Longsor di Pamulang Tangsel Dipicu Ketiadaan Drainase, Ancaman Longsor Susulan Meningkat

Apr 27, 2026 - 17:30
 0  7
Longsor di Pamulang Tangsel Dipicu Ketiadaan Drainase, Ancaman Longsor Susulan Meningkat

Longsor di Jalan Salak, Pondok Benda, Pamulang, Tangerang Selatan yang terjadi pada awal April 2026 diduga kuat dipicu oleh ketiadaan saluran drainase di bagian atas lereng. Kondisi ini menyebabkan air hujan mengalir deras tanpa terkendali dan menggerus tanah hingga terjadi amblesan yang memicu longsor.

Ad
Ad

Salah seorang warga setempat yang enggan disebut nama aslinya, Budi, menjelaskan bahwa longsor terjadi saat hujan deras mengguyur wilayah tersebut sekitar pukul 14.00 WIB. Menurutnya, kondisi tanpa drainase membuat tanah menjadi jenuh air dan akhirnya tidak mampu menahan beban air hujan yang terus menerus turun.

"Itu karena di atas tidak ada drainase-nya. Air hujan akhirnya banyak terserap dan membuat tanah basah dan bergerak sehingga terjadi longsor," ujar Budi saat ditemui di lokasi, Senin (27/4/2026).

Penyebab Utama Longsor: Absennya Drainase

Menurut Budi dan warga setempat, aliran air dari atas tebing langsung turun ke permukiman tanpa adanya saluran yang memadai. Hal ini membuat tanah di sekitar lereng menjadi jenuh air dan kehilangan kestabilan. Ketiadaan drainase yang efektif membuat air hujan tidak terkelola dengan baik sehingga memicu terjadinya longsor yang membahayakan pemukiman di bawahnya.

Kasus ini menjadi peringatan penting tentang betapa krusialnya sistem drainase dalam mencegah bencana longsor, terutama di daerah perbukitan seperti Pamulang. Tanpa keberadaan saluran air yang memadai, potensi longsor susulan sangat besar dan berisiko membahayakan warga.

Dampak dan Ancaman Longsor Susulan

  • Kerusakan properti: Rumah dan fasilitas umum di sekitar lereng berisiko rusak akibat pergerakan tanah.
  • Pengungsian warga: Ancaman longsor susulan memaksa warga setempat untuk mengungsi demi keselamatan.
  • Kondisi lingkungan memburuk: Tanah yang tergerus dan hilangnya vegetasi membuat risiko longsor semakin meningkat.
  • Gangguan infrastruktur: Jalan dan akses transportasi bisa terganggu akibat longsor.

Upaya Penanganan dan Pencegahan

Meski sudah sebulan berlalu sejak kejadian longsor, warga mengeluhkan belum adanya penanganan menyeluruh dari pemerintah setempat. Hal ini menimbulkan kekhawatiran akan potensi longsor susulan yang bisa terjadi kapan saja.

Berikut beberapa langkah yang seharusnya menjadi prioritas:

  1. Pembangunan drainase yang efektif untuk mengendalikan aliran air hujan di lereng.
  2. Reboisasi dan penghijauan untuk memperkuat struktur tanah dan menyerap air.
  3. Monitoring dan peringatan dini bagi warga agar siap menghadapi potensi longsor susulan.
  4. Penanganan segera bencana oleh pemerintah dan lembaga terkait agar risiko kerusakan dan korban dapat diminimalisir.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, longsor di Pamulang ini bukan semata-mata bencana alam, melainkan juga akibat kelalaian sistem drainase dan tata kelola lingkungan yang buruk. Ketiadaan drainase yang memadai di daerah rawan longsor seperti tebing di Pamulang merupakan faktor pemicu utama yang sebenarnya bisa dicegah dengan perencanaan infrastruktur yang baik.

Lebih jauh, ancaman longsor susulan menunjukkan bahwa risiko bencana di wilayah tersebut masih jauh dari terkendali. Pemerintah daerah harus segera menjalankan program mitigasi dan perbaikan drainase sebagai prioritas utama untuk melindungi warga dan mencegah kerugian lebih besar. Selain itu, edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya menjaga lingkungan dan sistem drainase juga perlu diperkuat.

Ini juga menjadi cermin bagi kota-kota lain yang memiliki kemiripan topografi agar tidak mengabaikan fungsi drainase sebagai benteng pertama melawan longsor. Jika langkah penanganan tidak segera dilakukan, bukan tidak mungkin bencana serupa akan terus terjadi dengan dampak yang semakin parah.

Untuk informasi lebih lanjut terkait bencana dan penanganannya, pembaca dapat mengakses laporan lengkap melalui Kompas.com dan situs resmi pemerintah Tangerang Selatan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad