Keamanan Pangan Kunci Sukses Program Makan Bergizi Gratis, Ungkap Deputi BGN

Apr 27, 2026 - 14:20
 0  4
Keamanan Pangan Kunci Sukses Program Makan Bergizi Gratis, Ungkap Deputi BGN

Jakarta – Keamanan pangan menjadi kunci sukses program Makan Bergizi Gratis (MBG), demikian disampaikan oleh Deputi Bidang Sistem dan Tata Kelola Badan Gizi Nasional (BGN), Tigor Pangaribuan, dalam acara CNBC Indonesia Food Summit 2026 yang digelar di Auditorium Menara Bank Mega, Jakarta Selatan, Senin (27/4/2026).

Ad
Ad

Dalam pemaparannya, Tigor menjelaskan bahwa keberhasilan MBG sangat bergantung pada penerapan tiga aspek utama keamanan pangan yang telah diatur oleh BGN untuk memastikan makanan yang disediakan tidak hanya bergizi tapi juga aman dikonsumsi.

Aspek Keamanan Pangan dalam Program MBG

Tigor merinci tiga aspek yang menjadi fokus BGN dalam tata kelola keamanan pangan MBG, yaitu:

  1. Infrastruktur Satuan Pelayanan Pemenuhan Gizi (SPPG)
    BGN menetapkan agar SPPG berada di lokasi yang higienis dengan peralatan yang memenuhi standar. Lokasi SPPG juga harus strategis, dekat dengan penerima manfaat agar makanan tidak basi akibat pengiriman yang lama.
  2. Petunjuk Teknis Pemilihan Bahan Pangan
    Bahan pangan yang digunakan harus segar, berkualitas, dan dapat ditelusuri asal-usulnya. Pengiriman bahan pangan dilakukan oleh koperasi yang terpercaya, dan kepala SPPG diberikan otoritas untuk memastikan kualitas bahan tersebut.
  3. Proses Pengolahan Pangan
    Proses memasak di SPPG diatur secara ketat agar selesai sebelum pukul 10 pagi. Proses pengolahan dimulai sejak pukul 2 pagi dan harus mengikuti Standar Layanan Higiene Sanitasi (SLHS) dari dapur-dapur yang beroperasi untuk menjamin kebersihan makanan.

"Jadi paling tidak dari tiga hal itu kita sudah berusaha supaya pangan yang disajikan betul-betul bisa aman kepada penerima manfaat,"
ujar Tigor menegaskan.

Peran Strategis BGN dalam Menjamin Kualitas MBG

Lebih jauh, Tigor menekankan bahwa Badan Gizi Nasional tidak hanya mengatur aspek teknis, namun juga melakukan pengawasan ketat untuk memastikan standar keamanan pangan terpenuhi di seluruh jaringan SPPG yang tersebar. Hal ini menjadi upaya preventif agar program MBG dapat berjalan efektif tanpa kompromi terhadap kualitas makanan yang disajikan kepada masyarakat.

Menurut Tigor, penekanan pada keamanan pangan ini juga menjadi bentuk tanggung jawab pemerintah dalam menurunkan risiko gangguan kesehatan akibat makanan tidak layak konsumsi, sekaligus mendorong keberhasilan program pemerintah dalam pengentasan masalah gizi buruk di Indonesia.

Implikasi Program MBG bagi Kesehatan Masyarakat

Program Makan Bergizi Gratis (MBG) merupakan salah satu inisiatif pemerintah untuk meningkatkan asupan gizi masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak dan ibu hamil. Dengan memastikan keamanan pangan yang ketat, MBG diharapkan mampu memberikan manfaat optimal tanpa menimbulkan risiko kesehatan.

  • Meningkatkan status gizi masyarakat dengan makanan bergizi dan aman.
  • Mencegah penyakit terkait pangan yang dapat muncul akibat konsumsi makanan tidak higienis.
  • Memperkuat kepercayaan masyarakat terhadap program pemerintah dalam bidang kesehatan dan gizi.

Sebagai tambahan, langkah BGN dalam menetapkan standar ketat diharapkan menjadi contoh dan acuan bagi lembaga lain yang menangani distribusi pangan sosial.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, penekanan Deputi BGN pada keamanan pangan sebagai fondasi utama keberhasilan MBG sangat krusial dan strategic dalam konteks peningkatan kualitas hidup masyarakat. Seringkali perhatian publik hanya tertuju pada aspek gizi tanpa mengindahkan pentingnya keamanan pangan yang jika diabaikan dapat menggagalkan tujuan program dan bahkan membahayakan penerima manfaat.

Selain itu, pengaturan yang komprehensif mulai dari infrastruktur, pemilihan bahan pangan, hingga proses pengolahan menunjukkan pendekatan sistematis yang dapat mengurangi risiko kegagalan program. Hal ini juga mencerminkan kematangan tata kelola BGN sebagai institusi pemerintah dalam menangani isu gizi nasional.

Ke depan, pembaca dan masyarakat luas perlu mengikuti perkembangan implementasi MBG serta efektivitas pengawasan keamanan pangan yang dilakukan BGN. Aspek ini menjadi indikator penting dalam menilai sejauh mana program ini dapat menjadi model keberhasilan nasional dalam upaya peningkatan gizi masyarakat.

Untuk informasi lebih mendalam, Anda dapat membaca langsung paparan Deputi BGN dalam sumber aslinya di CNBC Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad