BYD Ti7 EV Bermasalah: Keluhan Atap Bocor dan Port Cas Jadi Sorotan
Produsen otomotif asal China, BYD, tengah menghadapi tantangan serius terkait SUV terbaru mereka, BYD Ti7 EV. Sejak peluncuran model ini pada September 2025, terdapat sekitar 300 laporan pengaduan dari pemilik yang mengeluhkan berbagai masalah, terutama terkait atap kaca panoramik dan port pengisian daya kendaraan.
Masalah Atap Kaca Panoramik Ti7 EV
Keluhan utama yang ramai diperbincangkan adalah terkait panel atap kaca panoramik yang mengalami kelonggaran dan terangkat, khususnya di sudut kiri belakang. Beberapa pemilik melaporkan masalah ini muncul kurang dari satu minggu setelah kendaraan diterima.
Kondisi tersebut menyebabkan celah yang memungkinkan masuknya air hujan, yang tidak hanya mengganggu kenyamanan pengemudi dan penumpang tetapi juga berpotensi menimbulkan kerusakan lebih lanjut.
Seorang pengamat otomotif yang mengikuti perkembangan BYD di platform WeChat menduga bahwa masalah ini berasal dari proses produksi pabrik. Faktor penyebab yang paling mungkin adalah distribusi perekat yang tidak merata atau tekanan pemasangan atap kaca yang tidak seimbang saat perakitan berlangsung.
Potensi Bahaya di Area Port Pengisian Daya
Lebih mengkhawatirkan adalah kelonggaran atap yang menyebabkan air merembes hingga ke area port pengisian daya listrik di bagian belakang mobil. BYD Ti7 EV menggunakan teknologi pengisian cepat bertegangan tinggi, sehingga masuknya air dapat meningkatkan risiko korsleting listrik, yang berpotensi membahayakan keselamatan pengguna.
Salah satu laporan tentang port pengisian yang tergenang air tercatat pada 23 Juni 2026, namun laporan ini kemudian dihapus dari sistem pengaduan BYD, menimbulkan pertanyaan dan kekhawatiran di kalangan konsumen.
Respons dan Penanganan BYD terhadap Keluhan Konsumen
Menanggapi keluhan yang beredar luas, BYD bersama jaringan dealer resmi Fang Cheng Bao (FCB) mengklaim telah merespons sekitar 99,2 persen dari total pengaduan yang masuk. Dalam pernyataan resmi, BYD menyatakan bahwa masalah tersebut sudah diteruskan ke pihak terkait untuk investigasi lebih lanjut.
Konsumen diminta bersabar menunggu konfirmasi dari tim layanan purnajual terkait langkah penanganan berikutnya. Namun, sebagian pemilik kendaraan menyatakan ketidakpuasan terhadap solusi yang ditawarkan.
Beberapa konsumen mengaku sempat dihubungi layanan purnajual BYD yang menawarkan penyelesaian masalah dengan syarat keluhan yang sudah diunggah di platform pengaduan harus dihapus terlebih dahulu. Sayangnya, negosiasi ini gagal karena kedua belah pihak tidak menemukan kesepakatan terkait besaran kompensasi maupun detail perbaikan.
Perbedaan Varian EV dan PHEV
Menariknya, masalah atap kaca dan port cas ini hanya ditemukan pada varian Battery Electric Vehicle (BEV) alias BYD Ti7 EV. Hingga saat ini, belum ada laporan serupa yang dialami oleh varian Plug-in Hybrid Electric Vehicle (PHEV) dari model yang sama.
Hal ini memberikan indikasi bahwa persoalan tersebut berakar dari proses produksi khusus varian listrik penuh, yang mungkin berbeda dari varian hybrid.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, masalah yang menimpa BYD Ti7 EV ini bukan sekadar kegagalan teknis biasa, melainkan sinyal penting mengenai tantangan kualitas produksi kendaraan listrik dari China yang mulai merambah pasar global secara agresif.
Kegagalan dalam kontrol kualitas seperti distribusi perekat yang tidak merata dan pemasangan komponen kritis yang kurang presisi berpotensi merusak reputasi BYD, apalagi dengan isu keselamatan yang muncul akibat air yang masuk ke area port cas. Ini juga menjadi peringatan bagi konsumen untuk lebih waspada dan bagi produsen agar meningkatkan standar produksi mereka.
Ke depannya, penting bagi BYD untuk transparan dan responsif dalam menangani keluhan ini demi mempertahankan kepercayaan pasar. Industri otomotif listrik global tengah memasuki fase kritis di mana kualitas dan keselamatan menjadi faktor penentu keberhasilan jangka panjang.
Untuk informasi lebih lengkap dan update terkini, pembaca dapat mengakses laporan asli di sini dan mengikuti perkembangan dari media otomotif terpercaya.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0