Huntap Bagi Penyintas Banjir di Bireuen Mulai Dibangun, 152 Unit Siap Diresmikan

Apr 16, 2026 - 16:50
 0  5
Huntap Bagi Penyintas Banjir di Bireuen Mulai Dibangun, 152 Unit Siap Diresmikan

Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) bersama sejumlah pihak swasta kini tengah melaksanakan pembangunan hunian tetap (huntap) bagi penyintas banjir di Kabupaten Bireuen, Aceh. Langkah ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana yang melanda wilayah tersebut beberapa waktu lalu.

Ad
Ad

Pembangunan Huntap Tahap I di Berbagai Desa Terdampak

Menurut Juru Bicara Pemerintah Kabupaten Bireuen, Muhajir Juli, pembangunan huntap tahap pertama dilakukan secara bertahap dan melibatkan stakeholder dari pemerintah dan swasta yang telah berkomitmen membantu penyintas. Proyek ini tersebar di beberapa desa atau gampong yang terdampak bencana banjir hebat.

Berdasarkan data yang dihimpun dari rekanan pembangunan, BNPB mengerjakan hunian tetap di beberapa lokasi seperti Desa Kuala Ceurape, Bugeng, dan Alue Bayeu Utang di Kecamatan Jangka, Desa Kapa di Kecamatan Peusangan, serta Desa Balee Panah dan Paya Cut di Kecamatan Juli.

Hingga 12 April 2026, BNPB telah mulai membangun 20 unit huntap di Kuala Ceurape dengan progres bervariasi, mulai dari pemasangan bata ringan, plesteran, pondasi, hingga penyediaan material di lokasi. Selain itu, pembangunan juga berjalan di Desa Bugeng (10 unit), Alue Bayeu Utang (1 unit), dan Balee Panah (17 unit). Ada pula dua unit huntap relokasi milik warga Kuala Ceurape yang dibangun di Alue Kuta dan Desa Kapa, Peusangan.

Peran Swasta dan LSM dalam Pembangunan Hunian Tetap

Selain BNPB, sejumlah pihak swasta juga ambil bagian dalam pembangunan huntap. Salah satunya adalah H Subarni A. Gani, pemilik PT Blang Keutumba, yang membangun total 60 unit huntap. Sebaran unit tersebut meliputi 10 unit di Balee Panah, 10 unit di Teupin Mane, 10 unit di Simpang Jaya, 10 unit di Alue Limeng, 10 unit di Salah Sirong, dan beberapa unit di Desa Kubu, Pante Karya, Kecamatan Peusangan Siblah Krueng.

DT Peduli juga berkontribusi dengan membangun 45 unit huntap di Desa Alue Kuta, Kecamatan Jangka. Sementara itu, PT Takabeya Perkasa Group membangun 7 unit huntap di Kecamatan Gandapura.

Secara keseluruhan, terdapat 152 unit hunian tetap yang saat ini mulai dan sedang dalam proses pembangunan di Kabupaten Bireuen.

Target dan Harapan Pembangunan Huntap

Muhajir Juli menyatakan harapannya agar pembangunan huntap tahap pertama dapat berjalan lancar. Menurutnya, rumah-rumah yang dibangun ini akan segera dihuni oleh penyintas bencana yang rumahnya mengalami kerusakan berat atau hilang berdasarkan hasil verifikasi BNPB tahap I.

"Mudah-mudahan pembangunan huntap tahap I dapat berjalan lancar, sehingga penyintas bencana yang rumahnya telah mendapatkan status rusak berat/hilang berdasarkan hasil verifikasi Tahap I oleh BNPB, dapat secepatnya menghuni rumahnya," ujar Muhajir Juli.

Pembangunan hunian tetap ini merupakan bagian dari upaya pemerintah dan masyarakat untuk memberikan solusi jangka panjang bagi korban banjir agar mereka tidak lagi mengalami risiko tinggal di lokasi rawan bencana.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, langkah pembangunan huntap di Bireuen ini menunjukkan sinergi positif antara pemerintah pusat melalui BNPB dan pihak swasta dalam merespons bencana secara terstruktur. Langkah ini tidak hanya penting untuk pemulihan fisik, tetapi juga berdampak signifikan pada stabilitas sosial dan psikologis penyintas banjir yang selama ini hidup dalam ketidakpastian.

Namun, tantangan ke depan adalah memastikan kualitas pembangunan dan keterlibatan komunitas setempat agar hunian yang dibangun benar-benar sesuai kebutuhan dan mampu menjadi tempat tinggal yang aman dan nyaman. Selain itu, proses relokasi harus disertai dengan perhatian pada akses layanan dasar seperti pendidikan, kesehatan, dan infrastruktur pendukung lainnya agar penyintas dapat segera beradaptasi dan bangkit kembali.

Dalam konteks yang lebih luas, program ini juga menjadi cermin penting bagi pemerintah daerah dan BNPB untuk memperkuat mitigasi bencana dan kesiapsiagaan di masa depan. Masyarakat dan pemangku kepentingan disarankan untuk terus mengikuti perkembangan pembangunan huntap ini sebagai bagian dari upaya nasional dalam mengurangi risiko bencana.

Untuk informasi lebih lanjut dan update terbaru, Anda dapat membaca berita lengkap di Metro TV News.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad