Kings Melepas DeMar DeRozan, Swingman Veteran Kini Jadi Agen Bebas 2026
DeMar DeRozan kini membutuhkan tim baru setelah resmi dilepas oleh Sacramento Kings. Keputusan ini diumumkan pada Senin, 6 Juli 2026 waktu AS, melalui laporan jurnalis ESPN, Shams Charania. Menurut Charania, pihak Kings bekerja sama dengan DeRozan beserta perwakilannya untuk mengambil keputusan ini setelah mereka gagal menemukan kesepakatan pertukaran yang sesuai.
Dalam pengumuman resmi melalui akun media sosial X, Kings menyampaikan ucapan terima kasih kepada DeRozan:
"Terima kasih untuk setiap poin, setiap momen besar, dan setiap kali Anda mewakili Sacramento. Semoga Anda sukses di babak selanjutnya."
Perjalanan Karier DeMar DeRozan dan Statistik Terbaru
DeRozan adalah pemain veteran NBA dengan posisi swingman yang telah mengarungi 17 musim di liga. Dua musim terakhir dia habiskan bersama Sacramento Kings, setelah sebelumnya memperkuat Toronto Raptors, San Antonio Spurs, dan Chicago Bulls. Pada musim 2022-23, DeRozan sempat menjadi All-Star saat bermain untuk Bulls.
Musim lalu, performa DeRozan masih konsisten impresif. Ia mencetak rata-rata 18,4 poin per pertandingan, dengan tambahan 2,9 rebound, 4,1 assist, dan 1 steal. Efisiensi tembakannya juga cukup baik, dengan persentase tembakan keseluruhan mencapai 49,7% dan tembakan tiga angka sebesar 32%. DeRozan juga tetap menjadi pemain yang andal di saat-saat kritis, dengan peringkat ke-19 dalam total poin yang dicetak dalam situasi genting.
Secara keseluruhan dalam kariernya yang melibatkan 1.264 pertandingan, DeRozan memiliki rata-rata 21,1 poin, 4,3 rebound, 4,1 assist, dan 1,0 blok per pertandingan. Ia juga berhasil melewati nama besar seperti Dominique Wilkins dan Oscar Robertson dalam daftar pencetak poin terbanyak sepanjang masa NBA pada musim 2025-26, dan kini hanya membutuhkan 236 poin lagi untuk menggeser Hakeem Olajuwon dan menempati peringkat ke-15.
Performa Tim dan Dampak Pelepasan DeRozan
Meski kontribusi DeRozan masih signifikan, performa Sacramento Kings secara keseluruhan masih jauh dari harapan. Pada musim terakhir, Kings mencatat rekor terburuk Wilayah Barat dengan 22 kemenangan dan 60 kekalahan, gagal lolos ke babak playoff untuk musim ketiga berturut-turut.
Tim ini bahkan sempat mengalami 16 kekalahan beruntun dan memiliki rekor terburuk liga 12-46 pada pertengahan Februari. Meski ada perbaikan pada akhir musim dengan catatan 10-14, jumlah kekalahan tersebut menjadi yang kedua terbanyak dalam sejarah franchise setelah musim 2008-2009.
Prestasi dan Peran DeRozan di Timnas
Selain prestasinya di NBA, DeRozan juga memiliki catatan gemilang bersama tim nasional Amerika Serikat. Ia membantu meraih medali emas Olimpiade Rio 2016 dan gelar juara Piala Dunia Bola Basket 2014. Pada musim terakhirnya bersama Kings, DeRozan rata-rata mencetak 18,4 poin, 4,1 assist, 2,9 rebound, dan 1,0 blok per pertandingan, membuktikan bahwa ia masih mampu berkontribusi di level tinggi meski telah berusia 36 tahun.
Prospek DeRozan sebagai Agen Bebas Kelas Berat 2026
Dengan statusnya yang kini menjadi agen bebas, DeRozan diprediksi akan menjadi salah satu pemain yang paling dicari pada bursa transfer NBA musim 2026. Keberadaannya sebagai swingman veteran yang masih produktif tentu akan menarik minat banyak tim yang ingin memperkuat lini serang dan menambah pengalaman di skuad mereka.
Menurut laporan Mainbasket, keputusan pelepasan ini menjadi langkah penting bagi Kings untuk merombak skuad sekaligus membuka peluang bagi DeRozan untuk menemukan tim baru yang lebih kompetitif.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, pelepasan DeMar DeRozan oleh Sacramento Kings menandai titik balik penting dalam perjalanan karier pemain veteran ini. Meski performa individu DeRozan masih solid, terdapat indikasi bahwa Kings kini fokus membangun ulang tim dengan komposisi pemain yang lebih muda dan potensial. Pelepasan ini juga mencerminkan tantangan besar yang dihadapi tim dalam menciptakan chemistry dan performa kolektif yang konsisten.
Selain itu, kehadiran DeRozan sebagai agen bebas kelas berat membuka peluang strategis bagi tim-tim lain di NBA yang tengah mencari pemain berpengalaman untuk memperkuat lini serang dan memberikan kepemimpinan di lapangan. Namun, tim yang ingin merekrut DeRozan juga harus mempertimbangkan faktor usia dan kebutuhan tim jangka panjang.
Kita harus menantikan bagaimana dinamika bursa transfer akan berkembang dan tim mana yang akan berani mengambil kesempatan merekrut DeRozan. Keputusan ini dapat menjadi a game-changer untuk beberapa tim yang ingin meningkatkan peluang playoff mereka musim depan.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0