Jejak Kriminal Man Penusuk Kakek 4 Cucu di Surabaya: Residivis Narkoba dan DPO

Apr 27, 2026 - 13:11
 0  5
Jejak Kriminal Man Penusuk Kakek 4 Cucu di Surabaya: Residivis Narkoba dan DPO

Surabaya – Terungkap fakta mengejutkan mengenai jejak kriminal AR (45) alias 'Man', yang menjadi tersangka penusukan kakek empat cucu, MJ (59), di kawasan padat penduduk Jalan Pragoto II, Simolawang, Simokerto, Surabaya, pada Kamis (23/4/2026). Kasus penusukan ini menimbulkan duka mendalam bagi keluarga korban dan menjadi sorotan publik.

Ad
Ad

Berdasarkan informasi dari Tribunnews Surabaya, AR merupakan residivis kasus narkotika dan masuk dalam daftar pencarian orang (DPO) terkait tindak pidana pencurian kendaraan bermotor (curanmor). Kasat Reskrim Polrestabes Surabaya, AKBP Edy Herwiyanto, menegaskan bahwa AR merupakan penadah motor curian dan pernah terjerat hukum pada tahun 2015 silam.

"Man divonis delapan tahun penjara karena mengedarkan narkoba dan baru bebas pada 2023," ungkap AKBP Edy saat dihubungi pada Senin (27/4/2026). Selain itu, AR juga menjadi buronan polisi untuk kasus lain terkait curanmor.

Motif Penusukan: Sakit Hati dan Dugaan Pelecehan Keluarga

Dari hasil interogasi Tim Jatanras Polrestabes Surabaya, AR mengaku nekat menghabisi nyawa MJ karena merasa sakit hati dan emosi. Menurut pengakuannya, korban diduga hendak melecehkan salah satu anggota keluarganya, yang memicu kemarahan pelaku.

"Ya dia kurang ajar pak, dia mau tiduri anak saya, anak saya punya suami, suaminya itu ada di luar kota. Saya sakit hati pak. Teganya kok berbuat kayak gitu," ujar AR dalam video interogasi yang diunggah akun Instagram @jatanrassurabaya.

AR memaparkan bahwa ia menusuk korban sebanyak tiga kali di bagian leher kiri, dada kanan, dan kepala sisi kanan. Ia bahkan memperagakan lokasi luka tusukan saat diinterogasi petugas.

Pelarian dan Penangkapan Pelaku

Setelah melakukan aksi penusukan itu, AR langsung melarikan diri dari Surabaya. Ia mengaku bersembunyi di rumah kerabatnya di Kabupaten Sampang, Madura, Jawa Timur.

"Setelah aku menikam korban, saya kabur ke rumah, berkemas, lalu kabur lagi ke Madura," kata pria berkaus oranye tersebut.

Pihak kepolisian Polrestabes Surabaya terus memburu dan melakukan pengejaran terhadap AR untuk mempertanggungjawabkan perbuatannya di depan hukum.

Riwayat Kriminal Pelaku dan Dampak Sosial

  • Residivis narkotika: AR divonis 8 tahun penjara pada 2015 karena kasus narkoba dan dibebaskan 2023.
  • DPO kasus curanmor: Terlibat sebagai penadah motor curian dan masuk daftar pencarian orang.
  • Penusukan berujung maut: Korban MJ meninggal dunia akibat luka tusukan di tiga titik tubuh.
  • Motif keluarga: Dugaan pelecehan terhadap anggota keluarga menjadi pemicu tindak kekerasan.
  • Pelarian ke Madura: Pelaku kabur ke rumah kerabat di Kabupaten Sampang setelah melakukan aksi kejahatan.

Kasus ini menjadi contoh nyata bagaimana residivisme dan masalah hukum yang tidak tuntas dapat berdampak fatal bagi masyarakat sekitar.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kasus penusukan ini mengungkap pola risiko yang dihadapi masyarakat ketika pelaku kriminal dengan latar belakang berat, seperti residivis narkoba dan DPO, belum sepenuhnya direhabilitasi atau dikendalikan. Man yang seharusnya mendapat pengawasan ketat setelah bebas, malah kembali melakukan tindakan kekerasan yang menghilangkan nyawa orang lain.

Lebih jauh, motif yang diungkapkan menunjukkan adanya ketegangan sosial dan persoalan keluarga yang berujung pada tindakan kriminal. Hal ini menandakan perlunya pendekatan menyeluruh, tidak hanya dari sisi hukum, tetapi juga aspek sosial dan psikologis untuk mencegah kejadian serupa.

Ke depan, masyarakat perlu mendapat perlindungan lebih baik dari aparat keamanan, sementara pemerintah harus memperketat pengawasan terhadap residivis berisiko tinggi. Kasus ini juga menjadi peringatan bagi penegak hukum agar mempercepat penangkapan pelaku yang masih buron demi memberikan efek jera dan memastikan rasa keadilan bagi keluarga korban.

Simak terus perkembangan kasus ini melalui sumber terpercaya agar kita semua dapat memahami dinamika keamanan di Surabaya dan upaya penanganannya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad