PSSI Minta Komdis Usut Tuntas Aksi Tendangan Kungfu Fadly Alberto dan Beri Sanksi Berat

Apr 21, 2026 - 22:00
 0  5
PSSI Minta Komdis Usut Tuntas Aksi Tendangan Kungfu Fadly Alberto dan Beri Sanksi Berat

PSSI mengambil sikap tegas atas insiden kontroversial yang terjadi dalam laga Elite Pro Academy (EPA) U-20 antara Bhayangkara FC dan Dewa United. Pemain Bhayangkara FC, Fadly Alberto, melakukan aksi tendangan kungfu yang dinilai sangat brutal ke salah satu pemain Dewa United, memicu kericuhan di lapangan pada pertandingan yang berlangsung di Stadion Citarum, Semarang.

Ad
Ad

Peristiwa ini terjadi setelah wasit mengesahkan gol Dewa United yang sebelumnya dianggap offside oleh tim Bhayangkara. Keputusan tersebut memanaskan suasana hingga akhirnya Fadly melakukan aksi tidak sportif yang mengundang kecaman keras dari berbagai pihak, termasuk PSSI.

Kericuhan di Kompetisi Elite Pro Academy U-20

Elite Pro Academy U-20 merupakan kompetisi penting yang menjadi wadah pembinaan talenta muda di Indonesia. Namun, kericuhan seperti ini mencoreng nilai sportifitas yang seharusnya dijunjung tinggi di level usia dini.

Dalam insiden tersebut, Fadly Alberto yang juga pemain Timnas U-20 di Piala Dunia melakukan tendangan kungfu yang membahayakan lawan. Aksi ini sangat berpotensi menimbulkan cedera serius dan berbahaya bagi citra sepak bola Indonesia.

PSSI Minta Komite Disiplin Beri Hukuman Berat

Menanggapi hal ini, PSSI secara resmi mengutuk keras tindakan kasar tersebut.

"Kami menegaskan bahwa tindakan seperti ini tidak bisa ditoleransi dan harus mendapatkan sanksi yang tegas,"
ujar perwakilan PSSI.

PSSI meminta Komite Disiplin segera mengusut tuntas kasus ini dan memberikan hukuman berat kepada Fadly Alberto maupun pihak lain yang terlibat dalam kericuhan tersebut. Ini sebagai bentuk komitmen PSSI dalam menjaga integritas dan sportifitas di sepak bola Indonesia.

Kericuhan Serupa di Turnamen Sapudi Cup

Selain di EPA U-20, kericuhan juga terjadi di turnamen Sapudi Cup antara tim Assa-Ab dan Bansanik di Pulau Sapudi, Sumenep, Jawa Timur. Kericuhan di sana dipicu ketidakpuasan terhadap keputusan wasit saat pertandingan berlangsung. PSSI Sumenep telah menjatuhkan sanksi kepada semua pihak yang terlibat untuk mencegah kejadian serupa terulang.

Implikasi dan Langkah ke Depan

Insiden ini menjadi peringatan penting bagi seluruh pelaku sepak bola di Indonesia agar selalu mengedepankan nilai fair play dan menghindari tindakan kekerasan di lapangan. PSSI dan Komite Disiplin harus tegas dan konsisten dalam menindak pelanggaran agar sepak bola Indonesia bisa berkembang dengan sehat dan profesional.

  • Aksi tendangan kungfu Fadly Alberto terjadi di laga EPA U-20 Bhayangkara FC vs Dewa United
  • Kericuhan dipicu keputusan wasit mengesahkan gol yang dianggap offside
  • PSSI mengutuk keras dan minta Komdis usut tuntas kasus ini
  • Komdis diharapkan memberikan sanksi berat untuk pelaku
  • Kericuhan serupa juga terjadi di turnamen Sapudi Cup, sudah disanksi oleh PSSI Sumenep
  • Langkah ini penting untuk menjaga sportifitas dan citra sepak bola Indonesia

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, insiden ini bukan sekadar persoalan individual Fadly Alberto, melainkan cerminan dari tantangan besar dalam pembinaan karakter pemain muda di Indonesia. Sportivitas dan pengendalian emosi harus menjadi fokus utama agar kejadian kekerasan di lapangan tidak terus berulang.

Selain itu, tindakan tegas dari PSSI dan Komite Disiplin menjadi indikator seriusnya pengawasan dan penegakan aturan dalam sepak bola nasional. Jika dibiarkan, aksi seperti ini dapat mengikis kepercayaan publik dan sponsor terhadap kompetisi usia dini yang sejatinya merupakan fondasi masa depan sepak bola Indonesia.

Kita juga harus mengawasi bagaimana proses hukuman ini berjalan dan memastikan bahwa efek jera benar-benar tercipta. Langkah edukasi bagi pemain muda tentang pentingnya fair play harus diperkuat, termasuk pelatihan pengendalian diri dan manajemen konflik di lapangan.

Untuk informasi lengkap dan update perkembangan kasus ini, pembaca dapat merujuk langsung ke sumber berita asli di Kompas TV dan berita olahraga terpercaya lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad