Kakorlantas Polri Sebut Safety Driving Center Dorong Penurunan Kecelakaan di Kalsel

Apr 8, 2026 - 19:50
 0  5
Kakorlantas Polri Sebut Safety Driving Center Dorong Penurunan Kecelakaan di Kalsel

Banjarbaru – Kepala Korps Lalu Lintas (Kakorlantas) Polri Irjen Pol Agus Suryonugroho menegaskan bahwa kehadiran Safety Driving Center (SDC) merupakan langkah konkret dari Direktorat Lalu Lintas (Ditlantas) Polda Kalimantan Selatan dalam menekan angka kecelakaan lalu lintas di wilayah tersebut. Melalui peningkatan keterampilan dan kesadaran berkendara masyarakat, SDC diharapkan mampu memperkuat upaya keselamatan berlalu lintas di Kalsel.

Ad
Ad

"SDC menjadi bagian dari upaya memperkuat pelayanan publik sekaligus menekan angka kecelakaan lalu lintas," ujar Irjen Agus saat meresmikan SDC di Banjarbaru pada Rabu.

Peran Safety Driving Center dalam Menekan Kecelakaan

Kakorlantas Polri menganggap fasilitas Safety Driving Center sangat penting, mengingat angka kecelakaan lalu lintas masih menjadi tantangan besar bagi aparat kepolisian dan pemerintah daerah. Ia mengapresiasi keseriusan Polda Kalsel dan pemerintah daerah dalam menghadirkan pusat pelatihan berkendara yang komprehensif ini.

Keberadaan SDC ini tidak hanya untuk pembelajaran teori, melainkan juga praktik mengemudi yang dilakukan dengan menggunakan simulator modern. Hal ini memungkinkan masyarakat untuk mengasah kemampuan berkendara secara realistis dan aman.

"Keselamatan berkendara kuncinya ada pada kompetensi pengemudi, di sinilah masyarakat bisa belajar baik teori maupun praktik," tegas Irjen Agus.

Rekor MURI dan Capaian Positif Penurunan Fatalitas Kecelakaan

SDC Polda Kalsel merupakan yang pertama di Kalimantan Selatan dan berhasil meraih Rekor MURI. Rekor tersebut diterima langsung oleh Kapolda Kalsel Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan didampingi Direktur Lalu Lintas Polda Kalsel Kombes Pol Dr M Fahri Siregar.

Selain itu, capaian penurunan angka fatalitas kecelakaan hingga 65 persen selama Operasi Ketupat tahun ini menjadi catatan positif yang tidak terlepas dari berbagai upaya peningkatan keselamatan berkendara.

Menurut Irjen Agus, kehadiran SDC dapat memperkuat tren penurunan angka kecelakaan tersebut dan berharap fasilitas ini dapat menjadi pusat edukasi keselamatan berlalu lintas yang berkelanjutan.

Komitmen Kapolda dan Dukungan Pemerintah Daerah

Kapolda Kalsel, Irjen Pol Dr Rosyanto Yudha Hermawan, menegaskan bahwa SDC tidak hanya sebagai tempat pelatihan, tetapi menjadi pusat edukasi keselamatan berkendara yang terus dikembangkan. Program-program kedepan akan dikoordinasikan dengan Korlantas Polri untuk memastikan penurunan angka kecelakaan, terutama yang berujung pada korban jiwa.

"Program ke depan akan terus kami kembangkan dan dikoordinasikan dengan Korlantas. Harapannya jelas, angka kecelakaan bisa ditekan, terutama yang berujung korban jiwa," kata Kapolda.

Sementara itu, Gubernur Kalimantan Selatan Muhidin menyambut baik keberadaan SDC yang dianggap dapat memperkuat upaya pemerintah daerah dalam menekan angka kecelakaan melalui berbagai program keselamatan berlalu lintas.

"Kami berharap SDC mampu membangun budaya tertib berlalu lintas sekaligus meningkatkan keselamatan pengguna jalan secara menyeluruh," ujar Gubernur Muhidin.

Fasilitas dan Program SDC yang Inovatif

Dalam peresmian tersebut, Kakorlantas Polri juga menyempatkan diri menyapa para pengemudi ojek online yang menjadi salah satu kelompok pengguna jalan yang mendapat edukasi berkendara dari SDC. Fasilitas simulator mengemudi yang dimiliki SDC Polda Kalsel merupakan salah satu inovasi yang memudahkan masyarakat belajar mengemudi secara aman dan efektif.

Dengan fasilitas ini, pengemudi dapat memahami berbagai situasi lalu lintas dan teknik mengemudi yang benar tanpa risiko kecelakaan nyata. Hal ini tentu sangat membantu meningkatkan kompetensi pengemudi di berbagai kalangan.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, pembukaan Safety Driving Center Polda Kalsel merupakan langkah strategis yang tepat dalam menanggulangi masalah kecelakaan lalu lintas yang masih tinggi di Kalimantan Selatan. Inisiatif ini tidak hanya meningkatkan keterampilan dan kesadaran berkendara masyarakat, tetapi juga memberikan sinyal positif bahwa kepolisian dan pemerintah daerah serius dalam mengedukasi publik.

Namun, efektivitas SDC akan sangat bergantung pada keberlanjutan program dan partisipasi aktif masyarakat. Pemerintah daerah dan kepolisian perlu memastikan akses pelatihan ini merata dan terjangkau, serta terus melakukan inovasi agar materi yang diajarkan tetap relevan dengan kondisi lalu lintas yang dinamis.

Selanjutnya, publik dan pemangku kepentingan harus mengawasi perkembangan angka kecelakaan di daerah ini dan menilai seberapa besar dampak dari keberadaan SDC terhadap keselamatan jalan. Jika berhasil, model ini dapat direplikasi di wilayah lain sebagai solusi efektif menekan angka kecelakaan secara nasional.

Untuk informasi lebih lanjut mengenai inisiatif ini, Anda dapat membaca artikel aslinya di Antara Kalsel.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad