Sopir Truk Tewas Kecelakaan Kerja di Pelabuhan Ciwandan, Pelindo Tangani Sesuai SOP

Mar 3, 2026 - 11:15
 0  3
Sopir Truk Tewas Kecelakaan Kerja di Pelabuhan Ciwandan, Pelindo Tangani Sesuai SOP

Insiden tragis terjadi di Pelabuhan Ciwandan, Kota Cilegon, Banten, pada Selasa (24/2/2026) sekitar pukul 09.30 WIB, ketika seorang sopir truk tewas akibat kecelakaan kerja. PT Pelabuhan Indonesia (Persero) Regional 2 Banten mengonfirmasi kejadian tersebut dan menyatakan penanganan insiden berjalan cepat sesuai dengan standar operasional prosedur (SOP) yang berlaku.

Ad
Ad

Benny Ariadi, General Manager Pelindo Regional 2 Banten, menjelaskan bahwa kecelakaan ini melibatkan aktivitas mitra pengguna jasa di kawasan pelabuhan. Kejadian terjadi ketika sebuah dump truck yang mengangkut logistik milik armada Ratu Melati bertabrakan dengan alat berat forklift yang sedang dioperasikan oleh PT Galuh Bandar Samudra, perusahaan bongkar muat yang menjadi mitra pengelola operasional alat berat di pelabuhan.

Penyebab dan Kronologi Kecelakaan Kerja di Pelabuhan Ciwandan

Kronologi kecelakaan bermula saat forklift mengangkut besi baja dan berusaha melakukan manuver di area Dermaga 5A Pelabuhan Ciwandan. Benturan keras terjadi antara forklift dengan truk dump yang mengakibatkan sopir truk mengalami luka serius dan kemudian meninggal dunia setelah menjalani perawatan medis di rumah sakit.

Benny menegaskan bahwa seluruh operasional terkait alat berat dan armada truk sepenuhnya dikelola oleh mitra pengguna jasa, sehingga kecelakaan ini menjadi perhatian serius bagi pengelola pelabuhan untuk meningkatkan pengawasan dan keselamatan kerja.

Respons dan Penanganan Pelindo Sesuai SOP

Meski aktivitas operasional dijalankan oleh mitra, Pelindo Regional 2 Banten segera mengambil langkah cepat dalam penanganan kecelakaan. Tim keamanan pelabuhan langsung mengamankan lokasi, melakukan evakuasi korban, dan mendukung proses investigasi untuk memastikan penyebab kejadian dapat diketahui secara menyeluruh.

  • Lokasi kejadian diamankan agar tidak mengganggu aktivitas pelabuhan lainnya.
  • Evakuasi korban dilaksanakan dengan cepat dan profesional.
  • Prosedur darurat dan keselamatan kerja diterapkan secara ketat.
  • Pelindo berkoordinasi dengan pihak terkait untuk investigasi dan tindak lanjut.

Pelindo juga menyampaikan duka cita mendalam kepada keluarga korban dan menegaskan komitmennya untuk terus meningkatkan standar keselamatan kerja di pelabuhan demi mencegah insiden serupa di masa depan.

Faktor Risiko Kecelakaan Kerja di Pelabuhan

Kecelakaan kerja di pelabuhan seperti ini sering terkait dengan beberapa faktor risiko, antara lain:

  1. Pengoperasian alat berat yang kompleks dan lingkungan kerja yang padat.
  2. Kurangnya koordinasi dan komunikasi antar operator alat berat dan pengemudi truk.
  3. Keterbatasan pengawasan dan pelatihan keselamatan pada mitra pengguna jasa.
  4. Potensi human error dalam manuver kendaraan berat di area terbatas.
  5. Kondisi cuaca atau faktor eksternal yang dapat memengaruhi konsentrasi kerja.

Oleh sebab itu, penegakan SOP dan peningkatan pelatihan keselamatan kerja menjadi sangat penting untuk mengurangi risiko kecelakaan di lingkungan pelabuhan yang dinamis.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kejadian kecelakaan kerja yang menewaskan sopir truk ini menyoroti tantangan besar dalam pengelolaan keselamatan di pelabuhan-pelabuhan besar seperti Ciwandan. Meski pengoperasian armada dan alat berat dilakukan oleh mitra, tanggung jawab pengawasan keselamatan tetap berada di tangan pengelola pelabuhan. Hal ini menuntut Pelindo dan mitra untuk memperkuat sistem manajemen keselamatan kerja secara terpadu, termasuk pelatihan rutin, inspeksi ketat, dan komunikasi efektif antar pekerja.

Selain itu, insiden ini mengingatkan pentingnya transparansi dan kecepatan dalam penanganan kecelakaan kerja agar tidak menimbulkan keresahan di kalangan pekerja dan masyarakat sekitar pelabuhan. Langkah proaktif Pelindo dalam menindaklanjuti kecelakaan ini sudah tepat, namun perlu diikuti oleh evaluasi menyeluruh dan perbaikan prosedur agar kejadian serupa tidak terulang.

Ke depan, publik dan pemangku kepentingan harus memantau bagaimana Pelindo dan mitra pelabuhan meningkatkan standar keselamatan serta mengimplementasikan teknologi dan sistem pengawasan yang dapat memberikan perlindungan lebih baik bagi pekerja di lapangan. Keselamatan kerja di pelabuhan adalah kunci untuk menjaga kelancaran logistik nasional sekaligus melindungi nyawa manusia.

Terus ikuti perkembangan berita ini untuk mendapatkan update terbaru terkait penanganan dan hasil investigasi kecelakaan kerja di Pelabuhan Ciwandan.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad