Bos Properti RI Iwan Sunito Beli Lahan Elite Sydney Rp 1,5 Triliun untuk Proyek Kota Baru

Mar 5, 2026 - 11:24
 0  4
Bos Properti RI Iwan Sunito Beli Lahan Elite Sydney Rp 1,5 Triliun untuk Proyek Kota Baru

Iwan Sunito, pengusaha properti Australia asal Indonesia, berhasil mengakuisisi lahan premium di kawasan elite Five Dock, Sydney, dengan nilai fantastis mencapai Rp 1,5 triliun. Akuisisi ini dilakukan melalui perusahaannya, One Global Capital, dan menandai dimulainya proyek pengembangan kota baru senilai AU$ 1,6 miliar atau sekitar Rp 19 triliun.

Ad
Ad

Proyek Skala Kota Baru dengan Konsep 'City-Within-a-City'

Proyek yang akan dibangun di atas lahan seluas 1,4 hektare ini bukan sekadar pengembangan properti biasa. Iwan Sunito berencana mengembangkan kawasan mixed-use yang menggabungkan perumahan premium, pusat perbelanjaan, hotel, dan CBD Sydney yang dirancang dengan konsep 'city-within-a-city'.

Kawasan ini akan menjadi standar baru hunian perkotaan terpadu di Australia, lengkap dengan fasilitas modern seperti lapangan golf yang menawarkan pemandangan eksotis menghadap Kings Bay. Pengunjung dapat menikmati olahraga golf sambil memandang panorama pantai dan laut yang menawan.

Strategi dan Keunggulan Lokasi Five Dock

Menurut Iwan, penguasaan penuh atas lahan di Five Dock membuka peluang besar untuk mengoptimalkan potensi kawasan tersebut sebagai aset utama dalam strategi pengembangan properti perusahaan.

"Rampungnya akuisisi Five Dock merupakan momen krusial bagi One Global Capital. Kami kini dapat mengoptimalkan potensi proyek ini secara maksimal," ujar Iwan, Rabu (4/3/2026).

Five Dock sendiri dikenal sebagai salah satu kawasan paling prestisius di kawasan Inner West Sydney. Nilai rata-rata rumah di wilayah ini berkisar antara Rp 45 hingga Rp 60 miliar, sementara properti tepi pantai bisa mencapai Rp 120 miliar. Keunggulan kawasan ini ditopang oleh akses transportasi yang strategis, seperti Five Dock Metro Station dan Burwood Metro Station yang masing-masing berjarak sekitar 1,1 km dan 800 meter dari lokasi proyek, memudahkan akses cepat ke Sydney CBD.

Transportasi dan akses yang mudah menjadi daya tarik utama, memungkinkan penghuni menikmati fasilitas seperti bus stop at the door stop.

Kolaborasi Internasional dan Skala Proyek Terbesar

Proyek ini juga menjadi simbol kolaborasi antara Iwan Sunito dengan arsitek ternama dunia, Koichi Takada. Selain itu, PTI Architect Indonesia dan Buchan Australia turut berperan dalam pengembangan master plan proyek.

Iwan menegaskan bahwa proyek di Five Dock ini akan menjadi pengembangan terbesar dalam kariernya selama 25 tahun, bahkan tiga kali lebih besar dibandingkan proyek sebelumnya, Infinity di Green Square.

"Kami tidak sekadar membangun gedung, kami sedang menciptakan sebuah kota di dalam kota," ujar Iwan.

Rencana pembangunan mencakup:

  • 750 apartemen premium di lima menara
  • Hotel berbintang dengan 250 kamar
  • Conference center seluas 3.000 m2
  • Pusat ritel dan gaya hidup seluas 10.000 m2
  • Fasilitas kesehatan dan kebugaran
  • Ruang terbuka hijau yang luas
  • Fasilitas komunitas dan ekosistem build to rent terintegrasi

Dukungan Investor dan Proyeksi Pengembangan

Pasar residensial di Five Dock menunjukkan tren pertumbuhan yang positif, didukung oleh konsep Transit Oriented Development (TOD) dan permintaan tinggi dari investor, termasuk pebisnis lokal dan investor high net worth asal Indonesia.

Persetujuan perencanaan proyek dijadwalkan pada Juni 2026, diikuti proses keterlibatan investor melalui Expressions of Interest (EOI) pada Kuartal II 2026. Peluncuran pemasaran apartemen akan berlangsung pada Kuartal III 2027, sedangkan konstruksi diperkirakan mulai pada Kuartal II 2028.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, akuisisi dan pengembangan proyek Five Dock oleh Iwan Sunito bukan hanya sekadar investasi besar di pasar properti Australia, tetapi juga menandai transformasi strategis dalam pengembangan kawasan urban terpadu yang menggabungkan gaya hidup, bisnis, dan rekreasi dalam satu kompleks. Ini menjadi langkah game-changer bagi pengembangan properti di Australia, terutama dalam konteks meningkatnya permintaan hunian berkualitas dan kawasan mixed-use yang terintegrasi dengan transportasi publik.

Selain itu, kolaborasi dengan arsitek kelas dunia dan firma arsitektur Indonesia menegaskan bahwa kualitas desain dan pembangunan lokal memiliki potensi besar untuk bersaing di pasar global. Proyek ini juga dapat mendorong investor Indonesia semakin agresif menjajaki peluang di luar negeri, khususnya di sektor properti internasional.

Kedepannya, publik dan pelaku industri properti perlu mengamati bagaimana proyek ini akan mempengaruhi dinamika harga properti di Sydney serta dampaknya terhadap urbanisasi dan perencanaan kota masa depan. Apakah konsep city-within-a-city ini akan menjadi model yang diadopsi di kawasan lain? Semua mata kini tertuju pada Five Dock.

Dengan momentum ini, bagi para calon investor dan penghuni, penting untuk terus mengikuti perkembangan proyek yang menjanjikan perubahan besar dalam lanskap properti Sydney dan peluang baru dari kolaborasi lintas negara.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad