Banjir Luapan Kali Ciliwung Rendam Permukiman Kramat Jati Akibat Hujan Deras

Mar 21, 2026 - 23:50
 0  5
Banjir Luapan Kali Ciliwung Rendam Permukiman Kramat Jati Akibat Hujan Deras

Jakarta mengalami banjir akibat luapan Kali Ciliwung setelah hujan deras mengguyur wilayah ini sejak sore hari. Permukiman dan ruas jalan di Balekambang, Kramat Jati, Jakarta Timur, tergenang air dengan ketinggian yang mencapai satu meter di beberapa titik.

Ad
Ad

Luapan Air Kali Ciliwung Rendam Permukiman di Kramat Jati

Warga RT 01 di kawasan tersebut, Marsiyem (39), menceritakan bagaimana air mulai masuk ke rumahnya sekitar pukul 16.00 WIB dan dalam waktu kurang dari tiga jam, ketinggian air naik sangat cepat hingga setinggi dada atau sekitar satu meter.

"Airnya cepat sekali naik, sampai setinggi dada, satu meter ada. Barang-barang yang bisa langsung saya pindahkan ke lantai dua, tapi ada juga yang tidak sempat karena saya tinggal sendiri," ujar Marsiyem saat ditemui di lokasi banjir, Sabtu.

Menurut Marsiyem, awalnya dia tidak tahu penyebab pasti banjir tersebut. Namun, ia mendapatkan informasi bahwa tanggul Kali Ciliwung gagal menahan debit air sungai yang terus meningkat, sehingga menyebabkan air meluap dan merendam permukiman.

Akibatnya, banyak barang-barang berharga tidak sempat diselamatkan dan ikut terendam air. Beberapa perabotan seperti kasur dan lemari tetap basah karena banjir datang sangat cepat.

Dampak Banjir di Permukiman dan Jalan Raya

Banjir tidak hanya terjadi di rumah warga RT 01 tetapi juga merendam permukiman di RT 02 dan RT 10 RW 01. Ketinggian air bervariasi mulai dari 30 sentimeter hingga satu meter tergantung lokasi rumah.

Beberapa warga yang rumahnya berada di dataran lebih tinggi mulai melakukan gotong royong membersihkan sisa lumpur dan kotoran yang terbawa banjir. Aktivitas bersih-bersih ini diharapkan mempercepat pemulihan lingkungan dan mengurangi dampak banjir terhadap kesehatan dan kebersihan.

Tidak hanya permukiman, banjir juga melanda ruas Jalan Raya Bogor, tepatnya di kawasan pertigaan Hek, Kramat Jati. Air menggenangi jalan dengan ketinggian sekitar 50 sentimeter, menyebabkan kemacetan parah dari arah Cililitan menuju Pasar Rebo dan sebaliknya.

Banyak kendaraan harus melambatkan laju, bahkan sebagian memilih jalur alternatif untuk menghindari genangan air yang cukup dalam di jalan utama tersebut.

Waspada Potensi Banjir Susulan

Meski ketinggian air di beberapa titik sudah mulai berangsur surut, warga diimbau agar tetap waspada terhadap kemungkinan banjir susulan. Hal ini dikarenakan potensi hujan dengan intensitas tinggi masih ada, terutama di musim penghujan seperti saat ini.

Pemerintah daerah dan dinas terkait diharapkan terus memantau kondisi sungai dan drainase agar dapat mengambil tindakan cepat bila terjadi kenaikan debit air yang signifikan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, banjir yang terjadi di Kramat Jati ini kembali mengingatkan pentingnya pengelolaan sistem tanggul dan drainase yang memadai di Jakarta. Luapan Kali Ciliwung yang menjadi penyebab utama menunjukkan bahwa kapasitas penampungan air sungai masih belum cukup untuk menghadapi curah hujan tinggi yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim.

Banjir ini tidak hanya berdampak pada kerusakan fisik rumah dan kendaraan, tetapi juga mengganggu aktivitas masyarakat dan ekonomi lokal. Kemacetan panjang di jalur utama seperti Jalan Raya Bogor juga memperburuk kondisi dan menimbulkan kerugian waktu serta biaya transportasi.

Ke depan, pemerintah perlu mempercepat pembangunan dan perbaikan infrastruktur pengendalian banjir serta memperkuat edukasi masyarakat terkait kesiapsiagaan menghadapi banjir. Masyarakat juga harus aktif berperan dalam menjaga kebersihan saluran air agar tidak terjadi penyumbatan.

Dengan pendekatan terpadu antara pemerintah dan warga, risiko banjir besar dapat diminimalkan sehingga Jakarta menjadi kota yang lebih tahan terhadap cuaca ekstrem yang makin sering terjadi.

Selalu pantau informasi cuaca dan peringatan banjir dari BMKG dan instansi terkait untuk mengantisipasi potensi bencana di wilayah Anda.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad