali dan situs keagamaan penting Syiah lainnya, untuk menegaskan hubungan keagamaan dan politik Iran dengan dunia Muslim Syiah
  4. Mashhad – Pemakaman terakhir di Kompleks Makam Imam Reza yang merupakan pusat ziarah utama di Iran

Langkah membawa jenazah ke Irak ini juga merupakan respons terhadap permintaan dari berbagai kelompok di sana dan menjadi simbol pengaruh Khamenei di kawasan.

Tokoh dan Pengaruh Politik dalam Pemakaman

Acara ini diperkirakan akan dihadiri oleh puluhan tokoh politik, agama, dan keamanan dari berbagai negara, mulai dari presiden, perdana menteri, ketua parlemen, hingga menteri. Sekitar 800 jurnalis asing juga dijadwalkan meliput langsung.

Namun, perhatian publik juga tertuju pada kehadiran Mojtaba Khamenei, putra almarhum, yang menjadi figur penting dalam transisi kepemimpinan pasca-Khamenei. Mojtaba dan keluarganya belum pernah terlihat di publik sejak konflik "Perang 12 Hari" tahun lalu, dan terdapat spekulasi terkait kondisi kesehatannya setelah serangan yang menewaskan beberapa anggota keluarga mereka pada Februari 2026.

Sekretaris Komite Penyelenggara, Ali Akbar Pourjamshidian, menyampaikan bahwa keputusan mengenai kehadiran Mojtaba akan diumumkan oleh kantor panglima tertinggi angkatan bersenjata dan kantor pemimpin tertinggi.

Selain itu, siapa yang akan memimpin salat jenazah juga menjadi pertanyaan penting, karena peran ini memiliki nilai religius dan politik yang sangat strategis dalam tradisi Syiah.

Makna dan Dampak Politik Prosesi Pemakaman

Menurut pandangan redaksi, prosesi pemakaman ini bukan sekadar ritual keagamaan, tetapi juga momentum politik penting bagi Republik Islam Iran. Acara ini berfungsi sebagai ajang untuk menunjukkan persatuan nasional di tengah berbagai tantangan politik dan sosial yang sedang melanda negara tersebut.

Beberapa analis menilai bahwa upacara ini dapat memperkuat narasi pemerintah dan berperan dalam konsolidasi kekuasaan pasca wafatnya Khamenei. Hal ini termasuk menggalang dukungan bagi Mojtaba sebagai penerus yang potensial.

Namun demikian, mobilisasi jutaan orang dan pengamanan yang intensif tidak otomatis menyelesaikan perpecahan politik dan sosial yang mendalam di Iran. Pemerintah harus menghadapi tantangan tersebut secara serius untuk menjaga stabilitas jangka panjang.

Penutup dan Prospek Ke Depan

Prosesi pemakaman Ayatollah Ali Khamenei akan berlanjut dengan serangkaian acara peringatan selama 40 hari masa berkabung nasional dan bahkan hingga satu tahun ke depan. Prosesi ini akan menjadi sorotan dunia, terutama dalam konteks hubungan Iran dengan negara-negara Muslim Syiah dan dinamika politik di Timur Tengah.

Untuk perkembangan lebih lanjut dan detail resmi dari prosesi pemakaman ini, Anda dapat mengikuti liputan mendalam melalui sumber resmi seperti detikNews serta media internasional terpercaya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad