Pemkab Pasuruan Perbaiki Jalan Rusak Akibat Banjir dengan Dana Tak Terduga

Mar 27, 2026 - 22:40
 0  5
Pemkab Pasuruan Perbaiki Jalan Rusak Akibat Banjir dengan Dana Tak Terduga

Pemerintah Kabupaten Pasuruan, Jawa Timur, mulai melakukan perbaikan infrastruktur jalan yang terdampak parah akibat banjir yang melanda beberapa hari terakhir. Upaya ini dilakukan guna memulihkan akses vital warga yang sempat terputus total, terutama di wilayah Desa Beji, Kecamatan Beji.

Ad
Ad

Perbaikan Jalan Prioritas dengan Dana Belanja Tak Terduga

Salah satu titik kritis adalah akses satu-satunya warga Kampung Beji menuju jalan utama Pantura yang ambrol karena tergerus derasnya air banjir. Kondisi ini membuat mobilitas warga sangat terganggu dan berpotensi menimbulkan dampak sosial-ekonomi yang luas.

Untuk mengatasi kondisi darurat ini, Dinas Pekerjaan Umum dan Penataan Ruang (PUPR) Kabupaten Pasuruan langsung menunjuk pelaksana proyek perbaikan dengan menggunakan skema dana Belanja Tidak Terduga (BTT). Skema ini memungkinkan penanganan cepat tanpa harus menunggu proses anggaran yang panjang.

"Ini prioritas karena menyangkut mobilitas warga. Penanganannya harus cepat karena akses warga terputus total," ujar Eko Bagus Wicaksono, Kepala Dinas PUPR Kabupaten Pasuruan, Jumat (27/3/2026).

Kerusakan Jalan Terpantau di Empat Titik Utama

Berdasarkan pemantauan langsung di lapangan, terdapat empat titik kerusakan signifikan yang menjadi fokus perbaikan. Masing-masing titik mengalami kerusakan parah akibat derasnya aliran air banjir yang merusak struktur jalan dan mengancam keselamatan pengguna jalan.

  • Desa Beji, Kecamatan Beji – akses utama warga ambrol tergerus banjir.
  • Titik kedua dan ketiga berada di jalur penghubung desa yang juga mengalami longsor dan kerusakan permukaan jalan.
  • Titik keempat merupakan ruas jalan yang rawan terputus karena pengerukan tanah akibat banjir.

Perbaikan ini meliputi penguatan struktur jalan, perbaikan turap, serta penataan ulang drainase agar kejadian serupa dapat diminimalisasi di masa mendatang.

Dampak Banjir terhadap Infrastruktur dan Pertanian

Banjir yang melanda Pasuruan tidak hanya merusak infrastruktur jalan, namun juga berdampak signifikan pada sektor pertanian. Sebelumnya, dilaporkan bahwa 158 hektar sawah di Pasuruan terendam banjir, yang mengancam gagal panen bagi para petani setempat. Kondisi ini menambah urgensi pemerintah daerah untuk segera mengatasi kerusakan infrastruktur demi mendukung aktivitas ekonomi masyarakat.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, langkah cepat Pemkab Pasuruan menggunakan dana Belanja Tak Terduga untuk memperbaiki jalan yang putus akibat banjir adalah langkah strategis dan tepat waktu. Akses jalan yang terputus tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga berdampak pada distribusi kebutuhan pokok dan layanan kesehatan yang sangat penting.

Namun, penggunaan dana BTT yang bersifat darurat ini sebaiknya diikuti dengan perencanaan jangka panjang untuk meningkatkan ketahanan infrastruktur terhadap bencana banjir yang semakin sering terjadi akibat perubahan iklim. Pemerintah daerah perlu melakukan evaluasi menyeluruh terhadap sistem drainase dan pengelolaan wilayah rawan banjir.

Ke depan, masyarakat juga harus dilibatkan dalam upaya mitigasi bencana untuk memperkuat kesiapsiagaan di tingkat lokal. Terus pantau perkembangan perbaikan jalan dan dampak banjir melalui berita terpercaya agar tetap mendapatkan informasi terbaru dan lengkap.

Informasi lebih lengkap dapat dilihat pada sumber asli Kompas.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad