Banjir Pasar Rebo Jaktim Terjang 200 Rumah, Evakuasi Warga Berjalan
Hujan deras yang mengguyur wilayah Jakarta sejak sore hari pada Sabtu, 21 Maret 2024, menyebabkan banjir besar di Pasar Rebo, Jakarta Timur. Sebanyak 200 rumah warga di RT 10 RW 7, Kelurahan Pekayon, Kecamatan Pasar Rebo terendam air dengan ketinggian bervariasi hingga 1,5 meter, mengakibatkan evakuasi warga terdampak.
Banjir Mulai Menggenangi Sejak Sore
Ketua RW 7, Sarbidin, menjelaskan bahwa banjir mulai menggenangi wilayah tersebut sekitar pukul 17.00 WIB. Sampai pukul 23.00 WIB, genangan air belum surut sehingga petugas dan warga masih sibuk melakukan evakuasi.
"Mulai jam 5 sore, ketinggian air sekitar 50 sentimeter sampai 1,5 meter. Sekitar 200 rumah di satu RT terdampak banjir," ujar Sarbidin saat ditemui langsung di lokasi kejadian.
Evakuasi Warga yang Terkena Dampak
Evakuasi warga terdampak banjir dilakukan secara intensif dengan melibatkan petugas Gulkarmat Pasar Rebo dan anggota TNI. Proses evakuasi dimulai sekitar pukul 19.00 WIB dengan prioritas pada warga yang rumahnya tidak bertingkat, sehingga mereka tidak memiliki tempat aman di dalam rumah saat banjir naik.
Menurut Sarbidin, dari total warga yang dievakuasi, terdapat 15 orang termasuk bayi dan pasien stroke. Pengevakuasian ini berlangsung hingga malam hari.
"Warga yang rumahnya bertingkat biasanya mengungsi di lantai dua, sementara yang rumah tidak bertingkat kami evakuasi ke rumah kerabat. Evakuasi ini juga atas permintaan mereka karena khawatir air naik lebih tinggi," jelas Sarbidin.
Kondisi Lokasi dan Penanganan Listrik
Pantauan kumparan pada pukul 23.19 WIB menunjukkan bahwa banjir masih menggenang dengan ketinggian sekitar 30-40 sentimeter. Untuk memudahkan evakuasi, anggota TNI menggunakan perahu karet untuk mengevakuasi warga yang masih bertahan di rumahnya.
Kawasan banjir juga sebagian gelap karena aliran listrik dipadamkan sementara oleh PLN untuk mengamankan instalasi listrik di rumah-rumah warga.
"Kami juga berkoordinasi dengan PLN untuk mematikan listrik sementara agar instalasi listrik di rumah warga tidak berbahaya," tambah Sarbidin.
Faktor Penyebab dan Dampak Banjir
Banjir ini terjadi sebagai akibat langsung dari hujan deras yang mengguyur Jakarta sejak sore hari. Wilayah Pasar Rebo yang berada di daerah rendah dan dekat dengan sungai rentan mengalami genangan air saat curah hujan meningkat drastis.
Selain menggenangi rumah warga, banjir ini juga mengganggu aktivitas masyarakat dan berpotensi menimbulkan risiko kesehatan serta kerusakan properti. Evakuasi dini dan penanganan cepat menjadi kunci untuk meminimalisir dampak buruk dari bencana ini.
Analisis Redaksi
Menurut pandangan redaksi, banjir yang melanda Pasar Rebo ini kembali mengingatkan pentingnya pengelolaan tata ruang dan sistem drainase yang baik di wilayah Jakarta Timur. Banjir rutin yang terus terjadi menunjukkan bahwa solusi jangka panjang belum sepenuhnya diterapkan. Selain itu, keterlibatan aktif aparat dan warga dalam evakuasi menunjukkan solidaritas yang kuat, namun penanganan bencana perlu dilengkapi dengan perencanaan mitigasi yang sistematis.
Ke depan, pemerintah daerah harus meningkatkan infrastruktur pengendalian banjir dan mempercepat program normalisasi sungai serta pembuatan sumur resapan. Warga juga perlu dibekali edukasi kesiapsiagaan menghadapi banjir agar evakuasi dan perlindungan diri dapat dilakukan lebih cepat dan efektif.
Peristiwa ini juga menjadi peringatan bagi seluruh pihak untuk terus memantau perkembangan cuaca dan kondisi genangan air, terutama saat musim hujan tiba. Kolaborasi antara pemerintah, aparat keamanan, dan masyarakat menjadi kunci utama mengurangi kerugian akibat banjir di masa depan.
Simak terus update terkait kondisi pasca banjir di Pasar Rebo dan wilayah lain di Jakarta agar dapat mengambil langkah antisipasi yang tepat.
What's Your Reaction?
Like
0
Dislike
0
Love
0
Funny
0
Angry
0
Sad
0
Wow
0