Harga BBM Naik Resmi per 4 Mei 2026: Daftar Lengkap di Semua SPBU RI

May 4, 2026 - 09:32
 0  10
Harga BBM Naik Resmi per 4 Mei 2026: Daftar Lengkap di Semua SPBU RI

Harga BBM resmi naik per 4 Mei 2026 di seluruh SPBU Indonesia, termasuk yang dikelola oleh PT Pertamina (Persero), BP-AKR, dan PT Vivo Energy Indonesia. Kenaikan ini terutama terjadi pada jenis Bahan Bakar Minyak (BBM) non subsidi, seperti diesel dan BBM dengan nilai oktan tinggi seperti RON 98.

Ad
Ad

Kenaikan Harga BBM Diesel dan Oktan Tinggi

Contohnya, Diesel Primus di SPBU VIVO naik menjadi Rp30.890 per liter. Sementara itu, harga BBM jenis RON 92 atau Revvo 92 tetap stabil di angka Rp12.390 per liter per 1 Mei 2026, tanpa perubahan harga.

Menurut akun resmi SPBU VIVO, "Update harga BBM terbaru! Saatnya isi bahan bakar dengan pilihan yang lebih smart & berkualitas di SPBU VIVO" (CNBC Indonesia).

Kenaikan Harga di SPBU Swasta dan Pertamina

Kenaikan harga serupa juga terlihat di SPBU swasta lain seperti BP. Misalnya, BBM BP 92 masih dipatok Rp12.390 per liter, sedangkan BP Ultimate Diesel naik menjadi Rp30.890 per liter.

Di sisi lain, SPBU milik Pertamina juga mengalami kenaikan harga. Contohnya, Pertamax Turbo (RON 98) di DKI Jakarta naik menjadi Rp19.900 per liter dari sebelumnya Rp19.400 per liter. Dexlite juga naik signifikan menjadi Rp26.000 per liter, dari sebelumnya Rp23.600 per liter.

Begitu pula Pertamina Dex naik menjadi Rp27.900 per liter, naik dari Rp23.900 per liter sebelumnya. Namun, harga BBM jenis RON 92 seperti Pertamax, Pertamax Green 95, Pertalite (RON 90), dan BBM Solar subsidi masih belum mengalami perubahan.

Daftar Lengkap Harga BBM per 4 Mei 2026

  • BBM Pertamina:
    • Pertalite: Rp10.000 per liter
    • Pertamax: Rp12.300 per liter
    • Pertamax Green: Rp12.900 per liter
    • Pertamax Turbo: Rp19.900 per liter
    • Pertamina Dex: Rp27.900 per liter
    • Dexlite: Rp26.000 per liter
  • BBM BP-AKR:
    • BP 92: Rp12.390 per liter
    • BP Ultimate Diesel: Rp30.890 per liter
  • BBM VIVO:
    • Revvo 92: Rp12.390 per liter
    • Diesel Primus: Rp30.890 per liter

Analisis Redaksi

Menurut pandangan redaksi, kenaikan harga BBM non subsidi ini menandai penyesuaian harga yang cukup signifikan, terutama untuk BBM diesel dan oktan tinggi. Hal ini bisa berdampak langsung pada biaya transportasi dan logistik, mengingat diesel banyak digunakan oleh kendaraan berat dan angkutan umum.

Meski harga BBM subsidi seperti Pertalite dan Solar subsidi tetap stabil, kenaikan harga BBM non subsidi dapat memicu inflasi pada sektor lain karena kenaikan biaya produksi dan distribusi. Oleh karena itu, masyarakat dan pelaku usaha harus mulai menyesuaikan anggaran dan strategi penggunaan BBM mereka.

Ke depan, penting untuk memantau dinamika harga BBM terutama menjelang musim mudik dan puncak konsumsi BBM lainnya. Pemerintah dan penyedia BBM juga diharapkan dapat menjaga kestabilan harga dan pasokan agar tidak menimbulkan gejolak lebih luas di masyarakat.

Untuk informasi terbaru dan daftar harga lengkap, selalu cek update resmi dari SPBU dan media terpercaya seperti CNBC Indonesia.

What's Your Reaction?

Like Like 0
Dislike Dislike 0
Love Love 0
Funny Funny 0
Angry Angry 0
Sad Sad 0
Wow Wow 0
admin As a passionate news reporter, I am fueled by an insatiable curiosity and an unwavering commitment to truth. With a keen eye for detail and a relentless pursuit of stories, I strive to deliver timely and accurate information that empowers and engages readers.
Ad
Ad