Banjir Besar Rendam Pekayon, Banyak Rumah Kosong karena Penghuni Mudik
Banjir besar melanda wilayah Pekayon, Jakarta Timur pada Sabtu (21/3), menyebabkan banyak rumah terendam air hingga mencapai ketinggian 3 meter. Kejadian ini terjadi bertepatan dengan momen Hari Raya Idul Fitri, sehingga sebagian rumah yang terdampak kebanjiran dalam kondisi kosong karena penghuninya sedang mudik.
Kondisi Banjir di Pekayon: Rumah Terendam dan Kosong
Banjir melanda beberapa RT di RW 07 Pekayon, yakni RT 01, RT 02, RT 04, RT 07, dan RT 10. Salah satu warga RT 04 RW 07, Yeyen (53), menyebutkan bahwa ada sekitar 10 rumah yang terendam banjir dalam kondisi kosong karena penghuninya mudik. Menurut Yeyen, warga di lingkungan tersebut terpaksa melakukan pembongkaran rumah secara gotong royong untuk menyelamatkan barang-barang yang masih bisa dievakuasi.
"Di wilayah kita ini RT 04, ada 10 rumah itu (yang kebanjiran) pulang kampung (penghuninya)," ujar Yeyen saat ditemui.
Penghuni rumah yang mudik tentu tidak bisa berbuat banyak ketika banjir datang tiba-tiba. Oleh sebab itu, warga setempat berinisiatif membuka rumah-rumah tersebut agar barang-barang yang masih bisa diselamatkan tidak rusak.
Skala Banjir dan Upaya Pengamanan
Menurut Ketua RW 07 Pekayon, Sarbidin, dari sekitar 200 rumah terdampak banjir, sebagian besar dalam kondisi kosong karena penghuninya mudik. Ia menambahkan bahwa warga hanya dapat menyelamatkan barang-barang yang berada di luar rumah karena banyak rumah terkunci dan tidak ada penghuninya.
"Kalau barang-barang kita nggak bisa bantu, tapi kalau (barang) yang di luar sudah nggak ada (diamankan). Yang di dalam terkunci," jelas Sarbidin.
Selain itu, sebagai upaya pengamanan agar tidak terjadi korsleting listrik yang berpotensi membahayakan, pihak RW bersama PLN memutus aliran listrik di rumah-rumah yang terdampak banjir. Hal ini membuat kawasan RT 10 tampak gelap saat banjir melanda.
"Termasuk rumahnya kita amankan sekarang dari PLN untuk instalasi listrik," kata Sarbidin.
Sejarah Banjir Terbesar di Pekayon
Banjir yang terjadi sejak pukul 17.00 WIB ini merupakan salah satu yang terbesar selama warga Pekayon menetap di daerah tersebut. Ketinggian air di RT 10 mencapai 1,5 meter, sedangkan di RT 04 bahkan mencapai sekitar 3 meter, yang menyebabkan air masuk hingga ke pagar Masjid Al-Mukhlisin.
"Dulu yang banjir besar pun gak nyampe masjid, tinggi itu banjirnya. Sekarang masuk," tutur Yeyen dengan nada sedih.
Hal ini menunjukkan peningkatan intensitas dan dampak banjir di kawasan Pekayon, yang sebelumnya belum pernah mengalami genangan air setinggi itu di wilayah masjid.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, banjir besar yang melanda Pekayon ini menjadi peringatan serius mengenai kesiapan infrastruktur dan mitigasi bencana di Jakarta Timur. Kondisi di mana banyak rumah kosong karena mudik saat Idul Fitri membuat dampak banjir menjadi lebih parah, karena tidak ada penghuni yang dapat langsung melakukan penanganan awal atau melindungi harta benda mereka.
Selain kerugian materi, kondisi ini berpotensi menimbulkan masalah sosial dan keamanan, seperti risiko kehilangan barang berharga dan potensi kerusakan permanen pada rumah-rumah tersebut. Penanggulangan banjir yang cepat dan sistem peringatan dini perlu diperkuat agar warga dapat lebih siap menghadapi banjir, terutama pada musim hujan dan saat masa mudik lebaran.
Ke depan, penting bagi pemerintah daerah dan masyarakat untuk berkolaborasi meningkatkan sistem drainase dan kesiapsiagaan bencana, serta melakukan edukasi agar warga yang mudik dapat meninggalkan rumah dalam kondisi aman dan terlindungi dari risiko banjir. Pemantauan wilayah rawan banjir dan penanganan cepat akan menjadi kunci mengurangi dampak buruk banjir di masa yang akan datang.
Sebagai penutup, warga Pekayon dan daerah rawan banjir lainnya di Jakarta harus terus waspada dan mengantisipasi potensi banjir, terutama menjelang musim hujan. Informasi dan update terkini tentang kondisi banjir juga sangat penting untuk diikuti agar dapat mengambil langkah cepat dan tepat dalam mengurangi kerugian.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0