Jadwal Tarawih Pertama 2026: Perbedaan Muhammadiyah dan Pemerintah

Mar 1, 2026 - 13:57
 0  2
Jadwal Tarawih Pertama 2026: Perbedaan Muhammadiyah dan Pemerintah

Menjelang bulan Ramadhan 1447 H, umat Islam di Indonesia kembali menghadapi perbedaan penetapan jadwal sholat Tarawih pertama 2026 antara dua otoritas utama, yaitu Muhammadiyah dan pemerintah melalui Kementerian Agama (Kemenag). Hal ini membuat banyak umat bertanya-tanya kapan tepatnya Tarawih pertama akan dilaksanakan pada tahun ini.

Ad
Ad

Perbedaan Jadwal Tarawih Pertama 2026 Muhammadiyah dan Pemerintah

Penentuan awal Ramadhan 1447 H sangat menentukan waktu pelaksanaan Tarawih pertama. Muhammadiyah menetapkan 1 Ramadan 1447 H jatuh pada Rabu, 18 Februari 2026, sehingga menurut versi mereka, Tarawih pertama dilaksanakan pada malam sebelumnya, yakni Selasa, 17 Februari 2026.

Sementara itu, pemerintah yang diwakili oleh Direktorat Jenderal Bimbingan Masyarakat Islam Kemenag RI, akan menggelar sidang isbat pada 17 Februari 2026 pukul 16.00 WIB untuk menentukan awal Ramadhan secara resmi. Menurut Kalender Hijriah Indonesia Tahun 2026 yang diterbitkan Kemenag, 1 Ramadan diperkirakan jatuh pada Kamis, 19 Februari 2026.

Jika hasil sidang isbat menyepakati tanggal tersebut, maka Tarawih pertama versi pemerintah akan berlangsung pada Rabu, 18 Februari 2026, sehari setelah versi Muhammadiyah. Perbedaan ini terjadi karena Muhammadiyah menggunakan metode hisab hakiki kontemporer KHGT, sedangkan pemerintah memakai metode rukyatul hilal (pengamatan bulan).

  • Tarawih Pertama Muhammadiyah: Selasa, 17 Februari 2026
  • Tarawih Pertama Pemerintah: Rabu, 18 Februari 2026

Keutamaan dan Niat Sholat Tarawih

Sholat Tarawih merupakan salah satu ibadah sunnah yang sangat dianjurkan selama bulan Ramadhan. Berdasarkan hadits yang diriwayatkan oleh al-Bukhari dan Muslim, "Barang siapa mengerjakan qiyam Ramadan karena iman dan mencari pahala, maka dosa-dosanya yang telah lalu akan diampuni."

Untuk melaksanakan sholat Tarawih dengan benar, penting mengetahui bacaan niat sesuai posisi pelaksanaannya:

  1. Niat Sebagai Imam Berjamaah
    Arab: Ushallii sunnatat-taraawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati imaaman lillaahi ta'aalaa
    Artinya: "Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai imam, karena Allah Taala."
  2. Niat Sebagai Makmum Berjamaah
    Arab: Ushallii sunnatat-taraawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati ma'muuman lillaahi ta'aalaa
    Artinya: "Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat sebagai makmum, karena Allah Taala."
  3. Niat Sendiri
    Arab: Ushallii sunnatat-taraawiihi rak'ataini mustaqbilal qiblati lillaahi ta'aalaa
    Artinya: "Saya niat sholat sunnah Tarawih dua rakaat dengan menghadap kiblat, karena Allah Taala."

Tata Cara Sholat Tarawih yang Benar

Sholat Tarawih dapat dikerjakan dalam jumlah 8 rakaat maupun 20 rakaat, tergantung tradisi dan kemampuan jamaah. Waktu pelaksanaannya dimulai setelah sholat Isya hingga terbit fajar.

Berdasarkan buku Tuntunan Lengkap 99 Salat Sunah Superkomplet dan Risalah Tuntunan Shalat Lengkap, tata cara sholat Tarawih meliputi:

  1. Membaca niat sholat Tarawih
  2. Takbiratul ihram
  3. Membaca Surah Al-Fatihah
  4. Membaca surah pendek setelah Al-Fatihah
  5. Ruku'
  6. I'tidal
  7. Sujud pertama
  8. Duduk di antara dua sujud
  9. Sujud kedua
  10. Berdiri untuk rakaat kedua lalu mengulangi bacaan dan gerakan seperti rakaat pertama
  11. Tasyahud akhir dan salam

Rangkaian tersebut diulang hingga mencapai jumlah rakaat yang diinginkan, baik 8 maupun 20 rakaat.

Berapa Hari Lagi Menuju Puasa Ramadhan 2026?

Dengan perbedaan penetapan 1 Ramadhan, maka waktu menuju puasa Ramadhan 2026 pun berbeda menurut kedua versi:

  • Versi Muhammadiyah: 6 hari lagi dari Kamis, 12 Februari 2026 (1 Ramadhan 18 Februari)
  • Versi Pemerintah: 7 hari lagi dari Kamis, 12 Februari 2026 (1 Ramadhan 19 Februari)

Perbedaan ini menjadi tradisi tahunan yang perlu dipahami umat Islam agar tidak bingung dalam menjalankan ibadah di bulan suci.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, perbedaan jadwal Tarawih dan awal Ramadhan antara Muhammadiyah dan pemerintah mencerminkan dinamika keberagaman metode penentuan awal bulan suci yang masih berlangsung di Indonesia. Meski terlihat sepele, perbedaan ini berpotensi menimbulkan kebingungan di masyarakat dan mempengaruhi keseragaman pelaksanaan ibadah.

Lebih jauh, perbedaan ini juga menggambarkan peran penting kedua institusi dalam membimbing umat Islam, dimana Muhammadiyah mengedepankan metode hisab kontemporer, sementara pemerintah masih mengandalkan rukyatul hilal. Ke depan, dialog antara kedua pihak perlu terus diperkuat agar bisa mencari titik temu yang dapat meminimalisir perbedaan dan memperkuat ukhuwah Islamiyah.

Untuk itu, umat Islam disarankan untuk mengikuti jadwal yang sesuai dengan keyakinan dan organisasi keagamaannya masing-masing, serta menjaga toleransi agar ibadah Ramadhan berjalan khusyuk dan bermakna.

Simak terus update informasi penetapan awal Ramadhan dan jadwal Tarawih dari sumber resmi agar ibadah Anda tahun ini berjalan lancar dan sesuai syariat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad