Longsor di Agam Tutup Total Akses Jalan Provinsi Padang-Bukittinggi

Mar 4, 2026 - 16:12
 0  3
Longsor di Agam Tutup Total Akses Jalan Provinsi Padang-Bukittinggi

Tanah longsor besar kembali terjadi di Kabupaten Agam, Sumatera Barat, tepatnya di ruas jalan provinsi yang menghubungkan Kota Padang dan Bukittinggi melalui jalur Sicincin-Balingka. Peristiwa ini menyebabkan akses jalan tertutup total sejak Selasa sore, 3 Maret 2026, dan mengganggu aktivitas transportasi serta mobilitas masyarakat setempat.

Ad
Ad

Lokasi dan Kondisi Longsor

Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika Kabupaten Agam, Roza Syafdefianti, menyampaikan bahwa longsor terjadi di titik KM 72+800, Nagari Malalak Timur, Kecamatan Malalak. Material tanah dan batu yang longsor menimbun seluruh badan jalan provinsi sehingga kendaraan tidak dapat melintas sama sekali.

"Material tanah dan batu menutup badan jalan sehingga akses tersebut belum dapat dilalui kendaraan," ujar Roza, dikutip dari Antara, Rabu, 4 Maret 2026.

Lokasi longsor ini merupakan bagian dari jalan terban yang sebelumnya terdampak bencana hidrometeorologi pada akhir November 2025. Saat ini, jalan tersebut sedang dalam tahap perbaikan oleh PT Hutama Karya Infrastruktur (HKI) yang telah mengerjakan perbaikan selama beberapa minggu terakhir.

Upaya Penanganan dan Pemulihan Akses

Pemerintah Kabupaten Agam segera berkoordinasi dengan PT HKI untuk menurunkan alat berat guna membersihkan material longsor dan membuka kembali akses jalan. Menurut Roza, alat berat milik PT HKI sudah mulai membersihkan material longsor sejak Rabu pagi.

  • Penanganan cepat diharapkan dapat memulihkan akses jalan yang sangat vital ini.
  • Jalur Padang-Bukittinggi via Sicincin-Balingka merupakan rute utama penghubung dua kota besar di Sumbar.
  • Perbaikan jalan terban sebelumnya belum selesai saat longsor terjadi, memperparah kondisi akses transportasi.

Imbauan Keselamatan untuk Masyarakat

Curah hujan yang cukup tinggi dalam beberapa hari terakhir menjadi faktor utama terjadinya longsor. Kondisi tanah yang masih labil meningkatkan risiko terjadinya longsor susulan. Oleh karena itu, Dinas Kominfo Agam mengimbau masyarakat dan pengguna jalan untuk sementara menghindari melintasi jalur tersebut.

"Hindari melewati jalan tersebut dan tetap meningkatkan kewaspadaan," tambah Roza.

Imbauan ini penting untuk mencegah korban jiwa dan kecelakaan di tengah kondisi cuaca yang belum menentu. Warga di sekitar wilayah terdampak juga diminta waspada terhadap potensi longsor susulan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, longsor yang menutup akses jalan provinsi di Agam bukan hanya masalah lokal, melainkan mencerminkan tantangan serius penanganan infrastruktur di daerah rawan bencana hidrometeorologi. Jalan terban yang masih dalam perbaikan ketika longsor terjadi menunjukkan bahwa mitigasi risiko bencana belum sepenuhnya terintegrasi dalam perencanaan pembangunan jalan di daerah rawan longsor.

Longsor ini juga mengingatkan pentingnya sistem peringatan dini dan penguatan infrastruktur yang tahan bencana, terutama di wilayah pegunungan Sumatera Barat yang kerap mengalami curah hujan tinggi. Pemkab Agam bersama pihak kontraktor dan pemerintah provinsi perlu mempercepat perbaikan sekaligus menerapkan teknologi mitigasi seperti penguatan lereng dan drainase yang baik.

Ke depan, masyarakat dan pemerintah harus waspada terhadap potensi bencana susulan, terutama saat musim hujan masih berlangsung. Pembukaan akses jalan harus dilakukan dengan tetap mengutamakan keselamatan dan kesiapsiagaan menghadapi risiko longsor berulang.

Perkembangan terbaru dari penanganan longsor ini akan terus kami pantau. Pastikan untuk selalu mengikuti update informasi agar tetap waspada dan mendapatkan informasi terkini mengenai kondisi akses jalan dan cuaca di Kabupaten Agam.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad