Pembuatan Tanggul Sementara di Lokasi Longsor Kali Angke untuk Cegah Bencana Susulan

Mar 27, 2026 - 18:00
 0  3
Pembuatan Tanggul Sementara di Lokasi Longsor Kali Angke untuk Cegah Bencana Susulan

Petugas Suku Dinas Sumber Daya Air (SDA) Jakarta Barat sedang melakukan pembuatan tanggul sementara di lokasi longsor yang terjadi di Kali Angke, Rawa Buaya, Cengkareng, Jakarta, pada Jumat, 27 Maret 2026. Langkah ini diambil sebagai upaya stabilisasi kontur tanah untuk mencegah terjadinya longsor susulan yang dapat membahayakan lingkungan dan masyarakat sekitar.

Ad
Ad

Pembuatan Tanggul Sementara sebagai Tindakan Darurat

Longsor di bantaran Kali Angke menjadi perhatian serius bagi pemerintah daerah, khususnya Suku Dinas SDA Jakarta Barat. Dalam penanganannya, petugas memasang tanggul sementara menggunakan kayu dolken yang dipilih karena sifatnya yang kuat dan mudah dipasang pada kondisi darurat.

Menurut keterangan petugas, tanggul ini berfungsi untuk menahan tanah agar tidak terus terkikis oleh aliran air sungai, sehingga dapat mengurangi risiko longsor lanjutan. Proses ini juga merupakan langkah awal sambil menunggu perbaikan permanen yang lebih komprehensif.

Faktor Penyebab Longsor dan Dampaknya di Kali Angke

Longsor yang terjadi di Kali Angke dipicu oleh beberapa faktor, antara lain:

  • Erosi tanah akibat derasnya aliran air sungai yang terus menerus mengikis bantaran kali.
  • Pengelolaan limbah dan sedimentasi yang kurang optimal sehingga mempercepat kerusakan struktur tanah di sekitar kali.
  • Peningkatan intensitas hujan yang membuat tanah menjadi jenuh dan mudah longsor.

Dampak dari longsor ini tidak hanya merusak lingkungan fisik seperti kerusakan bantaran sungai, tetapi juga berpotensi mengancam keselamatan warga serta menyebabkan gangguan aktivitas sosial dan ekonomi di sekitar lokasi.

Upaya Pemkot Jakarta Barat dalam Penanganan Longsor Kali Angke

Pemerintah Kota Jakarta Barat merespon cepat kejadian ini dengan melakukan beberapa langkah strategis, di antaranya:

  1. Pemasangan tanggul sementara menggunakan kayu dolken untuk stabilisasi sementara.
  2. Pembersihan dan normalisasi aliran Kali Angke agar air dapat mengalir lancar tanpa menimbulkan tekanan berlebih terhadap bantaran.
  3. Pelaksanaan survei dan kajian teknis untuk perbaikan permanen yang lebih tahan lama.
  4. Sosialisasi dan edukasi kepada masyarakat sekitar mengenai bahaya longsor dan pentingnya menjaga lingkungan bantaran sungai.

Langkah-langkah tersebut diharapkan dapat mengurangi risiko bencana dan meminimalisasi kerugian yang mungkin terjadi.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pembuatan tanggul sementara di lokasi longsor Kali Angke merupakan langkah penting dan strategis dalam mitigasi bencana yang harus diapresiasi. Namun, tindakan ini hanya bersifat jangka pendek dan perlu diikuti dengan perencanaan jangka panjang yang lebih menyeluruh, termasuk penataan ulang kawasan bantaran sungai dan pengelolaan lingkungan yang berkelanjutan.

Selain itu, faktor perubahan iklim yang menyebabkan curah hujan tinggi harus menjadi perhatian serius pemerintah dan masyarakat. Jika tidak diantisipasi dengan baik, kejadian longsor seperti ini bisa menjadi lebih sering dan berdampak lebih besar.

Kedepannya, kolaborasi antar instansi pemerintah, akademisi, dan masyarakat sangat dibutuhkan untuk menciptakan sistem pengelolaan sungai yang ramah lingkungan dan tahan bencana. Masyarakat juga diharapkan semakin sadar dan aktif menjaga kebersihan serta kelestarian bantaran sungai agar bencana longsor dapat diminimalisasi.

Untuk informasi lebih lanjut tentang penanganan longsor dan kondisi terkini Kali Angke, kunjungi berita lengkap di Antara Foto dan pantau update resmi dari pemerintah kota Jakarta Barat.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad