Orangtua Korban Kecelakaan Maut Pandeglang Desak Proses Hukum Kadis DPMPTSP

May 3, 2026 - 20:53
 0  2
Orangtua Korban Kecelakaan Maut Pandeglang Desak Proses Hukum Kadis DPMPTSP

Orangtua korban kecelakaan maut di Pandeglang mendesak agar Kepala Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (DPMPTSP), Ahmad Mursidi, diproses secara hukum menyusul kecelakaan tragis yang melibatkan mobil dinasnya. Insiden yang terjadi pada Kamis, 30 April 2026, tersebut menewaskan dua orang dan melukai tujuh siswa serta dua warga lainnya.

Ad
Ad

Desakan Orangtua Korban untuk Penegakan Hukum

Saiful Bahri, ayah salah satu siswa SDN Sukaratu 5 yang menjadi korban, menyatakan keprihatinannya atas kondisi anak-anak yang terluka. Ia berharap aparat kepolisian bertindak tegas dengan menindaklanjuti kasus ini sesuai hukum yang berlaku.

“Sedih, kasihan lihat anak luka-luka,” ujar Saiful, Minggu (3/5/2026).

Saiful juga bersyukur anaknya selamat meskipun masih dalam perawatan medis lanjutan. Ia baru mengetahui kejadian ketika sedang berjualan sayur dan langsung menuju rumah sakit setelah mendapat kabar dari kerabat.

Kronologi dan Penyebab Kecelakaan Menurut Polisi

Berdasarkan keterangan Kasatlantas Polres Pandeglang, AKP Surya Muhammad, kecelakaan terjadi saat mobil Toyota Innova hitam yang dikemudikan oleh Ahmad Mursidi melaju dari Perempatan Cikole menuju Pertigaan Cipacung. Setibanya di depan SDN Sukaratu 5, mobil tersebut diduga oleng dan menabrak kerumunan siswa yang sedang berada di sekitar sekolah.

Selain menabrak siswa, mobil tersebut juga menabrak seorang pengendara motor sebelum menghantam kerumunan.

“Kecelakaan lalu lintas terjadi di depan SDN Sukaratu 5, melibatkan kendaraan Toyota Innova hitam yang menabrak kerumunan anak sekolah,” jelas AKP Surya Muhammad.

Polisi saat ini masih melakukan penyelidikan intensif untuk mengungkap penyebab pasti kecelakaan, dengan memeriksa sejumlah saksi dan kondisi pengemudi. Dugaan sementara penyebab kecelakaan adalah kelalaian atau kondisi kesehatan pengemudi yang kurang fit saat mengemudi.

“Saat ini pengemudi masih dalam pemeriksaan, namun kondisinya belum memungkinkan untuk dimintai keterangan secara maksimal,” tambah AKP Surya.

Dampak dan Kondisi Korban

Akibat kecelakaan ini, total sembilan orang menjadi korban, tujuh di antaranya adalah siswa SDN Sukaratu 5. Dua korban meninggal dunia, yakni satu siswa di lokasi kejadian dan seorang pedagang yang sempat menjalani perawatan di rumah sakit sebelum meninggal.

Korban luka-luka lainnya masih menjalani perawatan intensif di rumah sakit setempat. Orangtua dan masyarakat menyuarakan duka dan harapan agar kejadian serupa tidak terulang.

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, desakan orangtua korban ini mencerminkan kebutuhan mendesak akan akuntabilitas pejabat publik dalam kasus kecelakaan yang melibatkan kendaraan dinas. Kecelakaan yang menewaskan dan melukai warga, khususnya anak-anak, menimbulkan keresahan sosial dan memunculkan pertanyaan tentang standar keselamatan pengemudi kendaraan dinas pemerintah.

Kasus ini bukan hanya soal kelalaian pengemudi, tetapi juga menjadi cermin pentingnya pengawasan dan regulasi ketat terkait penggunaan kendaraan dinas oleh pejabat. Apakah standar kesehatan pengemudi sudah diperiksa secara rutin? Apakah ada pelatihan khusus untuk mengemudi kendaraan dinas? Pertanyaan-pertanyaan ini harus dijawab oleh instansi terkait.

Ke depannya, publik perlu mengawal proses hukum ini agar berjalan transparan dan adil. Selain itu, pemerintah daerah harus mengevaluasi kebijakan pengelolaan kendaraan dinas dan keselamatan lalu lintas agar kejadian tragis seperti ini tidak terulang kembali.

Untuk perkembangan kasus lebih lanjut, pembaca dapat mengikuti update resmi dari pihak kepolisian melalui sumber terpercaya seperti IDN Times Banten dan media nasional lainnya.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad